Pemerintah Minta Penyedia Katering Pentingkan Jamaah Haji Ketimbang Persaingan Bisnis
Perusahaan katering dikontrak untuk menyediakan konsumsi dengan menu khas nusantara bagi jamaah Indonesia yang melakukan ibadah haji di Mekkah. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Merahputih.com - Kementerian Agama (Kemenag) memperkuat komitmen pelayanan haji dengan menandatangani Pakta Integritas bersama 76 pemilik dapur penyedia katering bagi jemaah calon haji Indonesia untuk musim haji 1446 Hijriah/2025 Masehi.
Penandatanganan Pakta Integritas ini dilaksanakan dalam dua tahap: tahap pertama di Madinah dengan 21 pemilik dapur, dan tahap kedua di Makkah dengan 55 pemilik dapur.
Baca juga:
Prabowo Bahas Danantara Dengan Pengusaha AS Ray Dalio, Ikut Sertakan Juga Haji Isam dan lainnya
"Kami meminta komitmen terbaik dari seluruh syarikah untuk sungguh-sungguh melayani jemaah haji Indonesia, karena mereka diberi amanah yang besar," ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief dalam keterangannya, Senin (17/3).
Hilman menekankan pentingnya mengutamakan kepentingan jemaah Indonesia. Ia juga mendorong sinergi antar-syarikah dan menghindari persaingan tidak sehat.
Penandatanganan Pakta Integritas ini juga merupakan terobosan baru dalam penyelenggaraan haji 1446 H/2025 M, yang dilakukan sebelum kontrak kerja sama.
Baca juga:
Tepis Isu Dana Haji Ludes, BPKH Klaim Kelola Deposito di Bank Rp 42 Triliun
Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 221.000, terdiri dari 203.320 kuota reguler dan 17.680 kuota khusus.
Jemaah calon haji Indonesia dijadwalkan mulai memasuki asrama haji pada 1 Mei 2025, dan keberangkatan ke Tanah Suci akan dimulai pada 2 Mei 2025 dari embarkasi masing-masing.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Kemenag Samakan Antrean Haji Nasional, DPR Pastikan Daerah yang Kuotanya Turun Akan Kembali Normal
Hajj Banking Award 2025 Perkuat Ekosistem Haji
Raker Menteri Haji dan Umrah dengan Komisi VIII DPR bahas Persiapan Ibadah Haji 2026
Setelah Mantan Menag, KPK Lanjutkan Pemeriksaan Pengusaha dan Staf Khusus di Kasus Kuota Haji
KPK Bongkar Diskresi Kuota Haji 2024 saat Periksa Eks Menag Yaqut
KPK Kembali Periksa Gus Yaqut, Dalami Kerugian Negara Kasus Kuota Haji 2024
Diperiksa 8 Jam oleh KPK, Eks Menag Yaqut Irit Bicara soal Kasus Kuota Haji
Danantara Resmi Akuisisi Hotel dan Tanah Sekitar Masjid Al-Haram di Makkah
Putra Mahkota Saudi Telepon Presiden Prabowo, Beri Dukungan untuk Indonesia dan Bahas Kampung Haji
Tim Penyidik Pulang dari Arab Saudi, KPK Segera Tentukan Tersangka Utama Kasus Korupsi Dana Haji