Pemerintah Fokus Perkuat SDM Melalui Lembaga Pendidikan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 26 Juli 2019
Pemerintah Fokus Perkuat SDM Melalui Lembaga Pendidikan

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (tengah) (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani mengatakan bahwa agenda pengembangan SDM Indonesia ke depan perlu menjadi perhatian.

Salah satunya yakni memperkuat link and match antara Industri dan lembaga pendidikan, penyesuaian program studi di Perguruan Tinggi, serta Penguatan Inovasi Teknologi bagi Industri.

Puan mengklaim, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan Insentif Pajak bagi Perusahaan atau Industri yang mengembangkanVokasi dan Riset.

Baca Juga: Puan: Posisi Ketua DPR Ditentukan Ibu Mega

"Harapannya lewat insentif ini, pihak swasta akan ikut berpartisipasi mengembangkan vokasi dan riset di dunia pendidikan, bahkan menyerap SDM yang dibina melalui program tersebut," ujar Puan dalam keterangannya, Jumat (26/7).

Puan menilai, untuk membangun manusia dan kebudayaan Indonesia yang berlandaskan Pancasila, perlu diarahkan kepada empat fokus utama kebijakan. Puan, menguraikan pertama, memperkuat budaya inklusif, toleran, dan ber-Bhineka Tunggal Ika.

"Memperkuat budaya inklusif, toleran, dan ber-Bhineka Tunggal Ika, merupakan syarat yang diperlukan di dalam membangun Indonesia yang penuh keragaman," ucap Puan

Dalam hal ini, pemerintah memberi jaminan pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan sosial, dan penguatan ekonomi keluarga dari kelompok masyarakat yang tidak mampu, melalui program program antara lain KIP, KIS, Rastra, BPNT, serta PKH.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani memberikan sambutan saat Deklarasi Revolusi Mental di mulai dari Pendidikan di Lapangan Hall Basket, Senayan, Jakarta, Selasa (15/12). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Menurut Puan, pemerintah, sejak empat tahun terakhir, pemerintah terus memperkuat upaya pembangunan karakter bangsa. Dan salah satu program yang diluncurkan adalah Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

Gerakan ini merupakan Gerakan bersama seluruh komponen bangsa untuk merubah cara pikir, cara kerja, dan cara hidup agar lebih berintegritas, beretos kerja, dan bergotong royong.

"Komitmen pemerintah dalam GNRM dilakukan melalui peningkatan pelayanan publik oleh setiap kementerian atau lembaga. Setiap tahun terdapat lebih dari 40 pelayanan publik di kementerian atau lembaga yang mengalami reformasi agar lebih baik dan memberikan kepuasan kepada rakyat," ujar dia.

Terakhir, mengembangkan kebudayaan, untuk kesejahteraan rakyat, pelestarian, dan kekayaan kebudayaan nasional. Indonesia dengan keragaman budayanya memiliki kekayaan Kebudayaan seperti adat-istiadat, teknologi tradisional, seni, bahasa, ritus, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Puan Ikut Makan Siang Mega-Prabowo, Jokowi Absen. Apa Artinya?

Kedepan perlu diperkuat upaya-upaya dalam mengembangkan dan memanfaatkan objek pemajuan kebudayaan, untuk kesejahteraan rakyat, pelestarian, dan kekayaan kebudayaan nasional yang pada akhirnya memperkokoh persatuan nasional.

"Candi, batik, jamu, seni tari, seni lukis, museum, dan lain sebagainya merupakan sebagian contoh potensi kebudayaan kita, yang perlu terus dilestarikan sebagai kekayaan kebudayaan nasional, dan dioptimalkan untuk kesejahteraan rakyat," tutup dia. (Knu)

#Puan Maharani
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Listyo Sigit sendiri dilantikan menjadi menjadi Kapolri di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 27 Januari 2021 silam, alias sudah lebih dari 5 tahun menjabat.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Bagikan