PDIP Jadi Parpol dengan Ekspos Tertinggi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 20 Juli 2023
PDIP Jadi Parpol dengan Ekspos Tertinggi

Direktur PoliEco Digital Insights Institute (Pedas) Anthony Leong di Menara 9, Jakarta, Kamis (20/7/2023). (ANTARA/Narda Margaretha Sinambela)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PoliEco Digital Insights Institute (Pedas) merilis Riset Big Data Pergerakan Suara Pemilih Kandidat Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 2024 di Menara 9, Jakarta, Kamis (20/7).

Hasil riset soal mahadata dan pemantauan media oleh Pedas menunjukkan, DI Perjuangan menjadi partai politik (parpol) dengan ekspos tertinggi.

Direktur Pedas Anthony Leong menyebutkan, PDIP masih mendominasi di urutan teratas dengan 19,63 persen, kemudian disusul Partai Gerindra dengan 13,35 persen, Partai Golkar sebesar 9,44 persen, Partai NasDem sebanyak 9,4 persen, dan Partai Demokrat 7,80 persen.

Baca Juga:

Budiman Sudjatmiko Tak Masalah Dipanggil dan Diminta Klarifikasi DPP PDIP

"Komparasi parpol yang menjadi top of mind adalah PDI Perjuangan di 19,63 persen," kata Anthony, seperti dikutip Antara.

Selanjutnya, dari hasil riset tersebut, PKS meraih 7,17 persen; PKB 7,11 persen; PPP 6,76 persen; PAN 6,69 persen; Perindo 4,9 persen; PSI 2,39 persen; PBB 1,54 persen; Partai Hanura 1,53 persen; Partai Gelora 1,44 persen; Partai Ummat 0,48 persen; Partai Garuda 0,27 persen; dan PKN 0 persen.

Selain itu, Anthony juga mengatakan bahwa selama periode Mei hingga Juni 2023, data terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 bergerak terpantau fluktuatif dengan jumlah 1,1 juta data.

Data tersebut terdistribusi ke dalam media daring sekitar 200.839 data, Twitter sebanyak 763.032 data, YouTube sebanyak 71.708 data, Instagram sebanyak 21.708 data, dan Facebook sebanyak 3.021 data.

Menurut dia, isu utama bakal capres tertuju pada hasil survei elektabilitas.

Dia mencontohkan, survei LSI Denny JA memperlihatkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menang telak dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo jika Anies Baswedan, apabila bakal capres yang usungan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), gagal mendapatkan tiket capres.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: PDIP Retak, Elit Partai Enggan Dukung Ganjar

Kemudian, isu utama terkait cawapres tertuju pada Agus Harimurti Yudhoyono, yang dinilai cocok mendampingi Anies Baswedan, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, yang didukung PAN sebagai bakal cawapres.

Adapun PoliEco Digital Insights Institute menyelenggarakan riset terkait mahadata dan pengawasan media Pemilu 2024 dengan menggunakan Tools Menara Digital Monitoring pada periode 1 Mei-30 Juni 2023.

Riset tersebut menggunakan metode analisis data dan pendekatan ilmiah untuk menyelidiki dan menganalisis pergerakan suara pemilih. Selain itu, riset tersebut mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk survei opini publik, analisis media sosial, berita, dan artikel.

"Dengan pendekatan ini, kami berharap dapat memberikan wawasan mendalam dan pemahaman yang lebih baik tentang preferensi dan motivasi pemilih dalam mendukung atau menolak kandidat calon presiden dan wakil presiden," ujarnya. (*)

Baca Juga:

Reaksi PDIP atas Langkah Budiman Sudjatmiko Bertemu Prabowo

#PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bagikan