Merahputih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini BMKG banjir pesisir yang diprediksi akan menerjang sejumlah kawasan pantai ibu kota mulai tanggal 12 hingga 16 Oktober 2026.
Fenomena naiknya permukaan air laut ini dipicu oleh fase Bulan Baru (Super New Moon), sehingga warga dan pekerja di pesisir diimbau segera melakukan langkah mitigasi terkait prediksi rob Jakarta 12-16 Oktober 2026 ini.
Baca juga:
Jakarta Utara Berpotensi Dilanda Banjir Rob 13-14 dan 25-31 Oktober 2026
Meningkatnya ketinggian maksimum air laut tentu bikin waswas, mengingat dampaknya yang bisa melumpuhkan roda ekonomi pesisir. Gelombang banjir rob Jakarta Utara ini sangat berpotensi mengganggu aktivitas harian, mulai dari operasional bongkar muat pelabuhan, tambak garam, hingga usaha perikanan darat.
Oleh karena itu, mengetahui titik-titik wilayah terdampak banjir rob Jakarta menjadi langkah antisipasi air pasang laut Jakarta yang krusial bagi keselamatan masyarakat.
Daftar Wilayah Terdampak Banjir Rob di Jakarta Utara

Berdasarkan data pantauan pasang surut dan prediksi water level maritim BMKG, ada beberapa kelurahan dan kawasan pesisir utara Jakarta yang masuk dalam zona merah rawan genangan air laut. Berikut adalah rinciannya:
-
Kamal Muara
-
Kapuk Muara
-
Kawasan Pluit dan Penjaringan
-
Ancol dan Muara Angke
-
Tanjung Priok dan Kalibaru
-
Marunda dan Cilincing
Proyek Tanggul Mitigasi Rob Jakarta Utara
Untuk meminimalisir dampak rob yang sering meluber ke permukiman dan gudang Suku Dinas Ketahanan Pangan (KPKP), Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara saat ini tengah mengebut proyek pembangunan tanggul mitigasi sepanjang 80 meter di Jalan Mandala Bahari.
Sebelumnya, tanggul lama sering kali tak sanggup menahan debit air ekstrem. Berikut adalah tabel perbandingan spesifikasi tanggul lama dengan tanggul baru yang sedang dibangun:
Saat pasang laut ekstrem, tinggi air mencapai 2,8 meter. Tanggul yang sedang kami bangun saat ini mencapai 3,15 meter sehingga dipastikan air laut tak dapat masuk lagi menggenangi jalan,
Kepala Sudin SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi.
3 Langkah Siaga Menghadapi Pasang Maksimum Air Laut
Baca juga:
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
Sebagai langkah pencegahan dini dari info BMKG terbaru pasang surut, masyarakat di kawasan pesisir bisa melakukan beberapa persiapan darurat berikut:
-
Pantau Info Cuaca Resmi: Cek secara berkala informasi tinggi muka air dan cuaca maritim terbaru hanya melalui situs resmi dan akun media sosial terverifikasi milik BMKG.
-
Amankan Barang Berharga: Pindahkan dokumen penting, peralatan elektronik, dan stok barang dagangan ke tempat yang lebih tinggi dan jauh dari jangkauan air laut.
-
Patuhi Arahan Petugas Lapangan: Jika tinggi air terus naik tak terkendali, segera hentikan aktivitas di area pelabuhan atau tambak dan ikuti jalur evakuasi yang diarahkan oleh petugas terkait.