MerahPutih Nasional- Panglima TNI Jenderal Moeldoko mendatangi kantor Basarnas Pusat, jalan Angkasa Blok 15 No 2-3, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (30/12). Di dampingi sejumlah TNI, Moeldoko yang tiba pukul 19:00 WIB, ia langsung memasuki ruangan Kepala Basarnas, Marsekal Madya FHB Soelistyo untuk mengadakan rapat tertutup.
Tak lama setelah rapat tertutup, Panglima TNI langsung berjalan kaki menuju tempat konferensi pers yang sudah biasa digunakan Kepala Basarnas Pusat. Para wartawan yang sudah dari pagi berada di kantor Basarnas langsung berkumpul memasangkan kamera dan alat perekam lainnya.
Dalam kesempatan itu, ia tampak gelisah dan marah karena banyak informasi yang tersebar dan membingungkan tentang peristiwa yang melanda pesawat AirAsia QZ8501 tersebut.
"Saya minta semuanya yang memberikan informasi Kabasarnas. TNI hanya memberikan dukungan. Tidak ada yang lain (memberikan) informasi yang semakin membingungkan," kata Moeldoko
Selain itu, ia mengatakan bahwa semua kekuatan sudah diterjunkan untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah yang menjadi korban pesawat jurusan Surabaya-Singapura tersebut. Salah satunya adalah, kata Moeldoko, ada sebanyak 20 personel TNI yang menjadi tim penyelam untuk mengevakuasi jenazah dan benda-benda yang ada di sana.
"Saat ini sudah 20 personel dari TNI AL, Pasukan Katak menyelam. Pokoknya kekuatan yang ada kita kerahkan semua," tutup pria kelahiran 8 Juli 1957, Kediri, Jawa Timur ini. (MP/HUR)