MERAHPUTIH.COM - KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemenlu) terus memantau situasi keamanan di Iran setelah serangan bersenjata oleh militer Amerika Serikat dan Israel di sejumlah kota pada Sabtu (28/2) sekitar pukul 09.45 waktu setempat. Kedutaan Besar (Kedubes) Indonesia di Teheran telah mengonfirmasi adanya serangan tersebut.
"Saat ini KBRI memprioritaskan komunikasi dengan para warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran untuk memastikan kondisi mereka tetap aman," tutur jubir Kemenlu RI Yvonne Mewengkang dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (28/2).
KBRI Tehran juga telah menerbitkan edaran terbaru yang memuat imbauan serta langkah-langkah bagi WNI untuk menjaga keselamatan di tengah situasi yang berkembang.
"WNI diminta tetap berada di rumah masing-masing, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti arahan dari otoritas setempat," sambung dia.
Baca juga:
Kemenlu menyatakan akan terus melakukan asesmen terhadap situasi keamanan dan menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan guna memastikan perlindungan WNI di Iran. Pemerintah mengimbau seluruh WNI di Iran agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan menjaga komunikasi dengan pihak KBRI. Koordinasi tersebut penting untuk memudahkan pemantauan dan pemberian bantuan jika terjadi kondisi darurat.
"Jika menghadapi situasi darurat, WNI dapat menghubungi Hotline KBRI Tehran di nomor +98 9914668845 atau +98 902 466 8889. Selain itu, tersedia juga Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri di nomor +62 812-9007-0027," pungkasnya.(Pon)
Baca juga: