Pemulihan Ekonomi

Pembebasan PPN Bakal Bikin KPR Non Subsidi Meningkat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Maret 2021
Pembebasan PPN Bakal Bikin KPR Non Subsidi Meningkat

Pembangunan Rumah. (Foto: PUPR)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bank BTN optimistis sektor perumahan atau properti akan kembali mengalami peningkatan pada tahun ini jika pertumbuhan ekonomi nasional telah kembali positif. Hal ini karena permintaan terhadap perumahan merupakan kegiatan yang berkaitan dengan daya beli masyarakat.

"Kalau pertumbuhan ekonomi telah kembali positif dan daya beli juga kembali meningkat maka aktivitas di sektor perumahan akan kembali meningkat," ujar Head of Investor Relations and Research Division BTN Winang Budoyo di Jakarta, Kamis (4/3).

Baca Juga:

Ini Duit Yang Digelontorkan Pemerintah Buat Diskon Pajak Beli Mobil dan Rumah

Winang menegaskan, daya beli masyarakat terkait dengan pertumbuhan ekonomi. Seperti diketahui pada tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi, namun diperkirakan pada tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mengalami rebound atau kembali tumbuh secara positif kemungkinan antara 4 persen sampai 5 persen.

"Jika belajar dari tahun lalu yang masih bisa bertahan hanya KPR subsidi, maka saya rasa di tahun ini untuk segmen KPR non subsidi mulai mengalami peningkatan jadi hal tersebut meningkatkan permintaan," kata Winang.

Ia mengatakan, dari data sektor-sektor di dalam PDB, hanya lima sektor yang mengalami pertumbuhan positif pada kuartal IV tahun 2020 dengan salah satunya yakni sektor real estate. Selain itu, KPR Nasional masih tetap tumbuh di tengah kontraksi pertumbuhan perbankan nasional.

Pada tahun ini, pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali pulih ke level 4,5 persen - 5,3 persen di tahun 2021. Pertumbuhan ini didorong dengan program vaksinasi oleh pemerintah, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat kembali seperti semula.

Rumah subsidi. (Foto: Antara)
Rumah subsidi. (Foto: Antara)

"Hal ini akan berdampak pada meningkatnya demand kredit, terutama sektor perumahan," ujarnya dikutip Antara.

Pemerintah meningkatkan alokasi anggaran subsidi perumahan di tahun 2021 menjadi 157.500 unit (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP) dan 34.000 unit (Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan atau BP2BT).

Selain hal tersebut, pemerintah memberlakukan kebijakan free PPN untuk rumah tapak dan rumah susun di bawah Rp2 miliar. Kebijakan ini diikuti dengan relaksasi Loan to Value KPR dimana DP 0 persen yang mulai diberlakukan di awal Maret 2021. (*)

Baca Juga:

Pembebasan Pajak Beli Rumah Geliatkan Sektor Properti

#Rumah Susun #Rumah Subsidi #KPR #Btn #Pemulihan Ekonomi #Ekonomi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Berita
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Dampak ekonomi global terhadap Indonesia pada 2026 mencakup suku bunga AS, inflasi, ekspor komoditas, investasi, dan tantangan APBN.
ImanK - Kamis, 15 Oktober 2026
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Indonesia
Alasan Kenapa Indonesia Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia memiliki waktu terbatas untuk memanfaatkan besarnya penduduk usia produktif sebelum populasi menua dan rasio ketergantungan meningkat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Alasan Kenapa Indonesia Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Tapi Aktivitas Ekonomi Domestik Tunjukan Pelemahan
Bauran kebijakan pemerintah dinilai turut menopang pertumbuhan ekonomi jangka pendek, namun pada saat yang sama berkontribusi terhadap pelebaran ketidakseimbangan fiskal dan eksternal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Tapi Aktivitas Ekonomi Domestik Tunjukan Pelemahan
Indonesia
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Pemerintah berencana memperluas PPh 21 Ditanggung Pemerintah untuk pekerja bergaji di bawah Rp 10 juta. Kebijakan ditargetkan mencakup 7,5 juta pekerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Indonesia
Pekerja di Seluruh Sektor Dengan Upah di Bawah Rp 10 Juta Dapat Insentif Pajak
Saat ini juga tengah dibahas untuk pembuatan program tambahan untuk KPR bersubsidi bagi masyarakat dengan penghasilan tetap sekitar Rp 17 juta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Pekerja di Seluruh Sektor Dengan Upah di Bawah Rp 10 Juta Dapat Insentif Pajak
Indonesia
Program 3 Juta Rumah, KPR FLPP Perluas Akses Hunian bagi Pekerja Informal
KPR FLPP memperluas akses rumah subsidi bagi pekerja informal. Ahmad Yasin, kurir di Brebes, menjadi salah satu penerima pembiayaan tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Program 3 Juta Rumah, KPR FLPP Perluas Akses Hunian bagi Pekerja Informal
Indonesia
Presiden Prabowo Bicara Ambisi Ekonomi RI, Target Masuk 4 Besar Dunia pada 2050
Prospek tersebut berkaitan dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang dinilainya tetap kuat.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Bicara Ambisi Ekonomi RI, Target Masuk 4 Besar Dunia pada 2050
Indonesia
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Prabowo menyebut investasi Indonesia mencapai Rp 1.010 triliun hingga Juni 2026 dan berkontribusi membuka sekitar 1,4 juta lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Indonesia
Prabowo Soroti Inflasi 2,92 Persen dan Investasi Rp1.010 Triliun, Optimistis Ekonomi Indonesia
Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia bisa masuk 5 besar ekonomi dunia pada 2050. Ia menyoroti inflasi 2,92 persen dan investasi Rp 1.010 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Soroti Inflasi 2,92 Persen dan Investasi Rp1.010 Triliun, Optimistis Ekonomi Indonesia
Indonesia
Harga Rusun di Jakarta Ditetapkan Rp 13 Juta Sampai Rp 14,5 Juta Per Meter Persegi, Kredit Bunga 6 Persen
Berdasarkan riset Colliers Indonesia yang menjadi rujukan REI DKI Jakarta, terdapat sekitar 29.000 unit apartemen di Jakarta yang belum terserap pasar.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Harga Rusun di Jakarta Ditetapkan Rp 13 Juta Sampai Rp 14,5 Juta Per Meter Persegi, Kredit Bunga 6 Persen
Bagikan