Pembongkaran Pagar Laut Tangerang Sudah 24,9 Km, Sisa 5,26 Km Lagi
Pasukan TNI AL mencabut pagar laut di Tangerang (MP/Didik)
MerahPutih.com - Pembongkaran pagar laut Tangerang oleh pasukan gabungan sudah sepanjang 24,9 Kilometer (Km) dari total panjang sekitar 30,16 Km. Artinya proses pembersihan pagar laut di wilayah laut Tangerang tersisa 5,26 Kilometer (Km).
"Pembongkaran pagar laut yang mencapai total sepanjang 24,9 Km dengan rincian 2,4 Km di wilayah Tanjung Pasir, Tangerang, Banten," ucap Kadispenal Laksamana Pertama I Made Wira Hady, Rabu (12/2).
I Made Wira Hady mengatakan, pelaksanaan pembongkaran kali ini hanya dilaksanakan di Tanjung Pasir, Tangerang.
Baca juga:
Sedangkan di wilayah Kronjo tidak dilaksanakan karena faktor cuaca yaitu angin kencang dan ombak tinggi yang terjadi di wilayah tersebut.
Sebelumnya pembongkaran pagar laut tertunda selama 5 hari akibat kondisi angin kencang yang menyebabkan gelombang pasang.
Dalam proses pembongkaran yang dilaksanakan sejak dua pekan lalu, kondisi cuaca berupa angin kencang dan gelombang laut tinggi masih menjadi tantangan utama pembersihan pagar bambu tersebut.
Baca juga:
Sertifikat Pagar Laut Tangerang sudah Dipalsukan Selama 4 Tahun, Polisi Segera Gelar Pekara
"Petugas di lapangan juga mengalami keterbatasan daya tarik mesin kapal, serta pagar bambu yang banyak dipasang dua lapis," terangnya.
Ia menuturkan, proses pembongkaran hari ini TNI AL melibatkan 219 personel dari Pasmar 1, Lantamal III, dan Koarmada I yang didukung dengan alutsista seperti 10 perahu karet (PK), 1 RBB (Ranger Boat), serta 1 RHIB (Rigid-Hull Inflatable Boat).
Selain itu, sekitar 50 nelayan setempat juga terlibat membantu proses pembongkaran pagar laut dengan menggunakan 10 kapal nelayan. (Asp).
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Respons Paspampres Video Pengamanan Presiden Prabowo di Inggris Viral di Media Sosial
23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua Saat Latihan, Baru 4 Jasad Ditemukan
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
Kades Kohod Divonis 3,5 Tahun Bui di Kasus Korupsi Pagar Laut Tengerang
Panglima TNI Mau Bentuk Batalyon Olahraga, Atlet Sipil Bakal Direkrut
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten
Kehadiran Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim Tuai Sorotan, Ini Klarifikasinya
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari