Pilkada Serentak

Partisipasi Pemilih di Pilkada Diklaim Kalahkan Pilpres AS

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 Desember 2020
Partisipasi Pemilih di Pilkada Diklaim Kalahkan Pilpres AS

Menkopolhukam Mahfud MD dan Mendagri Tito Karnavian dalam rapat kordinasi Forkompimda Pemilu 2020 di Yogyakarta.(Foto: Pemprov DIY).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tingkat partisipasi pemilih nasional dalam pilkada 2020 mencapai diklaim mencapai 75 persen. Capaian ini cukup memuaskan di tengah pandemi Corona yang sedang melanda.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebutkan, tingkat partisipasi Pilkada 2020 juga naik signifikan dibandingkan dengan pilkada 5 tahun lalu yang hanya mencapai 69,01 persen.

"Bahkan partisipasi kita jauh lebih tinggi dari pemilu di Amerika tahun 2016 yang 69 persen,"ujar Mahfud MD seusai menghadiri rapat koordinasi Pilkada serentak di Yogyakarta, Senin (14 /12).

Baca Juga:

Klaim 88 Paslon yang Didukungnya Menang Pilkada, PSI: Sangat Menggembirakan

Mahfud menilai, tugas penyelenggara pemilu belum selesai. Para penyelenggara pemilu yakni KPU dan Bawaslu masih terus menghitung hasil akhir pemilihan. Pihaknya juga masih akan terus mengawal keamanan dan stabilitas nasional proses demokrasi ini ini hingga selesai.

Sementara itu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menilai, pelaksanaan Pilkada 2020 berjalan sangat baik dan sesuai dengan yang diharapkan.

Bahkan, tegas ini, Indonesia dianggap berhasil menjalankan pilkada kolosal oleh dunia. Lantaran jumlah warga yang berpartisipasi terbanyak kedua setelah Amerika Serikat.

"Bangsa kita mampu kolosal election, 76 juta orang ikut (berpartisipasi) dari 130 juta pemilih. Menunjukan bangsa kita bangsa yang kuat. Ini bs jadi model ke depan dan jadi bahan sharing ke negara lain,"kata mantan Kapolri ini.

Menkopolhukam Mahfud MD dan Mendagri Tito Karnavian dalam rapat kordinasi Forkompimda Pemilu 2020 di Yogyakarta.  (Foto : Humas DIY).
Menkopolhukam Mahfud MD dan Mendagri Tito Karnavian dalam rapat kordinasi Forkompimda Pemilu 2020 di Yogyakarta. (Foto : Humas DIY).

Sejumlah faktor yang membuat tingginya tingkat antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi ini karena adanya sinergitas dan komunikasi yang baik antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

Sayangnya tingkat partisipasi pemilih ini belum mencapai target partisipasi pemilih yang ditetapkan oleh KPU RI. Sejak awal pelaksanaan, KPU RI menargetkan tingkat partisipasi pemilih nasional sebesar 77,5 persen.

Baca Juga:

Menang 5 Pilkada, PDIP Ubah Peta Politik di Sultra

#Pilkada Serentak #Pilkada 2020 #Mahfud MD
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mahfud MD Bela Pandji Pragiwaksono: Tidak Bisa Dijerat KUHP Baru
Mahfud MD menilai materi stand-up comedy Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' tidak dapat dihukum dengan KUHP baru karena tidak berlaku surut.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Mahfud MD Bela Pandji Pragiwaksono: Tidak Bisa Dijerat KUHP Baru
Indonesia
Perkap Polri 10/2025 Dikritik Mahfud MD, Dinilai Langgar Putusan MK
Mahfud MD menilai Perkap Polri Nomor 10 Tahun 2025 tidak memiliki dasar hukum dan bertentangan dengan UU Polri serta Putusan MK.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Perkap Polri 10/2025 Dikritik Mahfud MD, Dinilai Langgar Putusan MK
Indonesia
Mahfud MD Ungkap Akar Kisruh PBNU, Mulai dari Undangan Tokoh Israel hingga Isu Tambang
Mahfud MD mengungkap akar kisruh PBNU yang kini mengalami guncangan. Ia mengungkapkan hal tersebut di kanal YouTube pribadinya.
Soffi Amira - Selasa, 25 November 2025
Mahfud MD Ungkap Akar Kisruh PBNU, Mulai dari Undangan Tokoh Israel hingga Isu Tambang
Indonesia
Jawab Tantangan Mahfud MD, KPK Bakal Proaktif Mandiri Usut Dugaan Korupsi Whoosh
KPK memastikan tidak bergantung dari informasi Mahfud MD dalam mengusut dugaan korupsi proyek kereta cepat Whoosh
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Oktober 2025
Jawab Tantangan Mahfud MD, KPK Bakal Proaktif Mandiri Usut Dugaan Korupsi Whoosh
Indonesia
KPK Pastikan Belum Ada Rencana Panggil Mahfud MD Terkait Dugaan Mark Up Proyek Whoosh
KPK tetap terbuka apabila Mahfud MD memiliki data atau informasi pendukung terkait dugaan penyimpangan dalam proyek tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Oktober 2025
KPK Pastikan Belum Ada Rencana Panggil Mahfud MD Terkait Dugaan Mark Up Proyek Whoosh
Indonesia
KPK Tanggapi Pernyataan Mahfud soal Proyek Whoosh: Kasus Korupsi Bisa Diusut Lewat Case Building
Jubir KPK sebut laporan dari masyarakat maupun tokoh publik merupakan bagian penting dari partisipasi publik dalam pemberantasan korupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Oktober 2025
KPK Tanggapi Pernyataan Mahfud soal Proyek Whoosh: Kasus Korupsi Bisa Diusut Lewat Case Building
Indonesia
Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-74 untuk Prabowo, Mahfud MD: Negara Akan Maju Jika Pemimpinnya Tambah Bugar
Mahfud MD hingga Erick Thohir beri ucapan selamat ulang tahun ke-74 untuk Presiden Prabowo.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Oktober 2025
Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-74 untuk Prabowo, Mahfud MD: Negara Akan Maju Jika Pemimpinnya Tambah Bugar
Indonesia
KPK Dorong Mahfud MD Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh
Jubir KPK sebut laporan dari Mahfud dapat menjadi langkah awal bagi KPK untuk memulai proses penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Oktober 2025
KPK Dorong Mahfud MD Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh
Indonesia
KPK Minta Mahfud MD Laporkan Dugaan Korupi Proyek Kereta Cepat Whoosh
Bila menjadi ranah KPK, maka akan diputuskan untuk ditindaklanjuti ke ranah penindakan, pencegahan, pendidikan, atau koordinasi dan supervisi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Oktober 2025
KPK Minta Mahfud MD Laporkan Dugaan Korupi Proyek Kereta Cepat Whoosh
Indonesia
Mahfud Md Puji Keberanian Menkeu Purbaya Berbeda Pendapat dengan Luhut soal Program MBG
Menkeu Purbaya menegaskan akan menarik kembali anggaran MBG apabila dananya tidak terserap hingga akhir Oktober.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Oktober 2025
Mahfud Md Puji Keberanian Menkeu Purbaya Berbeda Pendapat dengan Luhut soal Program MBG
Bagikan