MerahPutih.com - Berakhir sudah kegiatan Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus di Indonesia. Paus akan meninggalkan tanah air pada Jumat (6/9) pagi.
Paus Fransiskus akan melakukan perpisahan di Nunsiatura Apostolik, Jakarta, sebelum bertolak menuju Papua Nugini.
Bapa Suci dijadwalkan memberikan salam perpisahan kepada staf dan para donatur Nunsiatura Apostolik (Kedutaan Besar Vatikan) pada pukul 08.30 WIB.
Paus kemudian berangkat menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, dan diperkirakan tiba pada pukul 09.15 WIB.
Di bandara, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas akan menyambut dan memberikan salam perpisahan kepada Bapa Suci.
Baca juga:
Paus Ingatkan Teladan Bunda Teresa: Jangan Lelah Menabur, Meski Tak Menuai
Sebelum menaiki pesawat, Bapa Suci akan menyapa rombongan dan delegasi Indonesia. Setelah upacara perpisahan selesai, Bapa Suci bersama rombongan yang terdiri dari sekitar 45 orang dan 80 wartawan akan terbang menuju Bandara Port Moresby, Papua Nugini dan bakal sampai pukul 18.50 waktu setempat.
Paus akan berada negera tetangga Indonesia itu hingga 9 September.
Sebelumnya, Paus Fransiskus memberikan pesan kepada bangsa Indonesia agar tidak lelah bermimpi dan membangun peradaban perdamaian.
Menurut Paus Fransiskus, Indonesia sangat indah dengan keanekaragaman sehingga harus terus memperkuat persaudaraan dan persatuan.
Paus Fransiskus pun meminta masyarakat Indonesia harus terus menabur kasih dan menempuh dialog dalam mengatasi berbagai masalah.
"Dengan dibimbing oleh sabda Tuhan, saya mendorong Anda semua untuk menaburkan
kasih, dengan penuh keyakinan menempuh jalan dialog, terus memperlihatkan kebaikan budi dan hati dengan senyum khas yang membedakan Anda untuk menjadi pembangun persatuan dan perdamaian. Dengan demikian, Anda akan menyebarkan aroma harapan di sekeliling Anda," imbuh dia. (Knu)