PDIP Kalbar tak Ingin Ada Intervensi di Pilkada 2024

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 25 Mei 2024
PDIP Kalbar tak Ingin Ada Intervensi di Pilkada 2024

PDIP Kalbar tak ingin ada intervensi di Pilkada 2024

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KETUA DPD PDI Perjuangan (PDIP) Kalimantan Barat (Kalbar) Lasarus menyatakan pihaknya berharap pemerintah pusat tidak mengintervensi proses Pilkada 2024. Pasalnya, intervensi kekuasaan pada Pilpres 2024 terlihat vulgar dan dirasakan rakyat Indonesia.

Hal itu disampaikan Lasarus saat konferensi pers di arena Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDIP, Ancol, Jakarta, Sabtu (25/5).

Jika keputusan KPU yang memenangkan pasangan calon Prabowo-Gibran akhirnya berlanjut ke pelantikan pada Oktober, pada saat Pilkada 2024, Prabowo sudah memerintah.

“Tentu kita berharap pemerintahan di masa depan dalam pilkada pada November tidak lagi menggunakan cara-cara yang kemarin dilakukan pada saat pilpres ya. Kita semua merasakan seperti apa campur tangan kekuasaan terutama pada pilpres,” kata Lasarus.

Menurut Lasarus, di Provinsi Kalbar, intervensi kekuasaan pada Pilpres 2024 lalu sangat kentara dan vulgar. Oleh karena itu, ia berharap Pilkada 2024 berjalan secara fair.

“Kalau di tempat kami yang sangat terasa saat pilpres. Mudah-mudahan pilkada ini bisa berjalan secara fair. Biarkanlah proses demokrasi ini berjalan apaa adanya, dan seluruh tahapan-tahapan ini juga berjalan dengan baik sampai nanti pada pemungutan suara diserahkan sepenuhnya kepada rakyat,” tuturnya.

Menurutnya, rakyat yang tahu pemimpin yang terbaik bagi mereka. "Tentu itu harapan bagi kami,” imbuhnya. Lasarus mengungkapkan di pilkada Kalbar, ia turut mendaftar sebagai bakal calon gubernur. Namun, ia memastikan akan mengikuti mekanisme yang berlaku di internal partai banteng moncong putih.

“Terkait dengan PDIP Kalbar, kami tentu masih menghitung. Saya sendiri sudah mendaftar, sedang menunggu juga proses di internal temasuk menunggu restu juga dari Bung Adian (Ketua Tim Pemenangan Pilkada PDIP Adian Napitupulu),” tutur Lasarus.

Lebih lanjut Ketua Komisi V DPR RI ini menambahkan PDIP Kalbar masih membuka ruang untuk menjalin kerja sama dengan parpol lain dalam menghadapi pilkada November mendatang.

“Kami melakukan diskusi bersama dengan teman-teman yang lain ya, walaupun bisa maju sendiri kita tatap masih gotong-royong bersama dengan partai lain,” pungkasnya.(Pon)

#PDIP #Pilkada 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Bagikan