PDIP Belum Tentukan Nama-Nama Calon Kepala Daerah

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 21 Juli 2015
PDIP Belum Tentukan Nama-Nama Calon Kepala Daerah

Sekjen PDIP Hasto K, usai menjalani pemeriksaan di KPK beberapa waktu yang lalu (Foto: Antara Foto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik -Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Hasto Kristiyanto mengaku belum memutuskan nama-nama calon kepala daerah yang diusung oleh PDI-P. Hal tersebut dikarenakan, masih banyaknya pertimbangan-pertimbangan seperti, adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal penganuliran soal larangan keluarga petahana maju pilkada.

"Karena selalu ada perubahan salah satunya Keputusan MK yang mengizinkan Calon-calon yang memiliki Keterkaitan dengan pihak-pihak petahana," tuturnya dalam Acara Pembukaan Sekolah bagi Calin Kepala Daerah, di Depok, Jawa Barat, Selasa, (21/7).

Lebih lanjut dia mengatakan, bagi seluruh calon kepala daerah yang akan mengikuti pilkada serentak Desember mendatang. Jika masih memiliki permasalahan dengan hukum. PDI-P akan terus melakukan peninjauan ulang.

"Kami akan terlebih dahulu meninjau ulang bagi mereka yang menjadi tersangka. Apakah itu murni kesalahannya atau adanya unsur politik," katanya.

Ketika disinggung apakah hal tersebut sudah pernah dilakukan di beberapa daerah?

"Kita sudah pernah lakukan itu. Salah satunya saat Gubernur Riau menjadi tersangka, Kami langsung mencabut rekomendasinya. Jadi kami pangsung naikan Wakilnya," Imbuhnya.

Sebagai informasi, kini PDIP telah membentuk lima tim. Dimana lima tim tersebut, berfungsi untuk menentukan siapa-siapa saja yang berhak mengikuti dan mendapatkan rekomendasi dari PDIP untuk mengikuti Pilkada yang akan diselenggarakan Desember mendatang.(rfd)

 

Baca Juga:

Sekolah Calon Kepala Daerah Angkatan ke-2 PDIP Resmi Dibuka

PDIP Sewa Bus Butut Bagi Para Calon Kepala Daerah

PDIP Rekomendasikan 229 Bakal Calon Kepala Daerah

 

#Hasto Kristiyanto #PDIP #Sekolah Calon Kepala Daerah PDIP #Calon Kepala Daerah #Pilkada Serentak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Demokrasi menghadapi tantangan serius ketika kekuasaan politik dan ekonomi semakin terkonsentrasi, kepercayaan publik terhadap institusi melemah, ketimpangan membesar, serta populisme mendapatkan ruang untuk berkembang.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Bagikan