MerahPutih.com - Meskipun dalam beberapa hari terakhir marak terjadi aksi unjuk rasa, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mempersilakan massa berdemo selama tidak anarkis ataupun mengibar-ibarkan bendera Bintang Kejora lambang Gerakan Papua Merdeka.
“Asal tidak menyimpang dari pokok persoalan,” kata Tjahjo kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (29/8).
Baca Juga
Ini Alasan Mahasiswa Papua Pembawa Bendera 'Bintang Kejora' Tak Ditangkap
Bantu Polisi Tangani Pendemo yang Mulai 'Panas', Kodam XVII/Cenderawasih Siagakan Dua SSK
Mendagri mengklaim sistem pemerintahan dan pelayanan publik di Papua dan Papua Barat tetap berjalan normal selama aksi berjalan. “Jalan terus, tidak ada masalah, pelayanan masyarakat semua jalan terus,” tegas dia
Menurut Tjaho, Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Otonomi Daerah tetap melakukan monitoring pergerakan isu mengenai Papua dan Papua Barat. Dia menegaskan pemerintah menghormati setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dengan catatan tidak anarkis dan bersifat provokatif.
Baca Juga:
Polisi Tembak Gas Air Mata, Massa Rusak Mobil Dandim Jayapura
“Oh iya jelas, gubernur, bupati, wali kota, juga Tim dari Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri terus memonitor Pemda setempat, yang penting jalan terus (sistem Pemerintahan dan pelayanan publik),” tutup politikus PDIP itu.
Untuk diketahui, situasi di Kota Jayapura kembali memanas hari. Para pendemo datang berjalan kaki menuju kantor Gubernur di kawasaan Papua. Dari kejauhan Kantor Pos dan Kantor Telkomsel Jayapura terbakar. Massa juga membakar mobil di jalan serta melempari gedung pertokoan dan perkantoran.
Aparat keamanan telah memasang kawat berduri di objek-objek vital di sepanjang jalan dari Kota Abepura ke Jayapura, Papua, yang akan di lewati para pendemo yang berlangsung sejak pagi tadi. (Knu)
Baca Juga:
Akses Telepon Hingga SMS Dimatikan, Warga Jayapura Harap-Harap Cemas