Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Fashion

Pascapandemi, Tren Fesyen Pria makin Androgini

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 23 Juni 2021
Pascapandemi, Tren Fesyen Pria makin Androgini

Fashion pria setelah pandemi membawa angin segar.(Foto: channelnewsasia.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ROMPER, blazer ngatung, kemeja berpayet kristal, dan setelan jas dengan bahan ringan berseliweran di Milan Fashion Week. Tren fesyen pria Musim Semi/Musim Panas 2022 pun kembali dengan gaya yang makin androgini dan dimaksudkan untuk tampil di luar rumah pascapandemi.

Jika kamu memimpikan hari-hari ketika bisa meninggalkan celana dan kaus oblong buluk rumahan, hari-hari itu tidak terlalu jauh. Tren koleksi pakaian pria mendatang menunjukkan masa hari-hari kelam isolasi sudah jauh di belakang kita.

BACA JUGA:

Tas Rasa Bola Basket dari Louis Vuitton x NBA

Setelah kesulitan yang kita semua lalui, desainer menawarkan beberapa bentuk pelarian dan kebebasan dalam koleksi mereka. Warna-warna gelap digantikan oleh warna-warna yang lebih terang, pakaian yang sempit memberi jalan pada keliman yang lebih longgar.

fashion
Koleksi Prada membawa para pria ke pantai dan koleksi Fendi menonjolkan perut. (channelnewsasia.com)

Prada, misalnya, membawa para pria ke pantai. Dalam sebuah pertunjukan berjudul Tunnel to Joy, Miuccia Prada dan Raf Simons mengeksplorasi "utopia normalitas". Dalam koleksi ditampilkan model pertama berjalan melalui terowongan merah, sebelum akhirnya muncul di pantai Mediterania.

Mereka mengenakan setelan baju monyet, bucket hats (beberapa dengan celah fungsional untuk menahan kacamata hitam), bib dari bahan rajutan, shoulder bags besar, blazer longgar, dan celana pendek siap renang. Itu adalah transisi yang mulus dari dalam ruangan ke luar dengan pakaian yang mungkin diimpikan seseorang untuk dikenakan pada perjalanan libur musim panas berikutnya, kapan pun itu terjadi.

fashion
Dolce & Gabbana tampilkan koleksi gemerlap untuk keluar rumah. (vogue.com)

Di tempat lain, Fendi menggunakan inspirasi lanskap kota Romawi untuk palet warna koleksi terbarunya. Nuansa bersahaja ditampilkan bersama dengan sedikit neon, pink, abu-abu dan hitam. Atasan dan jaket yang menonjolkan bagian tengah tubuh menjadi sorotan. Atasan yang membuat kita perlu menghilangkan tonjolan perut akibat pandemi itu dipasangkan dengan celana pendek kargo atau celana panjang low-rise.

Sementara, Dolce & Gabbana mengambil pendekatan yang lebih dramatis. Label fesyen yang mengadakan salah satu dari sedikit peragaan busana langsung ini menampilkan koleksi dengan seribu lampu warna-warni menerangi bioskop Metropol tua di Milan. Kemeja poplin, sweater rajut, dan celana denim disematkan kristal. Ini adalah pakaian yang dirancang untuk kehidupan di luar rumah.

fashion
Koleksi Brunello Cucinelli dan Fendi yang segar dan santai dengan palet warna netral. (channelnewsasia.com)

Setelan jas tetap menjadi inti dari koleksi Brunello Cucinelli, meskipun diciptakan kembali dengan cara yang segar dan santai. Dengan palet warna netral, jaket single atau double-breasted dipasangkan dengan celana yang longgar. Setelan ini “identik dengan keanggunan, tetapi bukan setelan bisnis jenis Wall Street”, kata Cucinelli seperti diberitakan Channelnewsasia.com (23/6).

Koleksi ini juga menampilkan jeans denim, rompi suede, kemeja kotak-kotak, dan jaket rajutan, yang menawarkan fleksibilitas untuk berdandan atau berdandan.

fashion
Koleksi Armani yang mengambil inspirasi dari pakaian olahraga tampak kasual tapi berkelas. (vogue.com)

Untuk melengkapi Milan Fashion Week, Armani memilih palet warna navy dan hitam, dengan warna putih, merah dan hijau. Koleksi yang menampilkan celana panjang, sweater, rompi, dan kemeja berkancing, mengambil inspirasi dari pakaian olahraga untuk nuansa kasual tapi tetap tampak berkelas.

“Gaya keseluruhan sangat ringan, karena saya pikir kita semua telah belajar untuk menjadi informal dan lebih santai dalam cara kita berpakaian. Didesain ulang, jadi tidak lagi terdiri dari blazer dan celana panjang,” tutup Armani.(aru)

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Dari batik hingga bordir buatan tangan, Lakon Indonesia menghadirkan HARSA sebagai koleksi terbaru yang merayakan proses, craftsmanship, dan kebahagiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
ShowBiz
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Band alternatif Supple merilis single 'In A Mess' sebagai pembuka album terbaru sekaligus berkolaborasi dengan BOOspace lewat I AM BOOCLOTH EXHIBITION.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Tahun ini, JF3 membawa tema 'Recrafted: Shaping the Future'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan inovasi baru lewat kolaborasi dengan Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
Fashion
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Isa Boulder dikenal sebagai label fesyen yang mengedepankan eksplorasi material, teknik tekstil eksperimental, serta pendekatan body-conscious silhouette.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
BTN Indonesia Fashion Week 2026 memperkuat kolaborasi Indonesia dan Italia melalui Italian Trade Agency dan ASSOMAC untuk mendorong inovasi industri mode nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
Fashion
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Koleksi ini terdiri dari atasan kemeja, tee, kaus lengan panjang, celana panjang dan pendek, celana bermuda, serta dua sepatu spesial.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Fashion
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa warna pink mendominasi ajang bergengsi tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fashion
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Sejak awal didirikan, LAKON hadir dengan cita-cita melestarikan budaya supaya perajin Indonesia naik kelas.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Bagikan