Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pakar Usul Program Mudik Motor Gratis Dihapus, Lebih Baik Menambah Kouta Bus

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 24 Februari 2025
Pakar Usul Program Mudik Motor Gratis Dihapus, Lebih Baik Menambah Kouta Bus

Mudik dengan memakai sepeda motor (Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno mengusulkan agar program Mudik Motor Gratis (Motis) yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ditiadakan. Mudik Motor Gratis ini mulai diselenggarakan pemerintah pada 2024 kemarin.

Djoko mengatakan, kapasitasnya kurang dari 1 persen dari total pemudik sepeda motor. Sehingga tidak berpengaruh terhadap upaya mengurangi pemudik sepeda motor. Menurut dia, alangkah baiknya pemerintah menambah bus untuk mudik gratis, ketimbang harus diadakan kembali Motis.

"Lebih bijak, menambah kapasitas angkut bus dan KA gratis," kata Djoko di Jakarta, Senin (24/2).

Setiap tahun dilakukan perhitungan proyeksi pemudik tahun lebaran berdasar survei yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan. Pilihan menggunakan sepeda motor menduduki peringkat kedua setelah mobil pribadi.

Tahun 2022, jumlah pemudik berdasarkan jenis moda, sepeda motor 14,9 juta orang (18,7%). Tahun 2023, sebanyak 25,13 juta orang (20,30%). Tahun 2024, pilihan menggunakan sepeda motor menduduki peringkat keempat, yakni 31,12 juta orang (16,07%).

"Masyarakat sudah cenderung transportasi umum, yaitu kereta antar kota dan bus antar kota," terangnya.

Baca juga:

352 Ribu Tiket Kereta Api untuk Mudik Lebaran Ludes Terjual

Merujuk data kuota mudik gratis dari Kementerian Perhubungan tahun 2024, kapasitas total tahun 2023 sebanyak 16.340 unit sepeda motor Ditjenhubdat 800 unit. Ditjen. Perkeretaapian 10.440 unit dan Ditjenhubla 5.000 unit. Sementara tahun 2024, kapasitas total 17.880 unit sepeda motor Ditjenhubdat 900 unit. Ditjen. Perkeretaapian 12.180 unit dan Ditjenhubla 4.800 unit.

Menurut dia, sepeda motor tidak dirancang untuk perjalanan jarak jauh. Namun dalam perkembangannya, sepeda motor kerap digunakan untuk perjalanan jarak jauh, terutama saat mudik lebaran. Maraknya mudik menggunakan sepeda motor sejak tahun 2005, setelah ada kebijakan pembelian sepeda motor dapat dilakukan dengan angsuran.

Sebelumnya untuk memperoleh sepeda motor harus membeli dengan lunas. Mudahnya mendapatkan sepeda motor menjadikan produksi sepeda motor meningkat pesat. Sebelum tahun 2005, produksi sepeda motor masih di bawah 3 juta unit per tahun, sekarang sudah sudah mencapai 8 juta unit per tahun, meningkat dua kali lipat lebih. Angka kecelakaan tertinggi dari pengguna sepeda motor.

Adapun pada Pasal 10 ayat 4 Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan, menetapkan syarat teknis angkutan barang pada sepeda motor meliputi (a) muatan memiliki lebar tidak melebihi stang kemudi; (b) tinggi muatan tidak melebihi 900 (sembilan ratus) milimeter dari atas tempat duduk pengemudi; dan (c) barang muatan ditempatkan di belakang pengemudi.

Baca juga:

Antusiasme Warga Ikut Mudik Gratis Tinggi, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Jumlah dan Pastikan Kelayakan Armada Bus

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membawa barang di sepeda motor, yaitu jangan membawa beban yang terlalu berat, jangan menutupi lampu-lampu, ikat barang dengan kuat, posisikan barang di bagian belakang pengemudi, jika dimensinya tidak terlalu besar, bisa dimasukan kedalam bagasi di bawah jok, dan bisa juga dipasang di gantungan barang yang berada di area dek depan.

Di negara-negara maju, mengendarai sepeda motor tidak hanya mewajibkan helm dan surat izin mengemudi, tetapi juga mengatur perlengakapan poemotor, mulai dari sepatu, celana hingga jaket yang berlisensi dengan jaminan keamanan.

