Pemprov DKI Luncurkan JakSimpus, Perkuat Layanan Kesehatan dan Dukungan Jakarta Siaga Stroke 2026
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan Jakarta Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (JakSimpus) sebagai bagian dari penguatan ekosistem layanan kesehatan di ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan bahwa peluncuran JakSimpus merupakan langkah strategis dalam mewujudkan program Jakarta Siaga Stroke 2026.
“Yang paling utama adalah hari ini kami meluncurkan JakSimpus. Saya juga memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan agar pasukan putih yang berjumlah 584 orang, yang selama ini khusus menangani difabel dan lansia, turut mendukung penanganan stroke,” ujar Pramono di Jakarta, Jumat (5/12).
Ia menegaskan bahwa Pemprov DKI memiliki visi besar untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global berdaya saing, dengan memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga.
“Jakarta memiliki fasilitas kesehatan yang relatif paling lengkap, sehingga kami mengadakan gerakan pencegahan stroke sejak dini,” tambahnya.
Baca juga:
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pasar Murah di 5 Lokasi, Bantu Ringankan Beban Warga Prasejahtera
Pemprov DKI Bagikan KLG untuk Penyandang Disabilitas, Rano Karno: Jakarta Harus Inklusif
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati berharap bahwa pengembangan JakSimpus dapat meningkatkan layanan kesehatan berbasis integrasi data, termasuk untuk penanganan stroke. Menurutnya, sistem ini dapat berkontribusi pada peningkatan global city index melalui aspek quality of life dan GDP per kapita.
Ani menegaskan pentingnya penanganan cepat melalui branding Jakarta Code Stroke, mengingat tingginya angka kecacatan akibat penyakit tersebut.
“Angka kecacatan akibat stroke di Jakarta cukup tinggi, yakni 21,4 persen, dan 2,9 persen di antaranya berakhir dengan kematian. Stroke adalah penyakit yang harus ditangani dalam waktu kurang dari 4,5 jam,” jelasnya.
Untuk mendukung Jakarta Siaga Stroke 2026, Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah membangun kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk RSCM dan RS PON sebagai pusat rujukan nasional. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat tata layanan stroke sekaligus memastikan penilaian mutu pelayanan dilakukan secara berkelanjutan. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Hari Kedelapan OMC, Pemprov DKI Fokus Penyemaian Awan di Bogor hingga Tangerang
Banjir Setinggi 50 Sentimeter Genangi Kawasan Green Garden Kedoya Kebon Jeruk Jakbar
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Pemprov DKI Tambah Durasi Operasi Modifikasi Cuaca, Dilakukan hingga 3 Kali Sehari
Gubernur Pramono Minta Maaf Pengendara Meninggal Saat Jakarta Macet Akibat Banjir
Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan hingga Sabtu, Gubernur Pramono: Pasti Ada yang Buka karena Asosiasi tak Bisa Melarang
Menuju IPO, Pramono Tekankan Work Smart dan Budaya Transparansi di Bank Jakarta
Pramono Minta BMKG Tak Hanya Fokus Jakarta, OMC Diperluas ke Tangerang-Bekasi