Pelaku Kejahatan Anak Didominasi Orang Terdekat

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Selasa, 08 Desember 2015
Pelaku Kejahatan Anak Didominasi Orang Terdekat

Ilustrasi Kekerasan terhadap Anak (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Angka kejahatan terhadap anak di tahun ini memang sangat memprihatinkan. Menurut data yang dikeluarkan oleh Komisi Nasonal Perlindungan Anak (Komnas PA) tahun 2015, terdapat 3726 kasus kejahatan terhadap anak. Bukan hanya itu, kejahatan terhadap anak pun didominasi oleh kejahatan seksual sebesar, yakni sebesar 58 persen.

Ketua umum Komnas PA Aris Merdeka Sirait mengatakan aksi kejahatan terhadap anak didominasi oleh orang dewasa. Parahnya, tindakan tersebut dilakukan orang terdekat sang anak.

"Dominasi adalah orang dewasa, jadi orang terdekat anak itu atau yang kami sebut predator," ucap Aris yang mengenakan kemeja putih di Komnas PA, Pasar Rebo, Jakarta.

Selain itu, Aris melanjutkan para pelaku kekerasan terhadap anak sering melakukan aksinya pada wilayah yang dirasa aman untuk sang anak.

"Ruang lingkup anak kan tempat bermain, sekolah, panti asuhan kalau misalnya di sana, pesantren lalu rumah. Di situ predator biasanya berkeliaran," katanya.

Tidak amannya semua tempat bagi sang anak untuk berkembang, Aris meminta kepada pemerintah untuk membuat tim khusus dalam tingkatan pemerintahan terkecil seperti RT dan RW.

"Saya menggagas untuk membentuk tim reaksi cepat tanggap perlindungan anak di RT atau RW. Kalau peran serta masyarakat tidak terlibat omong kosong semua itu," tutup Aris. (yni)

 

BACA JUGA:

  1. Presiden Jokowi Marah: "Saya Enggak Apa-Apa Dikatakan Presiden Gila!"
  2. 2015 Indonesia Miliki 3726 Kasus Kejahatan Terhadap Anak
  3. Edukasi Seks Penting untuk Anak
  4. Elanto: Tiap Ada Konvoi Pasti Ada Alkohol dan Sajam
  5. Menteri Anies: Pendidikan Berbasis Lingkungan Agar Guru Tidak Kaku
#Kekerasan Anak #Pelecehan Seksual
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Terduga pelaku sebelumnya pernah dilaporkan saat bertugas di fakultas lain. Namun hanya mendapatkan sanksi berupa teguran dan mutasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Indonesia
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Kementerian Agama mencabut izin operasional pondok pesantren terkait dugaan kekerasan seksual dan menegaskan pelaku harus dihukum berat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Pengetatan pengawasan terhadap lembaga pendidikan berasrama melalui audit berkala pada sistem perlindungan anak dan mekanisme pengaduan internal juga menjadi poin mendesak
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Indonesia
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Selain hukuman bagi oknum, evaluasi total terhadap sistem pendidikan pesantren menjadi fokus utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Indonesia
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Saat ini 252 santri di Ponpes Ndolo Kusumodi Pati pulangkan ke rumah dan proses pembelajaran dialihkan secara daring,
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Indonesia
Celah Peron Ditutup Usai Aksi Rekam Rok Penumpang KRL Kebayoran Lama Viral, Polisi Buru Pelaku
Polisi tengah memburu pelaku dugaan pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan di Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, setelah video aksinya merekam dari kolong peron viral di media sosial.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Celah Peron Ditutup Usai Aksi Rekam Rok Penumpang KRL Kebayoran Lama Viral, Polisi Buru Pelaku
Indonesia
Pemprov Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Wagub Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan komitmennya mengawal kasus kekerasan seksual di Pati dan memastikan korban tetap mendapat akses pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Pemprov Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Indonesia
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Polisi Ungkap Modus Doktrin Kepatuhan
Pendiri Ponpes Ndholo Kusumo di Pati, AS, ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencabulan santriwati. Polisi ungkap modus doktrin kepatuhan dan buka posko aduan korban.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Polisi Ungkap Modus Doktrin Kepatuhan
Indonesia
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Menteri PPPA menekankan bahwa kekerasan dalam relasi pengasuhan adalah pelanggaran berat yang merusak masa depan anak serta mencederai institusi keagamaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Indonesia
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Minta Negara Fokus Pulihkan Korban
Komisi IX DPR menyoroti kasus kekerasan seksual di Ponpes Pati. Para korban harus diberikan pendampingan psikologis.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Minta Negara Fokus Pulihkan Korban
Bagikan