Panorama Desa Wisata Kampung Terih di Batam, Melongok Singapura dari Atas Bukit
Pesona Nongsa Sensation Batam Island. (Istimewa)
MerahPutih.com – Untuk menunjang minat wisatawan, promosi dan konsep pariwisata terus dikembangkan pemerintah dan industri pawisata. Salah satu yang destinasi wisata yang sedang naik daun adalah Desa Wisata Kampung Terih, Nongsa, Batam atau yang lebih populer dengan sebutan Nongsa Sensation Batam Island.
Destinasi di Batam tersebut merupakan proyek yang mengadopsi konsep wisata Pasar Karetan di Radja Pendapa Camp, Kendal Jawa Tengah. Ide tersebut lantas dikembangkan oleh Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Jawa Tengah.
"Pasar Karetan di Radja Pendapa Camp memberi banyak inspirasi saya. Selain produk-produk murah meriah, acaranya bernuansa hutan dan kehidupan asli pedesaan. Saya ingin membuat event serupa di Nongsa, Batam," kata chairman of Nongsa Sensation Batam Island Anddy Fong, Rabu (13/12).
Menurut Anddy, jika gagasan tersebut digunakan Batam akan jauh lebih menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Ia juga menilai, desa wisata yang dimiliki Batam memiliki keindahan tersendiri dibanding kota-kota di Indonesia.
"Banyak kampung tua, mulai dari Kampung Tua Tiangkawan, Tanjung Uma, Kampung Tua Piayu Laut, sampai Kampung Terih. Semua itu ada di Batam. Khusus di Nongsa, bisa diarahkan ke Kampung Terih," katanya.
Kampung Terih, kata Anddy, memiliki luas 12 hektare dan berada di perbatasan Batam Centre, dan hanya dipisahkan oleh laut dangkal.
Pemandangan yang sangat indah, bisa langsung dilihat para wisatawan dari atas bukit saat melewati gerbang Kampung Terih.
Dari atas bukit, Anddy juga menyebutkan terhampar luas pemandangan Batam Center yang diapit batas horizon dan lautan yang terbentang di bawah awan. "Pantai menghadap ke barat. Jadi, bisa melihat dengan jelas Singapura dan sunset," kata Anddy.
Selain itu, ekowisata yang disiapkan juga tak kalah menarik dan menjadi pemandangan indah lain yang bisa dilihat dari Kampung Terih. "Hutan mangrove dan budaya sejarah juga ada. Di sana ada jembatan kayu yang menjorot ke laut sepanjang 75. bagus untuk selfie," ucap Anddy.
Sedangkan untuk masalah harga, Anddy mengatakan masih sangat relatif terjangkau. Dengan sajian pemandangan yang sangat memesona, para wisatawan tidak perlu merogoh koscek dalam-dalam.
"Bisa memanfaatkan paket PWI Terpadu saat weekdays. Semua harga masih sangat terjangkau mahasiswa," katanya. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Cowok Bandung Selundupkan Sabu dalam Anus, 3 Kali Kelabui Petugas Bandara
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata