Pemprov DKI Bantah Pangkas Anggaran Disdik untuk Formula E

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 14 November 2019
 Pemprov DKI Bantah Pangkas Anggaran Disdik untuk Formula E

Plt Dinas Pendidikan DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Plt Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat menyangkal tuduhan fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD yang menyebut bahwa Pemprov DKI memangkas anggaran rehabilitasi gedung sekolah.

Disdik DKI dituding memangkas anggaran Disdik sebesar Rp455,4 miliar dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020.

Baca Juga:

Jakarta Gelar Formula E 2020, Anies: Potensi Ekonomi Capai Rp 1,2 Triliun

Diakui Syaefuloh, dalam rencana KUA-PPAS pihaknya mengajukan anggaran sebesar Rp 2.570.202.489.835 atau Rp 2,57 triliun untuk merehabilitasi gedung sekolah di 105 lokasi.

Ajang balap Formula E bakal hadir di Ibu Kota Jakarta
Ajang balap mobil Formula E. Foto: Facebook/Anies Baswedan

Namun anggaran itu direvisi, bukan dipangkas, setelah mendapat rekomendasi dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) yang menyarankan agar renovasi sekolah itu dilakukan di 86 lokasi.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan peninjauan lapangan serta penelitian teknis dan rekomendasi dari DCKTR maka sebanyak 86 lokasi direkomendasikan perlu perbaikan," ujar Syaefuloh, Rabu (13/11).

Syaefuloh melanjutkan, setelah mendapat rekomendasi tersebut pihaknya lalu menyesuaikan anggaran yang diajukan menjadi Rp 2.114.819.786.888 atau Rp 2,11 triliun. Anggaran tersebut lanjutnya bakal digunakan untuk membangun sejumlah unit gedung sekolah dan melakukan perbaikan pada gedung sekolah yang dinilai sudah tak layak.

"Pembangunan unit sekolah baru SMK sebesar Rp 163.308.535.435 (atau Rp 163 miliar) dan pembangunan ruang kelas baru SMK sebesar Rp 113.324.256.750 (atau Rp 113 miliar," paparnya.

Syaefuloh menegskan pihaknya akan tetap melaksanakan meronovasi sejumlah sekolah di Ibu Kota.

Seperti diketahui, Frakai PSI DPRD DKI Jakarta menuding Dinas Pendidikan DKI Memotong anggaran Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta untuk memuluskan ajang mobil balap Formula E pada 2020 mendatang di Jakarta.

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Idris Ahmad mengatakan, Disdik DKI memangkas anggaran dari dinas Pemuda dan Olahraga sebesar Rp 320,5 miliar. Anggaran itu kata dia sedianya digunakan untuk pengadaan sejumlah fasilitas seperti lapangan sepakbola, lapangan atletik, dan gelanggang remaja.

Baca Juga:

Anies Tugasi JakPro Cari Sponsor Danai Formula E

Kemudian anggaran Disdik DKI dipangkas juga sebesar Rp455,4 miliar untuk hajatan Formula E. Padahal anggaran ini sedianya digunakan untuk meronovasi berbagai gedung sekolah yang sudah tak layak pakai.

"Kami melihat anggaran Formula E yang enggak ada di RPJMD berdampak pada pengurangan kegiatan, contohnya rehab sekolah dan GOR. Ini kan patut dipertanyakan," kata Idris di gedung DPRD DKI Jakarta Rabu (13/11).(Asp)

Baca Juga:

Seknas FITRA Sebut Pemprov DKI Belum Punya Konsep Terkait Ajang Formula E

#Formula E #Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta #Pemprov DKI #PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Suasana pemukiman padat penduduk di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Sekolah di Jakarta kembali menggelar pembelajaran tatap muka mulai 9 September 2026 setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berkurang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Bagikan