Pemberantasan Korupsi Masih Jadi Perhatian Utama Pemerintahan Jokowi Jilid 2

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 15 Juli 2019
Pemberantasan Korupsi Masih Jadi Perhatian Utama Pemerintahan Jokowi Jilid 2

Joko Widodo dan Prabowo Subianto memberikan keterangan di stasiun MRT Senayan Jakarta pada Sabtu (13/7) (Desca Lidya Natalia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin telah menyampaikan pidato kemenangan bertajuk 'Visi Indonesia' di Sentul International Convention Centre, (SICC), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/7) malam.

Dalam pidato tersebut, Jokowi memaparkan lima agenda besar yang akan dilakukannya dalam memimpin Indonesia lima tahun mendatang. Namun, dari lima agenda tersebut, Jokowi tidak secara eksplisit menjabarkan agendanya dalam penegakan hukum, terutama pemberantasan korupsi.

Baca Juga: Isu Gerindra Gabung ke Pemerintah, Pengamat: Tergantung Rekonsiliasi

Meski demikian, Guru Besar Hukum Pidana Universitas Krisnadwipayana, Indriyanto Seno Adji meyakini agenda pemberantasan korupsi masih menjadi perhatian Jokowi-Ma'ruf lima tahun mendatang. Sebab, agenda keempat, yakni reformasi birokrasi dan reformasi struktural merupakan sinyal sekaligus atensi Jokowi terhadap permasalahan korupsi birokrasi.

korupsi
OTT Korupsi Kepala Daerah Gubernur Riau. Foto: MP/Ponco

Dalam agenda tersebut, Jokowi menyatakan akan mengevaluasi secara tegas pejabat yang mengganggu pelaksanaan program investasi dan ekonomi seperti infrastruktur dan lainnya.

"Jadi, agenda pemberantasan korupsi dipastikan masih menjadi perhatian utama pemerintahan Jokowi-Ma'ruf lima tahun mendatang," kata Indriyanti saat dihubungi wartawan, Senin (15/7).

Baca Juga: Kepala Daerah Banyak Terlibat Korupsi, LIPI dan KPK Kaji Pilkada Langsung

Jokowi, dalam pidatonya terkait reformasi birokrasi menegaskan akan memangkas secara tegas birokrasi yang tidak efisien dan efektif. Menurut Indriyanto, hal itu bertujuan menciptakan pemerintahan yang bersih, lepas dari permasalahan koruptif yang ada pada beberapa lini investasi dan perekonomian.

"Reformasi birokrasi dan struktural Inilah yang menjadi bagian sinyal atensi Jokowi pada pemberantasan korupsi," ujar dia.

Indriyanto mengakui pidato Jokowi terkait reformasi birokrasi dan struktural lebih mengarah pada trending politics topic. Menurutnya, hal ini tidak terlepas sebagai usaha dan semangat untuk persatuan bangsa dan negara.

Jokowi dan Prabowo di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus. (Twitter/@pranomoanung)

Apalagi setelah adanya pertemuan bersejarah antara Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pasca-pilpres dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Diketahui, Prabowo merupakan rival Jokowi saat kontestasi Pilpres 2019.

"Jadi walau tidak disebutkan isu pemberantasan korupsi, tidaklah bisa diartikan sebagai sinyal kurang baik dan pemberantasan korupsi tidak lagi jadi prioritas, karena rending politics topic itu akan selalu dimaknai secara tersirat isu korupsi sebagai politik hukum dan kebijakan negara yang tetap mengakui dan menghendaki adanya suatu pemberantasan korupsi secara berkelanjutan," bebernya.

Baca Juga: Pengamat Nilai Pertemuan Jokowi-Prabowo Bukan Sebuah Rekonsiliasi

Indriyanto menegaskan, politik hukum pemberantasan korupsi akan selalu menjadi bagian berkelanjutan bagi Negara yang tetap menghendaki adanya suatu Pemerintahan yang bersih atau clean governance yaitu adanya penegakan hukum melalui Reformasi Birokrasi dan Struktural.

