ICE 2021

Para Barista Saling Unjuk Gigi di Babak Semifinal ICE 2021

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 24 Maret 2021
Para Barista Saling Unjuk Gigi di Babak Semifinal ICE 2021

ICE 2021 yabg kian seru. (Foto: side.id/Prassso)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOMPETISI Indonesia Coffee Events (ICE) 2021 hari kedua, Rabu (24/3) berlangsung semakin seru. Di hari kedua ini, seluruh kompetisi ICE 2021, Indonesia Latte Art Competition Championship (ILAC), Indonesia Cup Taster Championship (ICTC), dan Indonesia Coffee in Good Spirit Championship (ICiGSC) memasuki babak semifinal.

Untuk babak semi final ILAC ada 12 barista yang beradu ketangkasan dalam membuat karya seni di atas kopi. Mereka adalah Indra Budiman, Sthira Yabin, Patricia Christy, robby Firlian, Mathew Perry, Gus Agni Robiansyah, Galang Ristya, Restu Sadam Hasan, Dwiki Pramudhita, Aiman Syahrul, Khomaeni, Indrayana Kristian, dan Dwi Devis Shaputro.

Baca juga:

Gegayaan Barista di ICE 2021, Stylish Abis

Pada babak semifinal ini, peserta ILAC membuat tiga buah latte art. Dua dengan teknik free pour di gelas ukuran 300 ml dan satu gelas machiato. Suasana ILAC babak semifinal cukup berbeda dengan babak preliminary. Di babak semifinal, para peserta tampak terlihat lebih tegang.

Pertandingan ILAC. (Foto: side.id/Prassso)

Persaingan tiap peserta sangat ketat. Seluruh peserta tampil dengan maksimal. Rata-rata para peserta menampilkan pattern original masing-masing. Salah satunya Robby Firlian, dia membawa tiga pattern originalnya di babak semifinal ILAC 2021. "Hari ini saya tampilkan tiga pattern original saya, yakni penguin, house, dan bumblebee," tutur Robby.

Robby juga menyampaikan seluruh kompetitornya pada babak ini memiliki kemampuan yang sama. "Tidak ada saingan terberat sih, semua kompetitornya sama-sama kuat," jelasnya.

Babak semi final ILAC berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga pukul 11.30 WIB. Selama kurang lebih tiga jam. 12 orang peserta bergantian satu persatu menampilkan kepiawaiannya dalam mengolah seni di atas kopi.

Setelah babak semi final ILAC selesai, giliran babak Stage Performance ICiGSC yang bergulir. Sebanyak delapan orang peserta unjuk gigi dalam memadukan kopi dengan minuman beralkohol.

Suasana pertandingan ICiGSC. (Foto: side.id/Prassso)

Delapan orang peserta tersebut yakni Anggarjito Reka Fannio, Sony Wijaya, Darren Defrates, Bryan Sony Eko Prasetyo, Shayla Philipa, Michail Seno, Muhammad Aga dan Ovie Kurniawan.

Menurut salah satu juri ICiGSC, Reyner Oswald, stage performance yakni membuat minuman kreasi sendiri dengan base coffee. Dia juga menjelaskan tentang mekanisme penilaian para peserta ICiGSC.

Baca juga:

Darren Defretes, Bartender 'Murni' di ICiGSC

"Penilaiannya yaitu dari rasa minumannya, teknikal peserta mempersiapkan minumannya, dan wajib menggunakan salah satu varian minuman alkohol dari Saba," jelas Taste Judge ICiGSC, Reyner Oswald kepada merahputih.com.

Babak Stage Performance ICiGSC berlangsung sangat seru. Para peserta menyuguhkan berbagai minuman yang sangat unik dan original.

Selain menggunakan minuman alkohol Saba asal Bali dan kopi asal Indonesia. Beberapa peserta juga menggunakan racikan bahan-bahan tradisional khas Indonesia pada minumannya.

Setelah kedelapan peserta mempresentasikan minuman racikannya, tak terasa waktu pun menunjukan pukul 14.35 WIB, itu tandanya ICTC segera dimulai.

Babak Semifinal ICTC. (Foto: side.id/Prassso)

Untuk babak semifinal ICTC, ada delapan orang yang bertanding, yaitu Dhira Dahni, Hendry Lukman Pratama, Rahmat Fatrianto, Muhammad Syarif Hidayatullah, Andi Rio Saputra, Sandhy Selaras, Evelyne Felicya Sanjaya, dan Rahmawan Andyka.

Pada kompetisi ICTC tahun ini, yang cukup menarik perhatian yakni Rahmat Fitrianto dan Muhammad Syarif Hidayatullah. Kedua peserta tersebut sukses meraih poin sempurna, 8 poin, atau berhasil menebak 8 set kopi (1 set 3 gelas).

Sementara itu, peserta asal Bali, Dhira Dahni juga mendapat hasil yang mengagumkan di babak semifinal ICTC, yakni meraih 7 poin.

Setelah seluruh kompetisi di hari kedua ICE 2021 berakhir, tibalah waktunya untuk pengumuman siapa saja peserta yang berhasil lolos ke ke babak final.

Untuk ILAC, ada enam peserta yang lolos yakni Dwi Devis Shaputro, Aiman Syahrul Khomaeni, Robby Firlian, Matthew Perry, Restu Sadam Hasan, dan Indra Budiman.

Selanjutnya, untuk peserta ICiGSC, ada enam peserta yang lolos ke babak final, yakni Anggarjito Reka Fannio, Derren Defretes, Bryan Sony Eko Prasetyo, Shayla Philipa, Michail Seno, dan Muhammad Aga.

Kemudian, empat finalis ICTC ialah Rahmat Fatrianto, Muhammad Syarif Hidayatullah, Sandhy Selaras dan Dhira Dahni. Seluruh finalis ICE 2021 akan bertanding di babak final pada Kamis (25/3). (ryn)

Baca juga:

Intip Keseruan Babak Spirit Bar di ICiGSC

#Kompetisi Kopi #Kopi
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Berita
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Expat. Roasters resmi membuka gerai di AEON Mall BSD Tangerang. Hadirkan pengalaman coffee sensory, kelas edukasi kopi, dan lebih dari 12 origin kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Roemah Koffie merayakan Hari Kartini lewat kampanye 'Women of Purposeful Light' dengan menghadirkan kreasi kopi dari barista perempuan sebagai simbol inspirasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Indonesia
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Presiden Prabowo Subianto menyoroti tata kelola komoditas strategis Indonesia seperti kopi dan cokelat yang dinilai memiliki kualitas terbaik di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Fun
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Roemah Koffie kembali tampil di Jakarta Coffee Week 2025 di ICE BSD City, usung kompetisi Latte Art bertaraf global untuk majukan kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Banyak petani kopi yang mengeluhkan aktivitas pertanian kopi tak produktif lantaran menurunnya jumlah produksi biji kopi.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Bagikan