Pemerintah Diminta Segera Inisiasi Pemulihan Produktivitas Gabah Usai Demak Dilanda Banjir Parah

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Pemerintah Diminta Segera Inisiasi Pemulihan Produktivitas Gabah Usai Demak Dilanda Banjir Parah

Kawasan Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Banjir Demak, rehabilitasi lahan pertanian, dan stabilitas pangan nasional menjadi sorotan utama setelah tanggul Sungai Tuntang jebol dan merendam 671 hektare sawah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Pemerintah perlu segera menginisiasi langkah pemulihan komprehensif guna menjaga produktivitas gabah di wilayah penyangga pangan tersebut. Dampak bencana ini meluas hingga merendam ribuan rumah warga dan memaksa evakuasi besar-besaran di titik-titik terdampak.

Baca juga:

Ketua DPR Desak Evaluasi Total Mitigasi Bencana Usai Banjir Demak Menelan Korban

Ancaman Serius Stabilitas Pangan Nasional

Kondisi darurat ini memicu reaksi keras dari parlemen. Banjir yang melanda Demak bukan sekadar bencana lokal, melainkan gangguan nyata terhadap rantai pasok pangan. Luapan air yang merusak ratusan hektare tanaman padi mengancam ketersediaan stok beras di Jawa Tengah.

Ketua Panja Alih Fungsi Lahan Komisi IV DPR RI, Alex, menyatakan bahwa pemerintah harus melihat fenomena ini sebagai alarm bagi kedaulatan pangan.

“Banjir yang merendam ratusan hektare sawah di Demak perlu dibaca sebagai gangguan langsung terhadap stabilitas produksi pangan di tingkat tapak,” ujar Alex, Rabu (8/4).

Kompleksitas Rehabilitasi Sawah Pascabanjir

Proses pemulihan sektor pertanian pascabencana memerlukan penanganan teknis yang jauh lebih rumit daripada perbaikan infrastruktur fisik. Petani kerap menghadapi kehilangan modal total dan ketidakpastian musim tanam akibat rusaknya unsur hara tanah serta endapan lumpur.

Alex menekankan bahwa dampak paling menyakitkan bagi petani justru muncul saat air mulai surut. Tanpa intervensi pemerintah, para petani akan kesulitan memulai kembali masa tanam karena keterbatasan ekonomi.

Baca juga:

Akses Demak ke Semarang Terputus Akibat Tanggung Jebol

“Yang hilang bukan hanya hasil tanam, tetapi juga modal produksi, waktu kerja, dan peluang panen yang bergeser tanpa kepastian. Kehilangan lahan produktif dalam skala besar tidak lagi dapat dipandang sebagai kerugian lokal semata,” jelas dia.

Pemerintah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyusun skema perlindungan produksi pertanian yang lebih responsif. Langkah cepat sangat diperlukan agar krisis di tingkat daerah tidak bereskalasi menjadi krisis pangan nasional di masa depan.

#Demak #Banjir Demak #DPR #DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
RDP Ombudsman dan Komisi II DPR Bahas Temuan Lapas Mewah di Cibinong
Ketua Ombudsman Nuzran Joher mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 29 September 2026
RDP Ombudsman dan Komisi II DPR Bahas Temuan Lapas Mewah di Cibinong
Indonesia
Transjakarta Rekayasa Sejumlah Rute Imbas Demo DPR 29 September 2026, ini Daftarnya
Transjakarta menyesuaikan rute perjalanan imbas demo DPR, Selasa (29/9). Berikut daftar rute yang dialihkan sementara.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Transjakarta Rekayasa Sejumlah Rute Imbas Demo DPR 29 September 2026, ini Daftarnya
Berita Foto
Kalapas Cibinong Nonaktif Wisnu Hadiri RDP dengan Komisi XIII DPR Bahas Temuan Lapas Mewah
Eks Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putanto mengikuti RDP dengan Komisi XIII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 28 September 2026
Kalapas Cibinong Nonaktif Wisnu Hadiri RDP dengan Komisi XIII DPR Bahas Temuan Lapas Mewah
Indonesia
DIM RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Makin Bertambah, Belum Hasilkan Naskah Final
Pembahasan mencakup sejumlah isu ketenagakerjaan, antara lain hubungan kerja, pengupahan, pelindungan pekerja perempuan, dan pemagangan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
DIM RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Makin Bertambah, Belum Hasilkan Naskah Final
Indonesia
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Bikin Heboh, DPR Bongkar Siapa yang Bertanggung Jawab
DPR menyoroti fasilitas mewah di Lapas Cibinong yang disebut digunakan warga binaan. Ombudsman dan Ditjenpas akan dipanggil untuk klarifikasi.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Bikin Heboh, DPR Bongkar Siapa yang Bertanggung Jawab
Indonesia
DPR Minta Polri Usut Temuan Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Audit Anggaran hingga Aset
Kasus temuan hunian mewah di Lapas Cibinong menuai sorotan. DPR meminta adanya audit anggaran hingga aset di lapas tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
DPR Minta Polri Usut Temuan Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Audit Anggaran hingga Aset
Indonesia
Apindo Minta Masukan Perluasan Kesempatan Kerja di RUU Pelindungan Ketenagakerjaan
Agar RUU Pelindungan Ketenagakerjaan disempurnakan nomenklatur menjadi RUU Pelindungan Ketenagakerjaan dan Perluasan Kesempatan Kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
 Apindo Minta Masukan Perluasan Kesempatan Kerja di RUU Pelindungan Ketenagakerjaan
Indonesia
RUU Perampasan Aset Jadi Super Prioritas, DPR Targetkan Rampung 15 Desember 2026
RUU Perampasan Aset kini sedang dikebut. Komisi III DPR menargetkan RUU tersebut disahkan 15 Desember 2026.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
RUU Perampasan Aset Jadi Super Prioritas, DPR Targetkan Rampung 15 Desember 2026
Indonesia
DPR Dorong Reforma Agraria Berujung pada Akses Lahan dan Produksi
Reforma agraria tidak boleh dimaknai sebatas legalisasi aset atau penerbitan sertifikat tanah.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
DPR Dorong Reforma Agraria Berujung pada Akses Lahan dan Produksi
Indonesia
Komisi X DPR Dorong Kontingen Indonesia Kejar Emas Asian Games 2026
Pencapaian medali yang telah diraih sejauh ini merupakan hasil dari kerja keras para atlet, pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang mendukung persiapan kontingen Indonesia.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Komisi X DPR Dorong Kontingen Indonesia Kejar Emas Asian Games 2026
Bagikan