PDIP Sumut Bersiap Hadapi Menantu Jokowi di Pilkada 2024

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 25 Mei 2024
PDIP Sumut Bersiap Hadapi Menantu Jokowi di Pilkada 2024

PDIP bersiap menghadapi menantu Jokowi di pilkada Sumatra Utara.(foto: Merahputih.com/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DPD PDI Perjuangan (PDIP) Sumatra Utara (Sumut) mulai menjajaki berbagai kemungkinan pasangan bakal calon kepala derah yang akan diusung pada Pilkada 2024. Ketua DPD PDIP Sumut Rapidin Simbolon menyatakan nama-nama yang mulai mengemuka datang dari kader internal maupun eksternal. Mereka akan maju menjadi calon gubernur dari partai berlogo banteng moncong putih.

Ia menjelaskan internal PDIP yang sudah mendaftar yakni Nikson Nababan, Bupati Tapanuli Utara dua periode. Sementara itu, dari eksternal ada Eddy Rahmayadi, petahana gubernur Sumut.

“Kami bisa mengusung calon sendiri (karena meraih 21 kursi di DPRD provinsi). Mudah-mudahan nanti kami akan push untuk Sumatra Utara supaya memenangi gubernur, bupati, dan wali kota di sana,” kata Rapidin saat konferensi pers di arena Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDIP, Ancol, Jakarta, Sabtu (25/5).

Menurutnya, akan ada lagi sejumlah nama yang datang dari tokoh masyarakat dan petahana kepala daerah mendaftar dari PDIP Sumut. Rapidin mengaku sudah berkomunikasi dengan petahana Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekhsah alias Ijeck.

Baca juga:

PDIP Kalbar tak Ingin Ada Intervensi di Pilkada 2024

“Ijeck sudah menelepon saya. Beliau nanti akan mengembalikan formulir (pendaftaran) setelah rakernas. Beliau langsung telepon saya. Kami welcome,” ujar Rapidin.

Bupati Samosir ini menjelaskan DPP nanti akan memutuskan siapa yang akan diusung. "Jika ada partai-partai lain yang bisa bekerja sama dengan kami, kami welcome. Partai mana pun itu. Hal yang penting garis politik dan ideologi kami sama untuk membangun Sumatra Utara,” imbuhnya.

Rapidin menegaskan Sumut akan menjadi medan pertarungan penting. Pasalnya, menantu Presiden Jokowi, yang juga Wali Kota Medan, Bobby Nasution sudah digadang-gadang maju dalam pilkada Sumut.

Rapidin mengingatkan seluruh pihak agar peristiwa politik pada pilpres lalu tidak terulang kembali, yakni adanya intervensi dan tekanan terhadap calon atau partai pengusung yang berhadapan dengan ‘orang dekat penguasa'.

“Walaupun di sana (Provinsi Sumut) pertarungannya agak sedikit tinggi, karena menantu Pak Presiden, Pak Bobby, maju, kami sudah siapkan segala jurus untuk itu. Terutama kita menganut satyam eva jayate, yakni kebeneran akan menemukan jalannya sendiri,” pungkasnya.(Pon)

#PDIP #Sumatra Utara #Pilkada 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Gunung Sinabung masih Siaga, 374 Warga Kuta Tengah Bertahan di Pengungsian
Meski intensitas asap dilaporkan menurun, status gunung masih belum diturunkan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Gunung Sinabung masih Siaga, 374 Warga Kuta Tengah Bertahan di Pengungsian
Indonesia
Durasi Erupsi Besar Sinabung Sampai 1 Jam Lebih, Status Belum Naik Masih Level II
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami erupsi dahsyat hari ini, yang berlangsung lebih dari satu jam.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Durasi Erupsi Besar Sinabung Sampai 1 Jam Lebih, Status Belum Naik Masih Level II
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Bagikan