PDIP Khawatir Prabowo Gunakan Instrumen Negara Untuk Menangkan Luthfi-Taj Yasin
Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, Amerika Serikat (Youtube Setpres)
MerahPutih.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Sitorus mengaku khawatir Presiden Prabowo Subianto menggunakan instrumen negara untuk memenangkan Pilkada 2024.
Hal itu disampaikan Deddy menyoroti Prabowo yang memberi dukungan secara terbuka kepada Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi- Taj Yasin dalam Pilkada 2024.
Deddy menegaskan Prabowo memegang 3 jabatan penting sebagai kepala negara, kepala pemerintahan, dan panglima tertinggi angkatan bersenjata selain menjadi ketum parpol.
“Hal ini bisa menjadi acuan bagi seluruh instrumen di bawahnya, dan bisa ditangkap secara berbeda atau memiliki multiinterpretasi,” ujar Deddy di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11).
Menurut Deddy, Prabowo berhutang penjelasan kepada semua pihak agar tak menggunakan instrumen negara untuk kepentingannya sendiri. Menurutnya, hal itu perlu diluruskan.
Baca juga:
Politisi PDIP Sedih Prabowo Dukung Luthfi-Taj Yasin, Terkesan Maunya Jokowi
“Bahwa ini tidak berarti instrumen kekuasaan negara, pemerintahan, dan angkatan bersenjata yang berada di bawah komando beliau boleh ikut campur dalam pilkada,” ujarnya.
Ia mengaku sempat terharu mendengar pidato Prabowo yang tak ingin ada pihak-pihak yang menitipkan calonnya dalam Pilkada 2024.
“Saya minggu lalu mendengar pidato presiden Prabowo, hati saya tergetar, ketika beliau mengatakan tidak ada titip-titip dalam pilkada,” imbuhnya.
Menurut Deddy, hal tersebut menggetarkan hatinya karena sebelumnya banyak sekali peristiwa yang membuat Pilkada 2024 diragukan netralitasnya.
Baca juga:
“Kita meragukan di beberapa tempat provinsi, yang intervensi berbagai instrumen kekuatan negara itu sangat nyata, telanjang, dan masif,” ucapnya.
Akan tetapi, Deddy mengaku mendengar pidato presiden itu luntur hanya dalam 3 hari karena Prabowo memberi dukungan untuk Ahmad Luthfi-Taj Yasin.
“Ketika kemudian presiden ri yang sangat kita hormati pak Prabowo Subianto ternyata kemudian menjadi endorser promotor untuk satu pasangan calon gubernur di Jateng,” tandansya. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Prabowo Pulang ke Indonesia, Bawa Komitmen Investasi dan Peran Perdamaian Dunia
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Prabowo Tandatangani Piagam Board of Peace, Indonesia Kawal Perdamaian di Gaza
Banjir Berulang di Jakarta, Prabowo Minta Penanganan Terintegrasi Hulu-Hilir
Prabowo dan Raja Charles Bahas Konservasi, Inggris Siap Bantu Pelestarian Ekosistem Indonesia
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI