Headline

Pembobol Bank DBS Singapura Asal Indonesia Sebar Uang ke Tiga Negara

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 09 Maret 2018
Pembobol Bank DBS Singapura Asal Indonesia Sebar Uang ke Tiga Negara

ILUSTRASI. (FOTO Antara/Wahyu Putro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pelaku pembobolan bank DBS Singapura ternyata berasal dari Indonesia. Pelaku berinisial MCI itu kini sedang diburu kepolisian Indonesia.

Dalam melakukan aksinya MCI mentransfer uang hasil pembobolan ke tiga negara. Hal itu diduga bertujuan menghilangkan pelacakan dari bank.

Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya, MCI, pelaku pembobolan Bank DBS Singapura memecah pengiriman dana hasil pembobolan ke tiga negara.

"Dipecah pengirimannya ke Hong Kong, China, dan Indonesia," kata Brigjen Agung Setya di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (9/3).

Untuk pengiriman dana ke Indonesia, masuk melalui rekening di empat bank dengan total dana 90 ribu dolar AS. Sementara dana yang terlacak masuk ke bank di Hong Kong dan China masing-masing sebesar 110 ribu dolar AS dan 800 ribu dolar AS.

Dana bank berhasil dibobol oleh MCI setelah MCI membajak email nasabah dan mengirimkan email yang seakan-akan memerintahkan ke bank DBS untuk mentransfer dana nasabah.

Polisi masih memburu MCI. Sementara polisi telah menangkap BFH, istri MCI yang diduga menjadi penadah uang hasil pembobolan bank. Dari hasil penyelidikan sementara, dana tersebut masuk ke rekening BFH di beberapa bank di Indonesia.

Tersangka BFH yang merupakan ibu rumah tangga ini ditangkap di Kelapa Gading Serpong, Karawaci, Tangerang, pada 8 Maret 2018.

Modusnya BFH menggunakan KTP palsu atas nama FFH untuk membuka rekening tabungan di Bank Danamon Kantor Cabang Pinangsia Karawaci Banten. "Dia sadar pergi ke bank, buka rekening pakai KTP palsu," kata Agung Setya.

Brigjen Agung sebagaimana dilansir Antara mengatakan bahwa BFH mengaku membuka rekening di Bank Danamon tersebut atas permintaan MCI.

Kemudian pada 3 Maret 2017 rekening tersebut menerima dana hasil kejahatan pembobolan rekening Dali Agro Corps di Bank DBS Singapura sebesar 50 ribu dolar AS atau setara Rp662 juta.

Dana tersebut ditarik tunai di beberapa kantor cabang Bank Danamon, beberapa mesin ATM dan pemindahbukuan ke rekening lainnya.

Menurut pengakuan BFH, uang tersebut telah diserahkan kepada MCI dan sebagian uang dihabiskan untuk keperluan keluarga.

"Dia sadar rekening itu untuk menampung hasil kejahatan dan lalu dia ikut menikmati uang itu," katanya.

Dalam penangkapan BFH, polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya buku tabungan dengan KTP palsu atas nama FFH, slip transaksi di beberapa bank, dokumen pemalsuan KTP atas nama FFH dan dokumen pemalsuan NPWP atas nama FFH, perangkat komunikasi yang digunakan BFH dan uang tunai Rp40 juta.

Tersangka BFH diketahui memiliki sejumlah rekening pada beberapa bank yang berbeda yakni satu rekening BCA, enam rekening BRI, dua rekening Bank Syariah Mandiri, dua rekening Bank Mandiri, satu rekening Bank NTT, satu rekening Bank Permata, satu rekening Bank MNC dan satu rekening Bank Danamon.

Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa dalam rentang waktu akhir 2016 hingga 2017 pada rekening nasabah Green Palm Capital Corp dan Dali Agro Corps di Bank DBS Singapura telah terjadi pembobolan dana.

"Ada sembilan transaksi pembobolan dana dengan total 1.860.000 dolar AS," katanya.

Dari pembobolan dana nasabah di Bank DBS Singapura tersebut, tercatat penerima hasil transfer dana berada di Indonesia.

Bila terbukti bersalah, BFH akan dijerat dengan Pasal 85 Undang-Undang Nomor 3 tahun 2011 tentang Transfer Dana dan atau pasal 263 (2) KUHP dan Pasal 3 dan atau Pasal 5 dan atau 10 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.(*)

#Bareskrim #Pembobolan ATM #Bank
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bareskrim Ungkap Penyebab Blackout Batam-Bintan, Kera Diduga Picu Korsleting Trafo
Bareskrim mengungkap temuan forensik kasus blackout Batam-Bintan, mulai dari pagar gardu yang mati hingga sampel rambut kera di pipa Buchholz.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Bareskrim Ungkap Penyebab Blackout Batam-Bintan, Kera Diduga Picu Korsleting Trafo
Indonesia
Polri Tetapkan 223 Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Capai 5.157 Hektare
Bareskrim Polri menetapkan 223 tersangka karhutla. Lahan terbakar kini sudah mencapai 5.157 hektare.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Polri Tetapkan 223 Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Capai 5.157 Hektare
Indonesia
Ada 98 Laporan Kasus Karhutla, Bareskrim Tetapkan 9 Orang Dari Korporasi
Untuk kasus karhutla yang melibatkan pelaku perorangan, Polri telah menetapkan 223 tersangka dari 273 laporan polisi yang ditangani di 12 polda.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Ada 98 Laporan Kasus Karhutla, Bareskrim Tetapkan 9 Orang Dari Korporasi
Indonesia
Bareskrim Dorong agar Pengguna Narkoba Direhabilitasi, tak Langsung Dipenjara
Pengguna narkotika perlu mendapatkan penanganan yang mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan pemulihan mereka.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Bareskrim Dorong agar Pengguna Narkoba Direhabilitasi, tak Langsung Dipenjara
Indonesia
Bareskrim Gencarkan Operasi Narkoba Serentak, Bidik Jaringan Bandar
Penindakan difokuskan untuk memutus jaringan bandar hingga aktor utama yang mengendalikan perdagangan narkoba.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Bareskrim Gencarkan Operasi Narkoba Serentak, Bidik Jaringan Bandar
Indonesia
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Kampung Ambon dan Boncos digerebek polisi. Hal itu berdasarkan perintah langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Indonesia
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Jaringan Internasional di Bengkalis
Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 28,3 kilogram sabu jaringan internasional di Bengkalis, Riau. Dua kurir ditangkap dan dua pengendali diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Jaringan Internasional di Bengkalis
Indonesia
Pemerintah Diminta Hati-Hati Soal Data Pribadi Saat Pembukaan 200 Juta Rekening Warga
DPR akan terus memantau pelaksanaan kebijakan tersebut, termasuk bagaimana pemerintah dan perbankan mengeksekusi pembukaan rekening secara massal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Pemerintah Diminta Hati-Hati Soal Data Pribadi Saat Pembukaan 200 Juta Rekening Warga
Indonesia
200 Juta Warga Bakal Dikasih Rekening Dengan Saldo Awal Rp 50 Ribu
Rencana pembukaan rekening, akan dilakukan secara bertahap. Diharapkan kebijakan ini dapat dimulai sebelum akhir 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
200 Juta Warga Bakal Dikasih Rekening Dengan Saldo Awal Rp 50 Ribu
Indonesia
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Para pelaku memanfaatkan fitur siaran langsung untuk membangun jumlah penonton dan interaksi.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Bagikan