Pemprov DKI Efisiensi Anggaran Rp 1,548 Triliun pada Program Pram-Rano

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 24 Februari 2025
Pemprov DKI Efisiensi Anggaran Rp 1,548 Triliun pada Program Pram-Rano

Pasangan Pramono Anung-Rano Karno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih periode 2025-2030. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp 1,548 triliun pada pendapatan dan belanja daerah (APBD) Jakarta tahun anggaran 2025, dalam melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Jakarta Michael Rolandi Cesnanta Brata mengatakan, ada sejumlah pos anggaran di masing-masing OPD yang terkena efisiensi, pada program Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta Pramono Anung-Rano Karno.

"Total yang sudah berhasil atau bisa ditandai untuk nantinya mungkin nanti dilihat kembali oleh Pak Gubernur, Pak Wagub, itu ada Rp 1,548 triliun, yang kira-kira bisa digunakan untuk kegiatan prioritas," kata Michael di Jakarta, Senin (24/2).

Baca juga:

Anggaran Pemprov DKI Dipangkas Rp 38 Miliar karena Efisiensi, Wagub Rano: Tidak Besar

Michael menyatakan, enam pos anggaran di antaranya, perjalanan dinas luar negeri Rp 37,9 miliar, anggaran makan dan minum Rp 89,5 miliar, serta belanja modal Rp 47 miliar.

Kata Michael, usai diefisiensikan, anggaran perjalanan dinas luar negeri sisa Rp 70 miliar, anggaran makan dan minum sisa Rp 637,5 miliar, serta anggaran belanja modal sisa Rp 101 miliar.

Pemprov Jakarta kini masih menuangkan efisiensi anggaran tersebut dalam berita acara. Nantinya, Pemprov Jakarta akan membuat produk hukum terkait efisiensi anggaran yang dilakukan sesuai arahan pemerintah pusat.

Mengingat, efisiensi anggaran merupakan perintah Presiden Prabowo Subianto melalui Instruksi Presiden (Inpres) Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

"Kami juga sedang menunggu surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri mengenai mekanisme bagaimana nanti mengeksekusinya (membuat produk hukum efisiensi)," ujar Michael.

Baca juga:

Jembatani Warga Jakarta, KPU DKI Siapkan Buku Janji Kampanye Pramono - Rano

Ia memastikan program pengembangan infrastruktur di Jakarta tak akan terpengaruhi efisiensi anggaran. Menurut Michael, program pengembangan daerah lain terimbs efisiensi anggaran lantaran dana transfer dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah berkurang.

Di satu sisi, dana transfer dari pemerintah pusat untuk Pemprov Jakarta hanya berkurang Rp 33 miliar. Puluhan miliar itu sejatinya diperuntukkan program Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta dan Dinas Bina Marga Jakarta.

Michael menyebutkan, Pemprov Jakarta sementara ini hendak menggunakan pendapatan asli daerah (PAD) untuk program Dinas SDA Jakarta dan Dinas Bina Marga Jakarta yang batal menggunakan dana transfer.

"Untuk proyek-proyek yang bersumber dari PAD, itu masih bisa kita alokasikan belanjanya. Dengan catatan, tentunya optimalisasi pendapatan asli daerahnya itu sesuai dengan target," tutupnya. (Asp)

#Efisiensi Anggaran Pemerintah #Pemprov DKI Jakarta #Pramono Anung #Rano Karno #APBD DKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Pramono menyebut salah satu hal yang menjadi perhatian Mamdani yakni bagaimana Jakarta mengintegrasikan berbagai moda transportasi dengan dukungan subsidi pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Indonesia
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Pramono Anung mengatakan akan mengevaluasi penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dan sistem ganjil genap.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Indonesia
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Pemprov DKI mengeruk Anak Kali Krukut di Kebon Melati setelah hampir 60 tahun. Penataan sepanjang 2,3 km ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Indonesia
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Bank Jakarta dan PT SMI menyiapkan Rp 2,11 triliun untuk membantu tujuh proyek infrastruktur.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Indonesia
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan aksi iklim harus berangkat dari persoalan sehari-hari dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Indonesia
Pramono Pamer Integrasi Transortasi Jakarta ke Para Wali Kota Dunia di New York
Jakarta juga mulai memperkuat elektrifikasi transportasi publik. Hingga 2026, Transjakarta mengoperasikan sekitar 4.792 armada, termasuk 500 bus listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Pramono Pamer Integrasi Transortasi Jakarta ke Para Wali Kota Dunia di New York
Indonesia
Pasien Cuci Darah Makin Muda, Dinkes DKI Ingatkan Warga Tak Sembarangan Beli Obat
Dinkes DKI Jakarta menyoroti pasien cuci darah yang semakin muda. Safitri Handayana menyebut pasien berusia 20 tahun sudah banyak mengakses layanan cuci darah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Pasien Cuci Darah Makin Muda, Dinkes DKI Ingatkan Warga Tak Sembarangan Beli Obat
Indonesia
Wagub Rano Sebut Usul CFD Sabtu dan Minggu Menarik, Bisa Turunkan Emisi
Penerapan kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan berbagai faktor, terutama dari sisi operasional perkantoran ada yang masuk ketika hari Sabtu.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Wagub Rano Sebut Usul CFD Sabtu dan Minggu Menarik, Bisa Turunkan Emisi
ShowBiz
Lebih dari 1.200 Film Masuk JFW 2026, Jakarta Bersiap Jadi Titik Temu Sinema Dunia
Jakarta Film Week 2026 digelar 21–25 Oktober dengan tema Encounters. Lebih dari 1.200 film dari 82 negara ikut serta, ditambah program JFW Vision berbasis VR.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Lebih dari 1.200 Film Masuk JFW 2026, Jakarta Bersiap Jadi Titik Temu Sinema Dunia
Indonesia
Wagub Rano Karno tak Larang Pemakaian Mobil Pribadi, Ajak Warga Pakai Transportasi Umum
Transportasi umum Jakarta akan memberikan kenyamanan, kemudahan, dan bebas kemacetan.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Wagub Rano Karno tak Larang Pemakaian Mobil Pribadi, Ajak Warga Pakai Transportasi Umum
Bagikan