Pemprov DKI Berencana Terapkan Penggunaan QRIS Bagi Warga yang Beli Elpiji 3 Kg
Salah seorang pengguna QRIS saat memindai kode barkode untuk berinfaq di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin (Antaranews Kalsel/foto/Aida Ain Islami)
MerahPutih.com - Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan, pihaknya berencana menerbitkan QR Code Indonesia Standard (QRIS) bagi warga yang hendak membeli gas LPG (elpiji) kemasan 3 kilogram (kg).
Langkah itu akan diambil Pemprov DKI untuk mendata siapa saja yang membeli gas melon tersebut.
"Kemudian tadi saya katakan, bagaimana bisa tahu yang membeli dalam jumlah banyak itu siapa? Kami berkenan memberikan rencana. Kalau kemudian semua transaksi dilakukan secara QRIS, ataupun secara perbankan, tentu itu bisa lebih ditrisi," ujar Eli sapaan Eliawati dalam rapat bersama Komisi B DPRD DKI di gedung Parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (10/2).
Eli menuturkan, QRIS bisa mendata siapa saja yang membeli gas dan berapa banyak gas yang dibeli. Dengan begitu, subsidi yang diberikan akan tetap sasaran.
Baca juga:
"Tidak mungkin dong kalau hanya ibu rumah tangga membeli tujuh tabung gas. Misalnya begitu. Kalau memasak normal, ibu-ibu dengan dua anak suami istri, empat atau enam, katakanlah. Dua minggu saya hanya butuh satu kok untuk tabung gas, dengan ukuran tiga kilo," jelas Eli.
Maka, kata dia, dengan pakai QRIS itu Pemerintah DKI bisa mendata masyarakat yang membeli gas LPG 3 kg.
"Benar nggak ya dia untuk UMKM? Kalau UMKM, sekarang ini kan banyak juga UMKM-UMKM yang tidak harus ke warung. Dia berusahanya di rumah. Itu nanti menjadi bagian dari perencanaan kita," tutupnya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Sentra Kuliner Lenteng Agung Diserbu 'Rojali' Sang Pendongkrak Ekonomi
Gubernur Pramono Lanjutkan Normalisasi Kali Ciliwung Setelah Terhenti 2017, Langkah Serius Ditunjukkan
Film 'Extraction: Tygo' Syuting di Kota Tua Jakarta, Gubernur Pramono: Kota Global Terbuka untuk Dunia
Banjir Jakarta dan Modifikasi Cuaca, Pramono: Ada yang Senang, Ada yang Tidak
Ketua DPRD DKI Minta Tanggul Laut Jakarta Ditambah 1 Meter untuk Cegah Banjir Rob
Cincin Donat MRT Jakarta Hubungkan 4 Gedung Sultan di Dukuh Atas Mulai 2026
Alasan Pramono Perintahkan Modifikasi Cuaca di Daerah Penyangga: Cegah Banjir Kiriman ke Jakarta
Pemprov DKI Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026
IPO Bank Jakarta Dinilai Perkuat Transparansi dan Pengawasan Publik
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam