MerahPutih.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menjadwalkan pelaksaaan Muktamar akan dilaksanakan pada 1 hingga 5 Agustus. Namun, saat ini lokasi masih dalam pembahasan dan akan dikonsultasikan lebih lanjut oleh pimpinan.
PBNU mengaskan, terus mematangkan persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.
"Persiapan menuju Muktamar NU ke-35 terus berjalan dan kini memasuki tahap pematangan," kata Sekretaris Jendral PBNU Saifullah Yusuf atau yang kerap disapa Gus Ipul di Bandarlampung, Minggu.
Gus Ipul mengatakan, dalam menuju Muktamar NU, panitia kecil saat ini sudah dibentuk dan sedang merampungkan berbagai kebutuhan teknis penyelenggaraan kegiatan.
Baca juga:
Strategi Cerdas Pakistan Mediasi Iran-Amerika Dapat Jempol dari PBNU
"Persiapan terus berjalan. Panitia kecil sudah dibentuk dan sedang menuntaskan susunan kepanitiaan yang diperlukan untuk pelaksanaan Muktamar,” ujar Gus Ipul yang juga Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama adalah penyelesaian administrasi kepengurusan, khususnya penerbitan Surat Keputusan (SK) bagi pengurus wilayah dan cabang yang akan menjadi peserta muktamar.
Untuk mempercepat proses tersebut, lanjut dia, PBNU membentuk tim panel yang diketuai oleh Muhammad Nuh.
"Tim panel bertugas melakukan verifikasi dan penuntasan SK agar seluruh peserta memiliki legalitas yang sah sebelum muktamar berlangsung,” katanya.
Gus Ipul menambahkan, tim tersebut terus bekerja menuntaskan seluruh SK dan mengimbau pengurus wilayah serta cabang untuk melengkapi administrasi dan kesiapan teknis lainnya.
Ketua PBNU Bidang Pendidikan dan Hukum Moh Mukri mengatakan tim panel juga melakukan verifikasi serta penelaahan terhadap dinamika internal organisasi.
“Termasuk penyelarasan keputusan-keputusan sebelumnya agar seluruh proses berjalan kondusif,” ujarnya.