PDIP Angkat Bicara soal Isu Tarik Semua Kader Menteri dari Kabinet Jokowi

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 21 November 2023
PDIP Angkat Bicara soal Isu Tarik Semua Kader Menteri dari Kabinet Jokowi

Bambang Wuryanto. Foto: Ann/Man/DPR

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mencuat isu PDI Perjuangan (PDIP) bakal menarik seluruh kadernya yang menjadi menteri di Kabinet Indonesia Maju (KIM) pemerintahan Presiden Jokowi. Isu itu muncul seiring sikap poliitik berseberangan antara Jokowi dengan PDIP menuju Pilpres 2024.

Merespons rumor tersebut, Ketua Bappilu DPP PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengatakan, hal itu sepenuhnya menjadi keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga:

PDIP Tidak Instruksikan Ganjar Kritik Kinerja Jokowi, Tapi Percaya Datanya Aktual

“Menarik menteri itu kebijakan ketua umum,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/11).

Pria yang karib disapa Bambang Pacul ini mengatakan, partainya justru meminta kader yang ada di Senayan untuk tetap mendukung pemerintahan Jokowi hingga selesai.

“Yang saya dengar pasti kan bahwa kita diminta partai, anggota dewan diminta mendukung Pak Jokowi sebagai presiden sampai akhir masa jabatan,” ungkapnya.

Diketahui ada lima kader PDIP yang menjadi menteri di Pemerintahan Presiden Jokowi. Kelimanya yakni, Yasonna Laoly (Menteri Hukum dan HAM), Tri Rismaharini (Menteri Sosial), Abdullah Azwar Anas (Menpan RB), Gusti Ayu Bintang Darmawati (Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) dan Pramono Anung (Sekretaris Kabinet).

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ganjar dan Kader PDIP Mundur demi Dukung Anies Baswedan

Saat disinggung soal kerenggangan hubungan Jokowi dengan PDIP, Pacul meminta publik melihat sendiri dinamika politik yang berkembang.

“Hubungan PDIP dengan Pak Jokowi? Saya tidak akan berkomentar, tapi dikau lihat sendiri, ya toh?”imbuhnya.

Menurut Pacul memang ada perbedaan pilihan politik antara Jokowi dengan PDIP. Putra Jokowi Gibran Rakabuming menjadi cawapres pendamping Prabowo. Sementara PDIP mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres.

“Tentu ada perbedaan dalam hal ini, ada yang beda antara pak presiden tentu ada. Normalnya kan ada cawapres putranya. Kalau PDIP kan Bu Mega keputusan kongres calonnya Pak Ganjar, clear kan,” tegas dia.

“Jadi kalau apakah ada kerenggangan? Ya dikau baca sendiri aja ada renggang atau enggak,” sambung Bambang Pacul. (Pon)

Baca Juga:

Puan Agendakan Pertemuan Lagi, Bahas Posisi Jokowi di PDIP

#PDIP #Kinerja Menteri #Megawati Soekarnoputri #Kabinet Jokowi Ma'ruf Amin #Joko Widodo #Presiden Joko Widodo
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
Megawati Tegaskan Indonesia Punya Posisi Di Tingkat Global, Kedaulatan Kelautan Jadi Kunci
Kekayaan biodiversitas laut Indonesia, dapat menjadi basis lahirnya industri farmasi, bioteknologi kelautan, energi baru terbarukan, ekonomi karbon biru, produksi pangan, dan berbagai inovasi masa depan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Megawati Tegaskan Indonesia Punya Posisi Di Tingkat Global, Kedaulatan Kelautan Jadi Kunci
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Beredar informasi yang menyebut, pembuat ijazah Jokowi muncul ke publik dan membuat pengakuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Bagikan