Headline

PDI Perjuangan Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Tangani Kasus Habib Rizieq

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 09 November 2018
PDI Perjuangan Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Tangani Kasus Habib Rizieq

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: MerahPutih/Muchammad Yani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - PDI Perjuangan mengapresiasi gerak cepat pemerintah, melalui Kedutaan Besar Indonesia di Arab Saudi yang memberi bantuan hukum bagi imam besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS).

Sebagaimana diketahui HRS merupakan orang yang paling frontal terhadap pemerintahan Jokowi. Bersama sebagian ormas Islam lainnya, HRS kerap turun kejalan memprotes berbagai kebijakan pemerintah.

"Apapun perbedaan sikap politik antara Habib Rizieg dengan pemerintahan Jokowi-JK, namun bantuan hukum yang diberikan kepada Habib Rizieg merupakan tindakan tepat," ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melalui keterangan persnya, Jumat (9/11).

Menurut Hasto, apa yang ditempuh pemerintah RI sudah sejalan dengan konstitusi, melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Imam Besar FPI Habib Rizieq
Rizieq Shihab, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI). (MP/Dery Ridwansyah)

"Setiap warga negara Indonesia dimanapun mereka berada, ketika sedang menghadapi persoalan hukum, maka pemerintahan negara Indonesia wajib hadir," tambah Hasto.

Melanjutkan, dia menyebut hal serupa juga pernah dilakukan pemerintahan Megawati Soekarnoputri terhadap Abubakar Ba’asyir saat negara adidaya AS meminta pimpinan Jamaah Ansorud Daulah (JAD) itu diekstradiksi.

"Saat itu, Ustadz Abubakar Ba’asyir oleh tekanan politik negara adidaya diminta untuk diekstradiksi. Namun Presiden Megawati Soekarnoputri memberikan jawaban tegas bahwa sebagai Presiden tugasnya adalah melindungi warganegaranya. Padahal secara politik kita tahu, ada perbedaan tajam sikap politik diantara keduanya," pungkas Hasto.

Sebelumnya dikabarkan, HRS diperiksa otoritas keamanan Arab Saudi lantaran diduga memasang bendera bertuliskan kalimat tauhid di kediamannya di Arab Saudi.

Bahkan, HRS sempat ditahan sebelum pemerintah meminta Arab Saudi dibebaskan dengan jaminan.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: PKS Siap Beri Perhitungan Jika Gerindra Masih Hambat Posisi Wagub DKI

#Hasto Kristiyanto #PDI Perjuangan #Arab Saudi #Habib Rizieq
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenhub Pantau Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Kemenhub memantau dampak penutupan Bandara Riyadh hingga 17 Oktober 2026. Qatar Airways dan Emirates membatalkan sejumlah penerbangan. Simak imbauan bagi penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemenhub Pantau Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Indonesia
2 WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh, KBRI Ingatkan Sanksi Berat Penyebar Foto Rudal dari Kerajaan Saudi
Dua WNI terluka akibat serangan Houthi di Bandara Riyadh. KBRI ingatkan sanksi pidana berat dari Saudi jika nekat sebar foto/video rudal!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
2 WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh, KBRI Ingatkan Sanksi Berat Penyebar Foto Rudal dari Kerajaan Saudi
Indonesia
Mesir Siap Beri Bantuan Militer ke Arab Saudi Buat Hadapi Houthi
Turkiye, Mesir, Pakistan, dan Arab Saudi mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam serangan tersebut dan menegaskan dukungan terhadap langkah sah Riyadh untuk menghadapi dan mencegah serangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Mesir Siap Beri Bantuan Militer ke Arab Saudi Buat Hadapi Houthi
Dunia
Houthi Serang Bandara, Qatar Airways dan Etihad Airways Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi
Pada Sabtu (10/10), Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi melaporkan bandara di Riyadh kembali menjadi sasaran serangan, yang mengakibatkan korban luka dan penutupan bandara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Houthi Serang Bandara, Qatar Airways dan Etihad Airways Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi
Indonesia
Arab kembali Bersitegang dengan Houthi, WNI Diminta Jauhi Lokasi Rawan
WNI di Arab Saudi diimbau agar tetap tenang, mengutamakan keselamatan, serta mengikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Arab kembali Bersitegang dengan Houthi, WNI Diminta Jauhi Lokasi Rawan
Indonesia
PBB Kecam Serangan Houthi Tewaskan 12 Warga Sipil di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh
Houthi melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone terhadap bandara serta sejumlah fasilitas di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
PBB Kecam Serangan Houthi Tewaskan 12 Warga Sipil di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh
Dunia
Arab Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi yang Mengarah ke Riyadh
Arab Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan rudal balistik yang diluncurkan kelompok Houthi ke arah Riyadh.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Arab Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi yang Mengarah ke Riyadh
Indonesia
Serangan Drone di Wilayah Mekah, DPR Minta KBRI Perkuat Komunikasi dengan WNI
perwakilan RI di Arab Saudi wajib menjadi rujukan utama guna mencegah kepanikan massal akibat maraknya pesan berantai di media sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Serangan Drone di Wilayah Mekah, DPR Minta KBRI Perkuat Komunikasi dengan WNI
Indonesia
Makkah Jadi Target Serangan Drone, WNI di Jeddah Hingga Taif Diminta Waspada
Arab Saudi dihujani serangan drone Houthi yang mengincar kawasan Makkah. Kemlu RI minta WNI tingkatkan kewaspadaan dan catat nomor darurat ini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Makkah Jadi Target Serangan Drone, WNI di Jeddah Hingga Taif Diminta Waspada
Indonesia
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Demokrasi menghadapi tantangan serius ketika kekuasaan politik dan ekonomi semakin terkonsentrasi, kepercayaan publik terhadap institusi melemah, ketimpangan membesar, serta populisme mendapatkan ruang untuk berkembang.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Bagikan