Pemberontak Myanmar Diduga Sekap WNI di Kawasan Terpencil Hpa Lu
Arsip - Penyidik Dittipidum Bareskrim Polri menampilkan alur keberangkatan 25 WNI jadi korban TPPO di Myanmar. ANTARA/Laily Rahmawaty
MerahPutih.com - Beredar dua video di publik berisi gambar diduga Warga Negara Indonesia (WNI) yang mengaku disekap dan disiksa di kawasan Myawaddy, Myanmar. Kawasan itu merupakan lokasi konflik bersenjata yang saat ini dikuasai pihak pemberontak Myanmar.
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI telah memerintahkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Yangon untuk segera berkoordinasi dan berkomunikasi dengan otoritas Myanmar terkait upaya pembebasan untuk menyelamatkan WNI yang diduga disekap para pemberontak tersebut.
"KBRI juga telah melakukan komunikasi informal ke jejaring yang berada di Myawaddy," demikian pernyataan resmi Kemenlu RI, dalam laman resminya yang dikutip di Jakarta, Minggu (8/9).
Baca juga:
Warga Jaksel Disekap di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp 478 Juta ke Keluarga
Kemenlu juga memonitor beredarnya dua video yang diduga para WNI yang disekap dan disiksa di Myawaddy itu. Dilansir dari Antara, diduga kuat para WNI yang disekap itu berada di wilayah terpencil Hpa Lu, Myawaddy, daerah konflik yang kini telah dikuasai pemberontak di Myanmar.
Sejak 2020 hingga Maret 2024, Kemlu dan Perwakilan RI telah menangani 3.703 WNI yang terlibat kasus online scam. Sepanjang 2024, di Myanmar saja terdapat 107 pengaduan dan sebanyak 44 WNI berhasil pulang ke tanah air.
Kemenlu senantiasa mengimbau WNI agar berhati-hati dan waspada terhadap tawaran kerja di luar negeri yang tidak dilengkapi visa kerja resmi dan tidak melakukan penandatangan kontrak sebelum keberangkatan. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
1.440 WNI Datangi KBRI Phnom Penh Ingin Balik ke Indonesia
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
4 ABK WNI Diculik Bajak Laut, KBRI Desak Tanggung Jawab Perusahaan Kapal
Kota Basis Konsentrasi WNI di Iran Masih Aman, Kemenlu: Opsi Evakuasi Belum Mendesak
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Kemenlu Pulangkan 3 WNI Terjebak di Yaman
Indonesia dan Negara OKI Kecam Kunjungan Pejabat Israel ke Somaliland
37 WNI di Venezuela Diimbau Waspada, KBRI Buka Hotline Darurat