Pemerintah Bangun Lagi 4.000 Jaringan Gas Rumah Tangga di Aceh dan Kaltim

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 27 Januari 2015
Pemerintah Bangun Lagi 4.000 Jaringan Gas Rumah Tangga di Aceh dan Kaltim

Ilustrasi Jaringan pipa gas (Foto: esdm.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis - Pemerintah masih akan meneruskan pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga yang telah dilakukan sejak tahun 2009. Untuk tahun 2015, pembangunan ini direncanakan akan dilakukan di Balikpapan (Kalimantan Timur) dan Lhoksukon (Aceh) yang masing-masing sebanyak 4.000 sambungan rumah (SR).

Terkait pembangunan jaringan gas ini,  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyusun roadmap hingga tahun 2019. Untuk tahun 2016, rencananya akan dibangun di Cilegon dan Pekanbaru sebanyak 8.000 SR. Tahun 2017, pembangunan jaringan gas rumah tangga akan dilaksanakan di Kutai Kartanegara dan Musi Banyuasin sebanyak 8.000 SR. Pembangunan Batam dan Muara Enim akan dilakukan tahun 2018 sebanyak 8.000 SR dan terakhir tahun 2019 sebanyak 8.000 SR di Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro.

Seperti dilansir dari esdm.go.id, Selasa (27/1), Pada tahun 2014, pemerintah membangun jaringan gas domestik sebanyak 16.953 SR di Bekasi (3.949 SR), Bulungan (3.300 SR), Lhokseumawe (3.997 SR), Sidoardjo (1.707 SR) dan Semarang (4.000 SR). Hingga 2014, telah terpasang 72.511 SR yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pembangunan jaringan gas untuk rumah tangga merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan sumber daya lokal demi mencapai ketahanan energi serta memberikan energi yang murah dan bersih bagi masyarakat. Pembangunan jaringan gas rumah tangga juga bertujuan mengurangi ketergantungan impor LPG yang jumlahnya cukup besar. Setiap tahunnya, kebutuhan LPG Indonesia mencapai 4,5 juga ton. Sedangkan hasil produksi kilang dalam negeri hanya 2,5 juta ton. Ini berarti hampir 50% kebutuhan LPG harus diimpor. (Bro)

#Migas #Departemen ESDM #Gas Bumi
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Menteri ESDM Bahlil Tegaskan Gross Split hanya Berlaku di Migas, Aturan Minerba tidak Berubah
Aturan yang selama ini berlaku di sektor pertambangan dipastikan tetap berjalan. 

Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Menteri ESDM Bahlil Tegaskan Gross Split hanya Berlaku di Migas, Aturan Minerba tidak Berubah
Indonesia
PGN Akan Amankan Pasokan Gas Domestik Dari Blok Masela
Dengan volume cadangan gas Blok Masela, yang sangat besar, kerja sama ini diproyeksikan akan menjaga stabilitas pasokan energi bersih di Indonesia dalam jangka panjang
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
PGN Akan Amankan Pasokan Gas Domestik Dari Blok Masela
Indonesia
Produksi Sumur Minyak Rakyat Capai 400 Barrel Per Hari, Beli Kontraktor Migas
Peringkat tertinggi berasal dari sumur rakyat di Jambi, dengan produksi puncak mencapai sekitar 2.700 barel minyak.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Produksi Sumur Minyak Rakyat Capai 400 Barrel Per Hari, Beli Kontraktor Migas
Indonesia
Wacana Konversi LPG ke CNG, DPR Ingatkan Infrastruktur dan Keamanan
Secara teknis, CNG disimpan dalam tekanan tinggi mencapai 200-250 bar, jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan karakteristik tekanan pada elpiji.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Mei 2026
Wacana Konversi LPG ke CNG, DPR Ingatkan Infrastruktur dan Keamanan
Indonesia
DPR Sebut Temuan Cadangan Gas Baru Blok Ganal Jadi Kunci Ketahanan Nasional, Siap-Siap Mandiri Energi
Meskipun potensi gas bumi sangat besar, masalah distribusi masih membayangi pemanfaatan energi ini secara luas
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
DPR Sebut Temuan Cadangan Gas Baru Blok Ganal Jadi Kunci Ketahanan Nasional, Siap-Siap Mandiri Energi
Indonesia
Gas Bumi Jumbo Ditemukan di Blok Ganal Kaltim, Potensinya Sampai 5 Triliun Kaki Kubik
Temuan ini memiliki potensi sekitar 5 triliun kaki kubik (Tcf) gas bumi serta 300 juta barel kondensat.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Gas Bumi Jumbo Ditemukan di Blok Ganal Kaltim, Potensinya Sampai 5 Triliun Kaki Kubik
Indonesia
Ancaman Krisis Global, Bareskrim Bentuk Satgas Khusus Tertibkan Pengeboran Ilegal Minyak
Tujuan pembentukan satgas yakni guna memperkuat cadangan minyak nasional di tengah tingginya harga minyak dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Krisis Global, Bareskrim Bentuk Satgas Khusus Tertibkan Pengeboran Ilegal Minyak
Indonesia
Pertamina Teken Kontrak Migas AS, DPR Minta Harga BBM dan LPG Tetap Stabil
Komisi XII DPR RI meminta pemerintah menjaga harga BBM dan LPG tetap stabil, setelah Pertamina meneken kontrak migas dengan AS.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Pertamina Teken Kontrak Migas AS, DPR Minta Harga BBM dan LPG Tetap Stabil
Indonesia
Alasan Indonesia Beli Minyak dan Gas Rp 253,3 Triliun Dari AS
Sejak Juli 2025, Pertamina menandatangani nota kesepahaman dengan ExxonMobil, Chevron, KDT Global Resources, Hartree dan Halliburton.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 21 Februari 2026
Alasan Indonesia Beli Minyak dan Gas Rp 253,3 Triliun Dari AS
Indonesia
DPR Percepat RUU Migas, Pertamina PHE Jadi Calon Tunggal Pengelola Kontrak Energi
Saat ini terdapat tiga skenario utama dalam pembentukan BUK yang tertuang dalam naskah akademik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
DPR Percepat RUU Migas, Pertamina PHE Jadi Calon Tunggal Pengelola Kontrak Energi
Bagikan