Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

PBB Dituntun Ingatkan Negara Timur Tengah Berhenti Mengizinkan AS Melancarkan Serangan ke Wilayah Iran

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
PBB Dituntun Ingatkan Negara Timur Tengah Berhenti Mengizinkan AS Melancarkan Serangan ke Wilayah Iran

Markas PBB New York Amerika Serikat. Foto: Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Iran melancarkan serangan terhadap infrastruktur militer AS di Timur Tengah, pada Minggu (12/7). Serangan terhadap situs militer AS tersebar di Kuwait, Bahrain, Qatar, Yordania, dan Oman, sebagai balasan atas serangan AS terhadap sejumlah target Iran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menuntut agar PBB menyerukan negara-negara Teluk untuk berhenti mengizinkan AS melancarkan serangan ke wilayah Iran.

Anda [PBB] harus mendesak negara-negara yang bersangkutan untuk segera berhenti mengizinkan Amerika Serikat menggunakan wilayah mereka sebagai landasan peluncuran agresi terhadap Iran,

kata juru bicara tersebut.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan konsekuensi bencana jika permusuhan antara AS dan Iran kembali terjadi.

Baca juga:

IGRC Serang 18 Titik Aset Militer AS, Iran: Timur Tengah Akan Jadi Neraka Mereka

Dalam sebuah unggahan di X, Baghaei menanggapi Dujarric, mengomentari pernyataan PBB mengenai dimulainya kembali permusuhan antara Washington dan Teheran, serta serangan terhadap negara-negara lain di Timur Tengah.

Menurut Baghaei, serangan Iran terhadap pangkalan dan fasilitas militer AS di Teluk Persia selatan merupakan pelaksanaan yang sah dari "hak untuk membela diri."

Teheran dan Washington menandatangani memorandum pada 18 Juni, yang mengatur tentang berakhirnya konflik yang dimulai pada 28 Februari. Namun, pada malam 8 Juli, Amerika Serikat kembali melancarkan serangan.

Menurut Presiden AS Donald Trump, ini adalah reaksi terhadap tindakan Iran terhadap kapal-kapal dagang di Selat Hormuz dan mengancam akan meningkatkan intensitas serangan jika situasi seperti itu terulang kembali.

Iran mengecam keras serangan AS yang dilakukan selama 22 jam terakhir, dan menggambarkan hal itu sebagai pelanggaran serius terhadap Piagam PBB dan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional.

Kementerian Kuar Negeri Iran menuduh Washington melanggar hampir setiap ketentuan Nota Kesepahaman Islamabad yang ditandatangani 25 hari lalu dan melakukan "kejahatan perang" dengan menargetkan infrastruktur transportasi, kapal nelayan, kapal kargo, dan fasilitas meteorologi.

#PBB #Timur Tengah #Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
PBB Dituntun Ingatkan Negara Timur Tengah Berhenti Mengizinkan AS Melancarkan Serangan ke Wilayah Iran
Iran mengecam keras serangan AS yang dilakukan selama 22 jam terakhir, dan menggambarkan hal itu sebagai pelanggaran serius terhadap Piagam PBB dan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
PBB Dituntun Ingatkan Negara Timur Tengah Berhenti Mengizinkan AS Melancarkan Serangan ke Wilayah Iran
Indonesia
Setelah Serang Pangkalan BBM AS di Oman, Ledakan Landa Wilayah Iran Selatan
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islami (IRGC) Iran mengklaim telah menyerang pusat dukungan logistik dan platform pengisian bahan bakar yang melayani kapal induk Amerika Serikat di Pelabuhan Duqm di Oman
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Setelah Serang Pangkalan BBM AS di Oman, Ledakan Landa Wilayah Iran Selatan
Dunia
Iran Mulai Gelar Fase Ke-3 Serangan Balasan Atas Agresi AS, Pelabuhan Duqm di Oman Jadi Target
Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mengatakan bahwa membalas kematian ayah sekaligus pendahulunya, Ali Khamenei, merupakan tuntutan bangsa dan pasti harus dilakukan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Iran Mulai Gelar Fase Ke-3 Serangan Balasan Atas Agresi AS, Pelabuhan Duqm di Oman Jadi Target
Dunia
IRGC Kembali Blokade Total Selat Hormuz dan Tembak Kapal Pelanggar, Rute Kapal Tanker Dunia Berubah Total
IRGC menuduh sejumlah kapal asing sengaja melintasi zona terlarang serta mengabaikan instruksi navigasi internasional
Angga Yudha Pratama - Minggu, 12 Juli 2026
IRGC Kembali Blokade Total Selat Hormuz dan Tembak Kapal Pelanggar, Rute Kapal Tanker Dunia Berubah Total
Indonesia
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan di Pemakaman Imam Reza di Mashhad
Upacara pemakaman Ali Khamenei yang berlangsung sejak Jumat lalu (3/7) dihadiri oleh pejabat politik yang mewakili lebih dari 45 negara dan cendekiawan dari 90 negara lebih.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 Juli 2026
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan di Pemakaman Imam Reza di Mashhad
Indonesia
Tertahan Sejak Maret, Kapal Pertamina Akhirnya Keluar dari Selat Hormuz
Keberhasilan tersebut juga merupakan buah dari dukungan dan komunikasi yang baik dengan otoritas terkait di Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Tertahan Sejak Maret, Kapal Pertamina Akhirnya Keluar dari Selat Hormuz
Dunia
Amerika Serang Iran, Aktivitas Pelayaran Selat Hormuz Nyaris Terhenti Lagi
Jika dibandingkan dengan periode konflik terbuka, maka jumlah kapal yang melintas biasanya kurang dari 20 kapal per hari.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Amerika Serang Iran, Aktivitas Pelayaran Selat Hormuz Nyaris Terhenti Lagi
Indonesia
Serangan AS Dalam 2 Hari ke Iran Tewaskan 14 Orang dan Melukai 78 Lainnya
Eskalasi dimulai setelah Amerika Serikat menuduh Iran menyerang tiga kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Serangan AS Dalam 2 Hari ke Iran Tewaskan 14 Orang dan Melukai 78 Lainnya
Indonesia
Delegasi Pemerintah ke Pemakaman Ali Khamenei Berangkat Kamis (8/7), Bawa Juga Ulama
Delegasi akan langsung berangkat ke tempat peristirahatan terakhir Khamenei untuk selanjutnya mengikuti pertemuan dengan Pemerintah Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Delegasi Pemerintah ke Pemakaman  Ali Khamenei Berangkat Kamis (8/7), Bawa Juga Ulama
Indonesia
Ketua MPR Ngaku Diutus Presiden, tak Pernah Ajukan Diri Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Muzani mengaku tidak pernah mengajukan diri untuk menjadi delegasi Indonesia dan tidak mengetahui pertimbangan khusus Presiden menunjuk dirinya.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Ketua MPR Ngaku Diutus Presiden, tak Pernah Ajukan Diri Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Bagikan