Pemprov DKI Batal Akuisisi PT KCI Melalui MRT Jakarta

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 30 November 2022
Pemprov DKI Batal Akuisisi PT KCI Melalui MRT Jakarta

Penumpang menaiki MRT di Stasiun Bundaran HI, Jakarta, Senin (3/1/2022). PT MRT Jakarta (Perseroda)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rencana Pemerintah Provinsi (Pempov) DKI Jakarta mengakuisisi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) lewat PT MRT Jakarta batal.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, kerja sama ini beralih dengan memberikan tambahan modal dari PT MRT Jakarta untuk KCI. Saat ini, Pemprov DKI lewat PT MRT memiliki 49 persen saham di PT KCI.

Baca Juga

Pj DKI 1 Turuti Keputusan Menhub soal Batalnya Akusisi PT KCI

"Jadi tidak lagi kita melihat akuisisi, tetapi bagaimana penyertaan modal MRT," kata Syafrin Liputo di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (30/11).

Syafrin menuturkan, dengan adanya penambahan modal ini bisa menyatukan operasional KCI dengan sistem transportasi di ibu kota.

"Barang kali penyertaan modal dari MRT ke KCI sehingga bisa lebih menyatu dari sisi operasional," paparnya.

Syafrin melanjutkan, saat ini pihaknya masih melakukan pembahasan terkait rencana ini. Diharapkan nantinya kesepakatan yang diambil tak berbenturan dengan regulasi.

"Saat ini masih dilakukan koordinasi, konsolidasi, kita harapkan seluruhnya sesuai dengan apa namanya, regulasi yang ada. Jadi seperti itu," pungkasnya.

Baca Juga

Korea Selatan Berencana Bangun MRT Fatmawati-Kampung Rambutan

DPRD DKI Jakarta memutuskan memangkas pengajuan Penyertaan Modal Daerah (PMD) untuk Pemprov DKI mengakuisisi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) jadi Rp 100 miliar. Awalnya, Pemprov DKI mengajukan anggaran sebesar Rp 500 miliar.

Hal ini tertuang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2023 yang sudah disepakati Pemprov dan DPRD DKI.

"Kemarin dianggarkan awalnya Rp 500 miliar, fiksnya Rp 100 miliar," ujar Ketua Komisi B DPRD DKI, Ismail di Jakarta, Rabu (30/11).

Ismail melanjutkan, pemangkasan PMD ini dilakukan karena rencana akuisisi ini masih dibahas oleh Pemprov DKI bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI). Kedua pihak disebutnya belum menentukan akan melakukan merger atau akuisisi.

Pemberian PMD ini juga disebutnya sebagai formalitas agar pagu anggaran akuisisi PT KCI tetap masuk dalam APBD 2023.

"Masih menunggu hasil pembahasan bersama dengan PT KAI modelnya seprrti apa, karena belum disepakati apakah ini merger atau akusisi atau gimana. Sehingga, kemarin disepakati dianggarkan dulu Rp 100 miliar. Tujuannya biar ada rumahnya dulu," ujarnya. (Asp)

Baca Juga

Mulai Hari Ini, MRT Jakarta Beroperasi hingga Pukul 24.00 WIB

#MRT Jakarta #Dishub DKI Jakarta #PT Kereta Commuter Indonesia (KCI)
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Pembangunan MRT Fase 2 Berlanjut, Penumpang Ditargetkan Tembus 50 Juta
MRT Jakarta menargetkan jumlah penumpang mencapai 50 juta orang pada 2026. Rata-rata penumpang harian ditargetkan naik menjadi 137 ribu orang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Pembangunan MRT Fase 2 Berlanjut, Penumpang Ditargetkan Tembus 50 Juta
Indonesia
Ada Stasiun MRT, Kawasan Harmoni Diproyeksikan Jadi Pusat Transit Oriented Development
Dengan pengembangan MRT dan konsep TOD ini, kawasan tersebut diharapkan kembali berdenyut sebagai pusat aktivitas ekonomi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
Ada Stasiun MRT, Kawasan Harmoni Diproyeksikan Jadi Pusat Transit Oriented Development
Indonesia
Pramono Anung Targetkan Stasiun Harmoni Sebagai Pusat Nongkrong Baru Warga Jakarta Tahun 2029
Selain keunggulan lokasi, Stasiun Harmoni akan menjadi titik temu yang sangat efisien antara MRT Jakarta dan layanan Transjakarta
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Pramono Anung Targetkan Stasiun Harmoni Sebagai Pusat Nongkrong Baru Warga Jakarta Tahun 2029
Indonesia
MRT Jakarta Bakal Tambah Jadwal dan Layanan Demi Kejar 50 Juta Penumpang Tahun Ini
Untuk mendukung volume penumpang tersebut, pembangunan MRT Fase 2 menjadi kunci utama menghubungkan jantung kota hingga ke sisi utara Jakarta
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
MRT Jakarta Bakal Tambah Jadwal dan Layanan Demi Kejar 50 Juta Penumpang Tahun Ini
Indonesia
Catat! Begini Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Kota Tua Jakarta Saat Bersolek Jadi Kota Sinema
Untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali dan meminimalisir kemacetan parah, Dishub mengerahkan sebanyak 110 personel lapangan
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
Catat! Begini Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Kota Tua Jakarta Saat Bersolek Jadi Kota Sinema
Indonesia
Ombak Lagi Galak, Dishub DKI Kandangkan 4 Kapal Cepat Menuju Kepulauan Seribu
Pembatalan ini berdampak pada empat lintasan utama, mulai dari rute Pulau Tidung, Pulau Pari, hingga rute terjauh menuju Pulau Sabira
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Ombak Lagi Galak, Dishub DKI Kandangkan 4 Kapal Cepat Menuju Kepulauan Seribu
Indonesia
Simak Nih! Ini Rekayasa Lalu Lintas Fase 2A MRT Jakarta Segmen Glodok-Kota, Dimulai Besok
MRT Jakarta memasang rambu lalu lintas, marka jalan, hingga lampu penerangan tambahan di sepanjang area kerja
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Simak Nih! Ini Rekayasa Lalu Lintas Fase 2A MRT Jakarta Segmen Glodok-Kota, Dimulai Besok
Indonesia
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan MRT Jakarta Fase 2A hingga Kota Tua beroperasi pada 2029. Groundbreaking Duta Merlin segera dimulai.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Indonesia
Rekayasa Lalu Lintas MRT Fase 2A Harmoni-Mangga Besar Dimulai, Cek Rute Terbarunya
Untuk mendukung pekerjaan tersebut, maka arus lalu lintas Jalan Hayam Wuruk ke arah Monas dan ke arah Kota dikembalikan ke sisi tengah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Rekayasa Lalu Lintas MRT Fase 2A Harmoni-Mangga Besar Dimulai, Cek Rute Terbarunya
Indonesia
Tarif MRT Jakarta Rp1 Berhasil Tarik 326.372 Pelanggan Saat Malam Tahun Baru, Blok M Hub Jadi Magnet Utama
Pengembangan kawasan inklusif di sekitar stasiun terbukti menjadi daya tarik kuat bagi warga
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 03 Januari 2026
Tarif MRT Jakarta Rp1 Berhasil Tarik 326.372 Pelanggan Saat Malam Tahun Baru, Blok M Hub Jadi Magnet Utama
Bagikan