PDIP Desak Polisi Usut Tuntas Pemakai Jasa Saracen
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: MP/Fadhli)
MerahPutih.Com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas sindikat penyebar berita hoax berkonten ujaran kebencian Saracen dan pengguna jasanya.
Hal itu dinyatakan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto di Kantornya, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (31/8).
"Kami menyesalkan itu terjadi suatu tindakan yang dilakukan dengan sistematis, kami minta aparat betul-betul mengusut tuntas, agar kedepan tidak terjadi lagi," ujar Hasto Kristiyanto.
Dia menilai, Pilkada seharusnya menjadi ajang kontestasi gagasan oleh figur yang baik bukan justru menjadi lahan penyebaran kampanye negatif yang merusak persaudaraan.
"Pilkada harus jadi ajang kontestasi gagasan oleh figur yang baik bukan karena hasil rekayasa informasi atau skenario kampanye negatif oleh pihak tidak bertanggungjawab, sehingga hal itu harus diusut tuntas," tegasnya.
Lebih lanjut, kata Hasto, sebagai bangsa yang dibangun atas dasar tradisi ketimuran dengan mengedepankan Pancasila sebagai kepribadian bangsa, maka sangat tidak pantas jika politisi menggunakan jasa penyebaran kebencian dalam berpolitik.
"Pemesan jasa harus ditindak, sehingga fair, karena dalam demokrasi itu diajarkan kejujuran, fairness dan kemudian kompetisi sehat. Mereka yang memesan khusus harus ditindak tegas," ucap Hasto.
Meskipun yang terlibat itu merupakan kader PDIP sendiri. "Kita akan cabut dukungan jika terlibat," tandas Hasto Kristiyanto.(*)
Bagikan
Berita Terkait
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Kabarnya Bakal Audit Kekayaan Luhut Binsar Pandjaitan
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
[HOAKS atau FAKTA]: Pesawat ATR 42-500 Jatuh karena Power Bank Penumpang Terbakar
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai