Pemda Bekasi Baru Bisa Perbaiki 1,8 Km Jalan Kalimalang Dari 28 Km
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan saat meninjau dimulainya pekerjaan perbaikan jalan di ruas Jalur Inspeksi Kalimalang. (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Jalan Kalimalang membentang sepanjang 28 kilometer dimulai dari batas wilayah Kota Bekasi hingga batas Kabupaten Karawang.
Sebagai langkah awal, pemerintah daerah melakukan perbaikan di ruas sepanjang 1,8 kilometer di titik yang mengalami kerusakan paling berat.
Baca Juga:
Antisipasi Lonjakan Pemudik, Tol Trans Jawa Bakal Diterapkan One Way
Perbaikan dilakukan tersebar di total empat titik jalan pada ruas Cibitung-Tegal Gede hingga ke Tegal Danas sekaligus sebagai upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan saat musim mudik Lebaran Idul Fitri 1444 H.
Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berkomitmen untuk mempercantik wilayah dengan menjadikan ruas Jalan Kalimalang sebagai salah satu ikon kebanggaan daerah melalui pekerjaan penataan jalur dengan skema pembiayaan bertahap.
"Karena kami sebenarnya ingin menjadikan ruas Jalan Kalimalang sebagai landmark di Kabupaten Bekasi," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln.
Penataan jalur di salah satu jalan dengan volume lalu lintas terpadat se-Kabupaten Bekasi itu dilakukan melalui pekerjaan perbaikan jalan menggunakan material beton, pembangunan median jalan, sepadan, saluran drainase, hingga ornamen jalan.
"Yang penting fungsinya berjalan dulu artinya ruasnya diperbaiki dulu. Nanti kalau semua ruas sepanjang Kalimalang sudah bisa dipertahankan, kami lanjutkan dengan menggarap median, sepadan, berikut ornamen," katanya.
Henry mengaku, pekerjaan mempercantik Jalan Ruas Kalimalang ini tidak dapat diselesaikan dalam waktu setahun anggaran saja mengingat pembiayaan yang relatif besar dengan memperhitungkan kemampuan keuangan daerah.
Berdasarkan penghitungan terhadap dokumen desain teknis bangunan yang terdiri atas gambar teknis, spesifikasi teknis, spesifikasi umum, serta volume pekerjaan, setidaknya dibutuhkan anggaran sebesar Rp 300 miliar untuk dapat menuntaskan pekerjaan tersebut.
"Kalau murni mengandalkan APBD Kabupaten Bekasi saya pikir berat namun Pak Pj (Penjabat) Bupati Bekasi juga sedang berupaya keras untuk meminta bantuan pusat dan provinsi agar pembangunan Kalimalang ini terealisasi dalam satu atau dua tahun ke depan," katanya.
Baca Juga:
Polri Prediksi Puncak Mudik 2023 Terjadi pada 19-21 April
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Menag Minta Pengurus Masjid Berikan Layanan Bagi Para Pemudik Nataru dan Musafir
KPK Geledah Rumah Bupati Bekasi, Bawa Toyota Land Cruiser
Pantau Mudik Nataru di Stasiun Gambir, AHY Ingatkan Keselamatan dan Kesiapan Operasional
KPK Beberkan Alasan Penyegelan Rumah Kajari Kabupaten Bekasi
KPK Segel Ruang Kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara
Polri Prediksi Adanya Lonjakan Pergerakan Masyarakat saat Libur Nataru 2025/2026
Puncak Arus Mudik Nataru 2025/2026 Diprediksi 24 Desember, Ini Jadwal Arus Baliknya
Penjualan Tiket Kereta Nataru 2025/2026 Tembus 1,44 Juta, Rute Jakarta–Surabaya Paling Banyak Dipesan
Masyarakat Bisa Nikmati Mudik Gratis Nataru 2025/2026, Begini Cara Mendaftarnya
Rapor Merah KPK untuk Pemkab Bekasi, Alarm Keras Transaksional Jabatan