Pemprov DKI akan Koordinasi dengan PT KAI soal Kampung Bandan

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 13 Mei 2019
Pemprov DKI akan Koordinasi dengan PT KAI soal Kampung Bandan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah meninjau lokasi kebakaran yang terjadi di wilayah Kampung Bandan, Jakarta Utara, pada Minggu (12/5) kemarin. Kebakaran itu menghanguskan ratusan permukiman di RW 05 Kampung Bandan.

Melihat kondisi tersebut Anies bakal berkomunikasi dengan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait rehabilitasi warga korban kebakaran.

"Sekarang masih pakai tenda dahulu sambil nanti kami bicara dengan PT KAI terkait dengan rencana wilayah ini sekaligus rencana untuk masyarakat yang menjadi korban di sini," kata Anies di Jakarta, Senin (13/5).

Anies menuturkan, Pemprov DKI akan berkoordinasi dengan PT KAI selaku pemilik sah mayoritas lahan di lokasi kebakaran sebelum memutuskan bagaimana lahan tersebut akan dikelola.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih

"Mungkin pada hari (ini) atau Selasa kami akan bicara dengan PT KAI yang secara resmi memiliki banyak lahan di tempat ini untuk melihat secara detail situasi dan rencana ke depannya," jelas dia.

Terkait rehabilitasi, pihaknya telah mendata jumlah warga, kerugian serta memastikan kebutuhan warga selama proses rehabilitasi terpenuhi dengan baik.

Anies juga mengimbau setiap warga agar secara aktif melaporkan dokumen administrasi yang hilang atau terbakar dalam musibah ini.

Anies menjamin setiap dokumen administrasi sejatinya telah dicatat dengan baik di setiap lingkup pemerintahan, sehingga pemerintah bisa segera menyiapkan dokumen-dokumen pengganti.

"Bagi masyarakat di sini, ini kerugian luar biasa karena habis (tempat) mereka, tinggal badan saja, meninggalkan tempat tanpa bawa apa-apa. Tinggal bawa badan, jadi mereka semua akan mulai dari nol. Jadi, berapapun itu hitungan rupiahnya bagi mereka yang terkena ini habis, berapapun rupiahnya. Jadi, kita, pemerintah akan membantu meringankan beban mereka dengan memudahkan hal-hal apa yang bisa kita lakukan, akan kita kerjakan untuk mereka di sini," ungkapnya. (Asp)

#PT KAI #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
KAI mengelola 2.997,99 ton limbah sepanjang 2025 melalui skema guna ulang dan daur ulang. Material kereta pensiun seperti besi, baja, dan logam kembali dimanfaatkan industri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
Indonesia
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
KRL Jabodetabek mencatat 210,47 juta pelanggan sepanjang Januari–Juli 2026, naik 6,39 persen. Lintas Cikarang menjadi salah satu jalur dengan pertumbuhan penumpang tercepat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
Indonesia
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Ekspor wagon ke Selandia Baru membuktikan bahwa produk industri nasional mampu memenuhi standar internasional yang ketat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Indonesia
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Sepanjang periode Januari hingga 29 Juli 2026 saja, Kereta Petani dan Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak telah melayani 31.546 pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Indonesia
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Nusantara Explorer jadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata nasional melalui moda transportasi berbasis rel.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Menurut Prabowo, kereta api merupakan instrumen sesungguhnya dalam demokratisasi ekonomi.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Indonesia
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Revitalisasi berlangsung 330 hari dengan mengembalikan sejumlah elemen bangunan berdasarkan dokumentasi historis.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Indonesia
Intip Kereta Nusantara Explorer Yang Pertama Kali Digunakan Presiden Prabowo
adwal operasional komersial, rute perjalanan, tarif, serta komposisi akhir kereta akan diumumkan setelah seluruh aspek operasional dan keselamatan dinyatakan siap.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Intip Kereta Nusantara Explorer Yang Pertama Kali Digunakan Presiden Prabowo
Indonesia
Prabowo Perintahkan PT KAI dan Kemenhub Bangun Jalur KA di Sumatera dan Kalimantan, Kalau Bisa Bersamaan
"Habis Trans Sumatra, nanti Trans Kalimantan. Kalau bisa bersamaan, kita mulai," kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Perintahkan PT KAI dan Kemenhub Bangun Jalur KA di Sumatera dan Kalimantan, Kalau Bisa Bersamaan
Indonesia
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
"Kadang-kadang dilema, ingin kereta api cepat, akhirnya kota-kota kecil tidak terlayani. Kereta api Indonesia harus benar-benar berpikir, utuh, komprehensif," tutur Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
Bagikan