"Kelengakapan itu dikenakan demi mencegah terjadinya dampak buruk kecelakaan sepeda motor," ucapnya.

Di sisi lain, secara resmi pemerintah harus melarang anak-anak dibawa orang tuanya menggunakan sepeda motor. Kapasitas sepeda motor hanya diperuntukkan untuk dua penumpang. Sepeda motor merupakan kendaraan yang paling berisiko atau rentan, karena tubuh kita tidak dilindungi oleh bagian kendaraan tersebut.

"Membawa anak-anak menggunakan sepeda motor sangat rawan terhadap kecelakaan dan kesehatan anak," paparnya. (Asp)

#Mudik Motor Gratis #Mudik #Lebaran #Idul Fitri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP di 115 Terminal Tipe A menjelang libur Iduladha 2026. Penumpang diminta cek kelaikan armada lewat aplikasi Mitra Darat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Berita
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Program Mudik Bareng Diton 2026 sukses memberangkatkan pemudik gratis dari Cikarang ke Surabaya dan Yogyakarta. Kuota meningkat karena antusiasme tinggi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Indonesia
Urbanisasi Pasca Lebaran: 7.911 Pendatang Baru Geruduk Jakarta
Berdasarkan data lebih dari 57 persen pendatang baru yang datang ke Jakarta berada pada usia produktif yaitu 20-39 tahun
Wisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
Urbanisasi Pasca Lebaran: 7.911 Pendatang Baru Geruduk Jakarta
Indonesia
Ini Lokasi Parkir Pengunjung Lebaran Betawi di Lapangan Banteng Jakarta
Masyarakat yang akan menyaksikan kegiatan Lebaran Betawi 2026 dilarang memarkirkan kendaraan di badan jalan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Ini Lokasi Parkir Pengunjung Lebaran Betawi di Lapangan Banteng Jakarta
Indonesia
Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek
Berdasarkan data pemantauan Jasa Marga, volume lalu lintas keluar Jakarta mencapai 3,25 juta kendaraan atau meningkat 18,4 persen dibanding kondisi normal dan 2,3 persen dibandingkan Lebaran 2025
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek
Indonesia
Antrean Kendaraan Arus Balik Mengular di Pelabuhan Ketapang, ASDP Kerahkan 34 Unit Kapal
22 kapal di antaranya menerapkan pola tiba bongkar berangkat (TBB) di Dermaga III, Dermaga MB 4, LCM dan Dermaga Bulusan, serta didukung empat kapal perbantuan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Maret 2026
Antrean Kendaraan Arus Balik Mengular di Pelabuhan Ketapang,  ASDP Kerahkan 34 Unit Kapal
Fun
8 Cara Mengatasi Post Holiday Blues setelah Lebaran, Biar Kembali Semangat!
Ada cara mengatasi post holiday blues setelah Lebaran. Meski terasa mengganggu, kondisi ini bisa diatasi dengan beberapa langkah.
Soffi Amira - Senin, 30 Maret 2026
8 Cara Mengatasi Post Holiday Blues setelah Lebaran, Biar Kembali Semangat!
Indonesia
Klaim Indikator Keberhasilan Operasi Ketupat 2026
Pembentukan TGPF juga menjadi momentum penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Klaim Indikator Keberhasilan Operasi Ketupat 2026
Indonesia
Bus Masih Jadi Favorit Buat Mudik, Terminal Kampung Rambutan Alami Peningkatan 60 Persen Pemudik
Sejumlah bus penumpang dari berbagai daerah baik dari Pulau Jawa maupun Sumatera terus berdatangan, pada Minggu (30/3)
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Bus Masih Jadi Favorit Buat Mudik, Terminal Kampung Rambutan Alami Peningkatan 60 Persen Pemudik
Indonesia
Tingkat Okupansi KA Jarak Jauh Saat Arus Mudik dan Balik Capai 120,3 Persen
Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen merupakan karakteristik operasional perjalanan kereta api jarak jauh.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Tingkat Okupansi KA Jarak Jauh Saat Arus Mudik dan Balik Capai 120,3 Persen
Bagikan