ICE 2021

Intip Keseruan Babak Spirit Bar di ICiGSC

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 21 Maret 2021
Intip Keseruan Babak Spirit Bar di ICiGSC

ICiGSC menghadirkan tiga babak. (Foto: MP/Dicke Prasetya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA gelaran Indonesia Coffee Events (ICE) 2021, ada tiga kompetisi yang diselenggarakan. Salah satunya ialah Indonesia Coffee in Good Spirits Championship (ICiGSC).

Kompetisi ICiGSC terbilang yang cukup menarik perhatian di ICE 2021. Kompetisi yang memadukan minuman alkohol dengan kopi, pertama kalinya digelar di Indonesia.

Baca juga:

ICE 2021 Siap Digelar dengan Protokol Kesehatan Ketat

Karena masih dalam situasi pandemi COVID-19, rangkaian kompetisi ICE 2021 digelar dengan menyesuaikan protokol kesehatan ketat. Sebelum memasuki area kompetisi, para juri dan peserta harus menjalani swab test dan menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak)

ICE 2021 tidak dihadiri oleh penonton untuk menghindari kerumunan. Tapi akan disiarkan secara live streaming di YouTube Channel merahputih.com.

Perpaduan kemampuan bartender dan barista di ICiGSC. (Foto: MP/Dicke Prasetya)

Pada kompetisi ICiGSC, ada tiga babak yang harus dilewati oleh para peserta, yakni Spirit Bar, Stage Presentation, dan Final Round.

Babak Spirit Bar berlangsung hari ini, Minggu (21/3) di Caspar, Jakarta. Dalam babak ini, delapan orang peserta hadir untuk menampilkan kemampuan terbaiknya dalam memadukan minuman alkohol dan kopi.

Delapan peserta itu antara lain Anggarjito Reka Fannio (Antarakata Coffee), Sony Wijaya (PT Rumah Kopi Indonesia), Darren Defretes (Karma Takes Over), Bryan Sony Eko Prasetyo (Journey to The South), Shalya Philipa (Alter Ego), Michail Seno (Hungry Bird), Muhammad Aga (PT. Tri Kopi Sejahtera), dan Ovie Kurniawan (Mabibili Coffee).

Pada babak Spirit Bar, peserta disediakan lima bahan alkohol yang dipilih secara diundi dengan spinning wheel. Satu dari lima bahan alkohol terpilih tersebut harus dipakai sebagai bahan minumannya. Lima bahan alkohol itu antara lain saba vodka, saba grappa, saba vodka infusion, tequilla, dan roku gin.

Bahan minuman alkohol yang digunakan diundi terlebih dulu. (Foto: MP/Dicke Prasetya)

Setelah mendapat satu bahan minuman alkohol dari undian, peserta langsung naik ke stage untuk menjalani babak Spirit Bar. Para peserta diberikan waktu lima menit untuk preparation (persiapan), dan enam menit untuk competition (perlombaan). Peserta wajib memakai 10 ml dari bahan minuman alkohol tersebut pada kopinya.

Baca juga:

Selamat! Santoso Ardiansyah Siap Wakili Indonesia di WBrC 2020

"Penilaiannya yaitu dari rasa minumannya, kreativitas peserta saat bikin minumannya, dan performance peserta saat menyiapkan minumannya. Dari ketiga penilaian tersebut semua bobotnya sama," jelas Taste Judge ICiGSC, Reyner Oswald kepada merahputih.com.

Saat kompetisi, para peserta yang bertanding tampak begitu percaya diri. Tangan-tangan mereka begitu lihai meracik kombinasi minuman alkohol dan kopi.

Menariknya, beberapa peserta menggunakan rempah-rempah khas Indonesia sebagai bahan pelengkap. (Foto: MP/Dicke Prasetya)

Sejumlah peralatan dan teknik-teknik kolaborasi antara bartender dan barista pun diperagakan dengan apik.

Satu pemandangan yang unik di babak spirit bar ialah beberapa peserta memadukan bahan-bahan pelengkap minuman yang disajikan dengan rempah-rempah khas Indonesia.

Mengenai bahan pelengkap tersebut, Reyner menyampaikan peserta dibebaskan memakai apapun. "Itu kreativitas dari pesertanya," katanya.

Seluruh peserta tampak bertarung dengan sengit demi meraih poin terbaik. Meskipun sebagian dari mereka terlihat agak sedikit gugup saat meracik dan menyajikan minuman. Namun, secara keseluruhan penampilan peserta di babak Spirit Bar sangat luar biasa.

Setelah babak spirit bar, peserta akan menghadapi babak stage presentation. (Foto: MP/Dicke Prasetya)

Setelah babak Spirit Bar, Reyner menyampaikan bahwa para peserta akan lanjut ke Stage Presentation. Di babak itu mereka harus membuat satu set minuman panas dan satu set minuman dingin. Tentunya harus ada perpaduan minuman alkohol dan kopi.

Babak Stage Presentation akan digelar pada 24 Maret 2021. Buat kamu yang ingin menyaksikan keseruan babak ini, langsung saja kunjungi YouTube Channel merahputih.com. (ryn)

Baca juga:

'Fashion' dan Kopi, Dua Hal yang Tak Bisa Dipisahkan

#Kompetisi Kopi #Kopi
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Berita
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Expat. Roasters resmi membuka gerai di AEON Mall BSD Tangerang. Hadirkan pengalaman coffee sensory, kelas edukasi kopi, dan lebih dari 12 origin kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Roemah Koffie merayakan Hari Kartini lewat kampanye 'Women of Purposeful Light' dengan menghadirkan kreasi kopi dari barista perempuan sebagai simbol inspirasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Indonesia
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Presiden Prabowo Subianto menyoroti tata kelola komoditas strategis Indonesia seperti kopi dan cokelat yang dinilai memiliki kualitas terbaik di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Fun
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Roemah Koffie kembali tampil di Jakarta Coffee Week 2025 di ICE BSD City, usung kompetisi Latte Art bertaraf global untuk majukan kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Banyak petani kopi yang mengeluhkan aktivitas pertanian kopi tak produktif lantaran menurunnya jumlah produksi biji kopi.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Bagikan