"Inilah sinyal atensi Jokowi bagi penegakan hukum terhadap korupsi melalui reformasi kelembagaan yang tidak efisien dan efektif. Bahkan Jokowi akan melakukan tindakan pencopotan pejabat yang tidak on the track terhadap pelaksanaan reformasi tersebut," pungkasnya. (Pon)

#Presiden Jokowi #Prabowo Subianto #Indriyanto Seno Adji
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
UU Polri Disahkan, Kapolri Berpeluang Menjabat Lebih Lama Lewat Keputusan Presiden
DPR resmi mengesahkan UU Polri. Dalam aturan itu, masa jabatan Kapolri berpeluang diperpanjang sesuai keputusan presiden.
Soffi Amira - 46 menit lalu
UU Polri Disahkan, Kapolri Berpeluang Menjabat Lebih Lama Lewat Keputusan Presiden
Indonesia
DPR Titip Pesan ke Said Iqbal, Fokus Bereskan PHK hingga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
Said Iqbal mendapat tugas berat usai dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Buruh.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
DPR Titip Pesan ke Said Iqbal, Fokus Bereskan PHK hingga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bisa Bubarkan DPR Lewat Dekrit, Benarkah?
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan bisa membubarkan DPR lewat dekrit. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bisa Bubarkan DPR Lewat Dekrit, Benarkah?
Indonesia
Prabowo Bakal Lantik Pimpinan Baru BGN dan Said Iqbal di Istana Negara Sore ini
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan melantik beberapa pejabat pada Senin (8/6). Presiden Buruh, Said Iqbal, juga ikut dilantik.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Prabowo Bakal Lantik Pimpinan Baru BGN dan Said Iqbal di Istana Negara Sore ini
Indonesia
Istana Bantah Purbaya Dicopot dari Kursi Menkeu, Tegaskan Jangan Percaya Rumor
Istana membantah isu Menkeu Purbaya diganti Chatib Basri. Mensesneg Prasetyo Hadi meminta masyarakat tak percaya isu.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Istana Bantah Purbaya Dicopot dari Kursi Menkeu, Tegaskan Jangan Percaya Rumor
Indonesia
Beri Motivasi Siswa Korban Bully, Prabowo: Sekarang Presiden pun Sering Diejek
Presiden Prabowo Subianto motivasi siswa korban bully di Bali. Ia menekankan keteguhan hati, sopan santun, dan semangat belajar meski berasal dari keluarga kurang mampu.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
 Beri Motivasi Siswa Korban Bully, Prabowo: Sekarang Presiden pun Sering Diejek
Indonesia
Prabowo Terima Surat Kepercayaan Duta Besar Negara Sahabat, Perkuat Hubungan Diplomatik Indonesia
Presiden RI, Prabowo Subianto, menerima surat kepercayaan duta besar negara sahabat. Ia menekankan penguatan hubungan diplomatik.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Prabowo Terima Surat Kepercayaan Duta Besar Negara Sahabat, Perkuat Hubungan Diplomatik Indonesia
Indonesia
Jejak Kronologis 48 Jam Presiden Prabowo Rombak BGN, Benahi Carut-marut MBG
Dalam 48 jam, Presiden Prabowo Subianto merombak BGN, mencopot Dadan Hindayana yang akhirnya jadi tersangka, dan memberi instruksi teknis MBG di Sentul.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Jejak Kronologis 48 Jam Presiden Prabowo Rombak BGN, Benahi Carut-marut MBG
Indonesia
Prabowo Dapat Laporan Janggal Soal Indikasi Penyelewengan di BGN Sebelum Dadan Cs Jadi Tersangka
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penelusuran mendalam atas laporan miring BGN tersebut
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Prabowo Dapat Laporan Janggal Soal Indikasi Penyelewengan di BGN Sebelum Dadan Cs Jadi Tersangka
Indonesia
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Presiden Prabowo Subianto menerima Menlu Turkiye Hakan Fidan di Hambalang.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Bagikan