Pemprov DKI Ancam Tak Beri Izin Tambahan Kabel Optik Bila Tak Lakukan Ini
Arsip Foto - Pengendara melintas di dekat jaringan kabel udara di kawasan Kebayoran, Jakarta, Senin (19/12/2022). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww.
MerahPutih.com - Perusahaan jaringan komunikasi pemilik kabel fiber optik diminta untuk merapikan kesemrawutan kabel di ibu kota. Bila hal itu diindahkan, Pemprov DKI tak segan-segan tidak akan memberikan izin penambahan jaringan di Jakarta.
"Jika perusahaan tidak menanggapi maka kita pikirin izinnya, kan mereka ke depan perlu perizinan untuk tambahan jaringan dong," kata Penjabat (Pj) Heru Budi Hartono di Jakarta, Jumat (11/8).
Baca Juga:
Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) ini tegaskan, pihaknya memberikan waktu selama sebulan kepada perusahaan jaringan komunikasi untuk merapikan kabel yang berantakan bentuk tanggung jawab terhadap kerapian pemasangan kabel-kabal tersebut.
"Saya mintakan kepada Asbang (Asisten Pembangunan) bahwa kita berikan satu bulan untuk mereka merapihkan, pemilik kabel harus bertanggung jawab terhadap kerapihan pemasangan kabel-kabel di seluruh Jakarta," tuturnya.
Baca Juga:
Dirjen HAM Minta Perusahaan Provider Bertanggung Jawab pada Korban Kabel Menjuntai
Menurut Heru, pihaknya meminta agar pemilik kabel fiber optik mesti bertanggung jawab terhadap kerapihan pemasangan kabel di seluruh wilayah Jakarta. Khususnya, di jalur yang rawan terjadinya kecelakaan.
"Jadi intinya adalah yang dirapikan itu adalah jalur-jalur yang rawan atau jalur dari jauh protokol sampai jalan, jalur-jalur sekunder. Kan Jakarta luas ya. Saya minta mereka rapikan dan bisa bertanggungjawab," tutupnya. (Asp)
Baca Juga:
Korban Kecelakaan Kabel Serat Optik Dalam Pantauan Tim Dokter Spesialis
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bongkar Tiang, Pemprov DKI Jakarta Bakal Melakukan Penataan Drainase di Jalan Rasuna Said
Tiang Mangkrak Rasuna Said, Pramono Anung Pastikan Pembongkaran Berjalan Humanis
Prakiraan Cuaca Jakarta 14 Januari: Waspada Hujan Ringan dari Pagi Hingga Siang Hari
Tanpa Tutup Tol, Jalur Layang LRT Jakarta Fase 1B Kini Tersambung 100 Persen
Senin Pagi Mencekam, Pohon Angsana 10 Meter Roboh Tutup Jalan Kemang Raya
Pembongkaran Tiang Monorel Diharap Bebaskan Jalan HR Rasuna Said dari Cengkeraman Kemacetan
DPRD DKI Jakarta Godok Pembentukan 5 Pansus Strategis untuk Tahun 2026
Anggaran Transjakarta 2026 Disunat, Pemprov DKI Jakarta Putar Otak Cari Tambahan Triliunan Rupiah
Flyover Pesing Berlubang, Belasan Kendaraan Menepi Akibat Ban Pecah di Daan Mogot
Dinas Bina Marga Targetkan Perluasan Jalan Rasuna Said Pasca Bongkar Tiang Monorel