Pedas, Manis, dan Asam Bandeng Kropok Khas Semarang 

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 27 Desember 2022
Pedas, Manis, dan Asam Bandeng Kropok Khas Semarang 

Bandeng kropok khas Semarang wajib dicoba.(foto: Merahputih.com/Dwi Astarini)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIGA ikan bandeng ukuran sedang tersaji di sebuah piring. Guyuran kecap bercampur sambal membuat aroma bandeng yang telah dibakar makin menggoda. Saat tangan mendarat, mencuit daging ikan bandeng nan empuk, tak tampak duri-duri di dalamnya. Biasanya duri-duri halus itulah yang membuat orang malas menyantap ikan bandeng.

“Bandeng yang saya olah cuma yang segar. Kalau enggak segar, ikan bandengnya enggak bisa disayat-sayat tipis,” jelas Hengky, pemilik Lesehan dan Pemancingan Baron, Semarang. Selain dagingnya yang tak akan hancur ketika disayat, ikan bandeng segar juga tak memiliki aroma lumpur nan mengganggu.

BACA JUGA:

Menu Spesial Ikan Bandeng Bumbu Bali

Demi mendapat bandeng segar, ia memilih membeli ikan air payau itu dari nelayan atau peternak di sekitaran restoran yang ia kelola. Lesehan dan Pemancingan Baron terletak di Puri Anjasmoro N1, Semarang, Jawa Tengah. Restoran ini membentang di area mangrove, tak jauh dari lokasi baru Bandara Ahmad Yani. Di sini, pengunjung bisa memancing di perairan yang jadi lokasi restoran. Di atas gazebo-gazebo kayu apung nan saling terhubung, pengunjung bisa memancing atau menikmati makanan.

bandeng baron
Lesehan dan Pemancingan Baron Semarang sajikan bandeng kropok nan spesial. (foto: Instagram @bandengbaron)

Sajian bandeng kropok menjadi salah satu andalan di restoran yang telah beroperasi sejak 2001 ini. Ya, aneka olahan bandeng bisa dibilang merupakan ciri khas Semarang. Kamu bisa menjajal bandeng presto, bandeng asap, hingga otak-otak bandeng.

Dengan banyaknya olahan kekinian bandeng, hidangan klasik bandeng kropok tak lagi banyak disorot. Padahal, rasanya khas dan nikmat. Nama bandeng kropok disebut berasal dari kata kropokan. Dalam logat Gresik, kropokan berarti kumpul-kumpul. Ketika kropokan, hidangan yang sering disajikan ialah bandeng bakar atau goreng dengan sambal petis yang disebut kropok.

BACA JUGA:

Olahan Ikan Oleh-Oleh Favorit

“Saya kurang tahu bagaimana asal-usul bandeng kropok di Semarang. Namun, yang di sini merupakan resep turun-temurun dari ibu saya,” kata Henky.

Untuk membuat bandeng kropok, ikan bandeng segar disayat-sayat tipis, sekitar 3 mm, lalu digoreng atau dibakar. Sayatan-sayatan tipis itu membuat duri-duri bandeng lembut dan terlepas. Dengan begitu, bandeng jadi lebih mudah disantap.

Setelah digoreng atau dibakar, ikan bandeng disiram bumbu. “Bumbunya campuran kecap, sambal, terasi, dan jeruk,” jelas Henky saat berbincang dengan Merahputih.com, pekan lalu.

bandeng kropok
Ikan bandeng segar diguyur sambal kecap nan khas. (foto: Instagram @bandengbaron)

Hasilnya, ikan bandeng bebas bau tanah, minim duri, dengan cita rasa pedas, manis, dan asam nan pas. Daging ikan nan lembut berpadu pas dengan rasa pedas-manis dari kecap dan sambal. Kucuran jeruk memberi aroma dan sensasi segar di akhir. Cukup untuk membuat kamu tak henti menyuap.

Jadi jika kamu tengah berada di Semarang atau berencana melancong ke ibu kota Jawa Tengah ini, sajian bandeng kropok pantang dilewatkan.

“Menu ini amat khas. Sajian bandeng goreng, asam manis, atau saus padang bisa ditemukan di mana saja. Namun, bandeng kropok ini khas di Semarang,” tutupnya.(dwi)

BACA JUGA:

Gurihnya Otak-otak Goreng Ikan Bandeng Khas Gresik

#Kuliner #Kota Semarang #Wisata Semarang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Api di TPA Jatibarang Semarang masih Berkobar, BNPB Sebut Pemadaman Dilakukan Lintas Sektor
Operasi pemadaman dan pendinginan melibatkan kolaborasi lintas sektor.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Api di TPA Jatibarang Semarang masih Berkobar, BNPB Sebut Pemadaman Dilakukan Lintas Sektor
Indonesia
TPA Jatibarang Semarang Terbakar, Dipicu Gas Metan dalam Tumpukan Sampah
Luasan area kebakaran diperkirakan mencapai 10 ha.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
TPA Jatibarang Semarang Terbakar, Dipicu Gas Metan dalam Tumpukan Sampah
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Bagikan