Pemprov DKI Jelaskan Sebab Banjir Rob dan Antisipasi Jangka Panjang

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 17 Desember 2024
Pemprov DKI Jelaskan Sebab Banjir Rob dan Antisipasi Jangka Panjang

Banjir rob. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banjir rob yang terjadi di utara Jakarta beberapa waktu belakangan membuat sejumlah wilayah terendam air dengan ketinggian hingga 100 sentimeter.

Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum menjelaskan, bukan karena curah hujan yang tinggi, banjir rob terjadi bersamaan dengan fase bulan purnama yang mengakibatkan pasang air laut meningkat secara maksimum.

Sehingga, air laut pasang tersebut meluap ke daratan yang menyebabkan banjir rob. Pasang air laut dipengaruhi oleh gravitasi bulan dan matahari.

Ketika bulan berada di titik purnama (posisi bulan terlihat bulat sempurna dengan seluruh permukaannya terlihat terang). Inilah yang kemudian dapat memicu banjir rob di wilayah pesisir pantai.

"Ini merupakan fenomena alam yang berkaitan dengan pasang air laut. Saat pasang tinggi, terutama pada fase bulan purnama atau bulan baru, permukaan air laut naik dan bisa mencapai daratan rendah yang berada dekat dengan garis pantai," jelas Ika di Jakarta, pada Senin (16/12).

Ika menambahkan, durasi banjir rob yang terjadi dapat bervariasi tergantung beberapa faktor, seperti siklus pasang surut, topografi wilayah, dan kondisi cuaca. Banjir rob biasanya berlangsung sekitar dua hingga enam jam saat pasang.

Baca juga:

Sesuai Peringatan BMKG, Banjir Rob Melanda Jakarta Utara

Untuk mengatasinya, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta mengoptimalkan penggunaan pompa untuk mengalirkan air ke laut, bahkan saat air tidak mampu mengalir secara gravitasi.

"Kondisi rob juga dipengaruhi faktor topografi wilayah. Di wilayah pesisir dengan permukaan tanah rendah atau di bawah permukaan laut, air rob bisa terperangkap lebih lama. Sehingga kami mengoptimalkan operasional pompa stasioner maupun mobile untuk dapat mengalirkan air dan optimalisasi saluran drainase agar air dapat mengalir dengan lancar," tambah Ika.

Sementara itu, langkah jangka panjang yang dilakukan untuk mengantisipasi banjir rob adalah terus menggenjot pembangunan tanggul pengaman pantai melalui program National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A sepanjang 39 kilometer yang merupakan program sinergi dengan Kementrian PU untuk mencegah air laut masuk ke daratan saat pasang laut terjadi.

Selain itu, dibangun pula sistem polder pengendali rob yang dilengkapi bendung karet untuk menahan air laut supaya tidak melimpas kembali ke daratan.

"Upaya pengendalian penurunan muka tanah (land subsidence) juga terus digaungkan, salah satunya dengan pembatasan penggunaan air tanah melalui Zona Bebas Air Tanah yang akan diperluas wilayahnya," terang Ika.

Baca juga:

Produksi Ikan Asin Nelayan Muara Angke Terkendala Banjir Rob

Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta juga terus mengembangkan teknologi untuk memprediksi dan mitigasi kejadian banjir rob. Sehingga dapat memperingatkan warga kota ketika ada potensi akan terjadi banjir.

Selain itu, dilakukan pula pendekatan berbasis alam dengan penanaman mangrove yang merupakan kerja sama perangkat daerah terkait dengan pihak swasta.

Upaya ini juga membutuhkan peran warga untuk menjaga infrastruktur di pesisir seperti tanggul, serta tidak membuang sampah sembarangan dan menggunakan jaringan air perpipaan untuk kebutuhan sehari-hari agar bisa mengurangi penurunan permukaan tanah. (Asp)

#Pemprov DKI #Banjir Rob
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Difokuskan pada antisipasi kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, dan penurunan kualitas udara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Indonesia
Waspada, Potensi Banjir Rob di 6 Pesisir Bali 11-17 Agustus
Kondisi ini dipengaruhi fenomena astronomi berupa fase Bulan perigee dan Bulan baru yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.
Frengky Aruan - Senin, 10 Agustus 2026
Waspada, Potensi Banjir Rob di 6 Pesisir Bali 11-17 Agustus
Berita Foto
Pemprov DKI Masih Kaji Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta
Bus Transjakarta memasuki Halte TB Simatupang kawasan Cilantak, Jakart Selatan, Selasa (28/7/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 28 Juli 2026
Pemprov DKI Masih Kaji Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Buru-Buru Revitalisasi 11 Gedung Rusak Parah Buntut Atap Sekolah Ambruk di Kebayoran
Pemerintah menetapkan besaran alokasi dana khusus guna memastikan proses renovasi total berjalan sesuai standar keamanan gedung
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Pemprov DKI Jakarta Buru-Buru Revitalisasi 11 Gedung Rusak Parah Buntut Atap Sekolah Ambruk di Kebayoran
Indonesia
Super New Moon di 14 Juli, BMKG Sebut 10 wilayah di Sulut Berpotensi Rob
Ada potensi rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia yang dipicu fenomena Super New Moon, yaitu bertepatan fase bulan baru dan posisi bulan berada dekat dengan bumi (Perigee) pada 14 Juli 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Super New Moon di 14 Juli, BMKG Sebut 10 wilayah di Sulut Berpotensi Rob
Indonesia
BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir Rob di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu hingga 16 Juli 2026
BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan potensi banjir rob di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada 16 Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir Rob di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu hingga 16 Juli 2026
Indonesia
Bundaran HI Siap Pecah! Padi Reborn dan Mahalini Guncang Malam Puncak HUT Jakarta
Suharini Eliawati menegaskan seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah menghadirkan manfaat langsung bagi warga
Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 Juni 2026
Bundaran HI Siap Pecah! Padi Reborn dan Mahalini Guncang Malam Puncak HUT Jakarta
Bagikan