PDIP: Jika Program Dana Kelurahan Berhasil yang Hebat Bukan Jokowi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 22 Oktober 2018
PDIP: Jika Program Dana Kelurahan Berhasil yang Hebat Bukan Jokowi

Presiden didampingi Ibu Negara menyaksikan menyaksikan penandatanganan SPK Kelompok antara masyarakat dan aplikator RISHA di Lombok Timur, Kamis (18/10). (Foto: BPMI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Anggota DPR Fraksi PDIP, Arteria Dahlan menegaskan jika program dana kelurahan berhasil meningkatkan kesejahteraan masyrakat maka yang akan memperoleh manfaat positifnya adalah kepala daerahnya bukan Presiden Jokowi.

"Seandainya berhasil rakyat tahunya lurahnya hebat, walikotanya hebat. Rakyat enggak tahu itu karena presidennya yang hebat," ujar Arteria, senin (22/10).

Meski begitu Arteria mengaku heran dengan 'nyinyiran' pihak oposisi yang menyebut dana kelurahan sarat politis. Padahal, kata dia dana tersebut diperuntukkan bagi kelurahan seluruh Indonesia untuk meningkatkan pembangunan daerah.

"Harusnya kita semua mengapresiasi komitmen Pak Jokowi akan pemenuhan Program Nawacita ke 3, yakni dengan membangun indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan,"ucapnya.

"lantas bagaimana pula caranya kok sampai dikaitkan ke Pilpres? Ke Pak Jokowi? Wong Walikotanya saja belum tentu walikotanya berasal dari partai pengusung Pak Jokowi," timpal Arteria.

Anggota Komisi III, Arteria Dahlan. (Foto/Instagram @arteriadahlan)
Anggota Komisi III, Arteria Dahlan. (Foto/Instagram @arteriadahlan)

Karenanya dia berharap, pihak oposisi menghadirkan kritikan yang bijak. Kritikan yang solutif dan membangun. Tidak hanya asal "nyinyir" tapi tidak memberikan solusi tepat bagi pembangunan daerah. "Seyogyanya kita semua, terutama calon pemimpin itu harus bijak, apa saja program yang dihadirkan, kalau tujuannya untuk membantu masyarakat, didukung, disupport, bukan dinegasikan tanpa menghadirkan alternatif solusi," pungkasnya.

Apalagi, Arteria pernah ikut memperjuangkan dana kelurahan di Komisi II, sehingga ia tahu betul bagaimana aspirasi kepala daerah terkait dana kelurahan yang dimihonkan oleh Asosiasi Walikota Se-Indonesia. "alasannya minimnya biaya operasional daerah untuk melakukan pelayanan publik ditengah keterbatasan sarana dan prasarana," ungkapnya.

"Alhamdulillah, disambut baik oleh Pemerintah, oleh Pak Tjahjo Mendagri, dan tahun 2019 Insya Allah bisa terealisasikan 'kontan' di saat periode pertama Pak Jowoki menjabat presiden. Harusnya diapresiasi, didukung, bukan sebaliknya," tambah Arteria.

Merespon pencairan dana yang dilakukan di tahun politik, Arteria menjawab singkat. "Ya saat ini memang tahun politik, tahun rakyat berpesta demokrasi, bukan berperang dengan alasan demokrasi. Harusnya kita semua adu konsep, adu ide, adu gagasan dan adu program. Bukan membangun prasangka yang jauh dari nalar dan logika," tandasnya. (fdi)

#PDIP
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
PDIP percaya hak rakyat dalam menentukan pemimpin daerah lewat Pilkada langsung tidak boleh diganggu gugat
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Indonesia
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Meski kini tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan, Rudy menegaskan tidak pernah memiliki ambisi jabatan, baik di legislatif maupun eksekutif.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Indonesia
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP mendesak pemerintah untuk memperbaiki manajemen penanggulangan bencana dengan memperkuat sistem mitigasi bencana.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Mendorong penerapan teknologi untuk efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas demokrasi.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP
Dalam agenda terssebut, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menunjukkan perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh melalui dialog virtual.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP
Bagikan