Pemprov DKI akan Monitor Inflasi Harga Pangan Jelang Nataru

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 05 Desember 2022
Pemprov DKI akan Monitor Inflasi Harga Pangan Jelang Nataru

Deputi Gubernur Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi DKI Jakarta, Marullah Matali. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Daerah (Pemda) memiliki tugas dari pemerintah pusat untuk memantau secara langsung harga bahan pokok (bapok) menjelang hari besar Natal dan Tahun Baru 2022-2023.

"Sekarang pemerintah pusat juga meminta kepada setiap pemerintah provinsi maupun kabupaten saya ngomong provinsi, kita memonitor terus yang terkait dengan inflasi di daerah," kata Deputi Gubernur Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi DKI Jakarta, Marullah Matali, Senin (5/12).

Baca Juga:

Pemerintah Janjikan Subsidi Pangan bila Ada Kenaikan Harga Jelang Nataru

Lanjut Marullah, pengawasan harga pangan di pasaran dilakukan Pemprov DKI bersama Pempus setiap pekan. Langkah ini dilakukan agar bisa melihat langsung gejolak harga bapok jelang Nataru.

"Tiap Minggu kita memonitor ini bersama-sama dengan pemerintah terkait dengan inflasi itu," paparnya.

Lebih lanjut, kata eks Sekda DKI ini, untuk mengantisipasi tingginya harga bahan pokok di pasaran, Pemerintah DKI dari unsur kelurahan, kecamatan, wali kota dan SKPD melakukan kegiatan pasar murah.

Baca Juga:

Mendag Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Libur Nataru

"Beberapa kegiatan-kegiatan yang terkait adalah seperti pelaksanaan pasar murah kalau di Jakarta mungkin ada kegiatan-kegiatan yang cukup banyak dan ini melibatkan beberapa SKPD atau upd terkait itu sampai sekarang masih terus berjalan," urainya.

Menurut Marullah, pasar murah ini perlu digencarkan guna menjaga harga pangan. Sehingga harga bahan pokok dapat stabil di pasaran.

"Dalam istilah makronya adalah menjaga inflasi mudah-mudahan warga masyarakat bisa mendapatkan harga yang lebih bagus lagi terutama dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru," ungkapnya. (Asp)

Baca Juga:

Eks Menristek Sarankan Pemerintah Kendalikan Inflasi Pangan

#Harga Pangan #Inflasi #Natal #Tahun Baru
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Bapanas Butuh Tambahan Rp 17,73 Triliun pada 2027 Buat Stabilkan Harga Pangan
Bantuan pangan beras pada tahun anggaran 2027 direncanakan diberikan kepada sekitar 18,37 juta keluarga penerima manfaat (KPM) berasal dari masyarakat desil 1 sampai 3.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Bapanas Butuh Tambahan Rp 17,73 Triliun pada 2027 Buat Stabilkan Harga Pangan
Indonesia
Update Harga Pangan 5 Juni 2026: Cabai Rawit Merah Makin Pedas Nyaris Tembus Rp70 Ribu, Minyak Goreng Curah Bikin Garuk Kepala
Sengatan harga tidak hanya berasal dari varian cabai rawit, namun juga merembet ke komoditas bawang dan pasokan beras nasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
Update Harga Pangan 5 Juni 2026: Cabai Rawit Merah Makin Pedas Nyaris Tembus Rp70 Ribu, Minyak Goreng Curah Bikin Garuk Kepala
Indonesia
Surplus Dagang Indonesia Mulai Susut, Tekanan Inflasi Makin Terasa
Perhatian utama pasar saat ini bukan lagi sekadar besarnya ekspor Indonesia, melainkan kecepatan kenaikan impor migas yang mulai menggerus surplus perdagangan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Surplus Dagang Indonesia Mulai Susut, Tekanan Inflasi Makin Terasa
Indonesia
Harga Beras Bikin Inflasi di Bulan Mei, Inflasi Tahunan 3,08 Persen
Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada komponen harga bergejolak ini adalah cabai merah, bawang merah, tomat, beras dan sawi hijau.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Harga Beras Bikin Inflasi di Bulan Mei, Inflasi Tahunan 3,08 Persen
Indonesia
Update Harga Komoditas Utama Pangan 2 Juni 2026: Cabai Rawit Hingga Telur Ayam Meroket
Harga cabai rawit menyentuh harga hingga Rp75.650 per kilogram dan telur ayam ras Rp30.400 per kilogram.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Update Harga Komoditas Utama Pangan 2 Juni 2026: Cabai Rawit Hingga Telur Ayam Meroket
Indonesia
Bapanas Klaim Harga Pangan Terkendali Lewati Badai Geopolitik dan Idul Adha
Bapanas menegaskan harga pangan nasional tetap terkendali usai Idul Adha 2026 meski ada gejolak geopolitik.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Bapanas Klaim Harga Pangan Terkendali Lewati Badai Geopolitik dan Idul Adha
Indonesia
Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng di Perpanjang Sampai Juni, Bantu Stabilisasi Harga
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan implementasi program bantuan pangan turut andil mendukung stabilitas harga pangan, termasuk komoditas minyak goreng.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng di Perpanjang Sampai Juni, Bantu Stabilisasi Harga
Indonesia
Pemprov DKI Jaga Harga Pangan Jelang Idul Adha 2026, Warga Diminta tak Panic Buying
Pemprov DKI memantau harga pangan menjelang Idul Adha 2026. Warga pun diminta tak panic buying.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Pemprov DKI Jaga Harga Pangan Jelang Idul Adha 2026, Warga Diminta tak Panic Buying
Indonesia
BI Rate Naik Jadi 5,25%, Senjata Bank Sentral Kendalikan Inflasi
Bank Indonesia optimistis pertumbuhan ekonomi tetap 5,7% dan inflasi terkendali dalam kisaran sasaran pemerintah.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
BI Rate Naik Jadi 5,25%, Senjata Bank Sentral Kendalikan Inflasi
Indonesia
Harga Ayam dan Telur di Peternak Anjlok, Bapanas Lakukan Intervensi
Pemerintah berupaya mengembalikan harga ke level yang lebih wajar melalui berbagai langkah stabilisasi agar produksi peternakan nasional tetap terjaga
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Harga Ayam dan Telur di Peternak Anjlok, Bapanas Lakukan Intervensi
Bagikan