MerahPutih.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga beras mengalami kenaikan pada minggu ketiga September 2026, baik untuk beras medium maupun premium. Secara nasional, harga beras medium meningkat 0,76 persen pada minggu ketiga September 2026, sedangkan beras premium naik 0,69 persen.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan pihaknya siap memperkuat pasokan beras premium di jaringan ritel hingga tiga kali lipat melalui Perum Bulog guna memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat.
Sudahlah, kalau 110 ribu ton sudah digelontorkan, bila perlu kali tiga. Berasnya banyak,
kata Amran ditemui usai Rapat Koordinasi Percepatan Pengembangan Bioetanol bersama 44 bupati dari berbagai daerah sentra produksi di Jakarta, Senin (22/9).
Ia mengaku sebagai Kepala Bapanas, pihaknya telah meminta Perum Bulog memperkuat penyaluran beras premium ke jaringan ritel untuk memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat. Penyaluran tersebut dapat ditingkatkan apabila kebutuhan masyarakat terus meningkat.
Baca juga:
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Penguatan pasokan tersebut penting dilakukan menyusul keluhan mengenai sulitnya mendapatkan beras premium di sejumlah ritel. Kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi karena stok beras pemerintah saat ini berada dalam kondisi aman.
Bulog memiliki stok yang cukup untuk memperkuat pasokan ke pasar. Ia menyebut stok beras Bulog saat ini sekitar 4,6 juta ton. Pemerintah juga telah menyiapkan tambahan kapasitas penyimpanan melalui penyewaan gudang hingga 2 juta ton.
Sudah dikirim. Kami sudah perintahkan Bulog. Berasnya banyak, 4,6 juta ton hari ini. Kita sewa gudang 2 juta ton. Sudah, kita kirim. Beras aman,
tegasnya.