Pakar Politik Maknai Pernyataan Jokowi Sebut Calon Pemimpin Berambut Putih

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 28 November 2022
Pakar Politik Maknai Pernyataan Jokowi Sebut Calon Pemimpin Berambut Putih

Presiden Jokowi berbicara kepada wartwan pada H-1 penikahan putrinya Kahiyang Ayu. (MP/Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut calon pemimpin dahinya banyak kerutan hingga rambut putih ramai jadi perbincangan pubik. Hal itu karena pernyataan Jokowi dianggap menjurus ke tokoh tertentu sebagai calon presiden.

Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing memberi pandangan, ungkapan Jokowi itu perlu dimaknai sebagai konotatif yang tersirat, bukan yang tersurat. Sebab bila dimaknai tersurat, rambut putih berarti tokoh yang memiliki uban di rambut.

Dari pengertian yang ditangkap Emrus, makna konotatif adalah rambut putih itu orang yang mempunyai berpengalaman.

Baca Juga:

Komisi I DPR Bocorkan Calon Panglima TNI Pilihan Jokowi

"Jadi yang tepat memaknai itu konotatif yaitu makna mendalam dari pesan itu makna tersirat. Makna tersirat apa rambut putih orang yang berpengalaman, sudah matang, sudah dewasa, bijak mengambil keputusan," ucap Emrus saat dihubungi Merahputih.com, Senin (28/11).

Maka kata dia, kalau dimaknai konotatif Jokowi masuk di dalamnya. Lantaran mantan Gubernur DKI Jakarta itu sosok yang bijaksana dan berpengalaman.

Oleh karena itu, ucap Emrus, salah besar bila orang memaknai itu secara tersurat.

Lalu makna tersirat dari pernyataan Jokowi turun ke bawah adalah, orang yang rajin menemui rakyat, orang yang mendengar rakyat, orang yang memahami rakyat, menangkap kebutuhan rakyat dan mengambil kebijakan sebagai keinginan rakyat.

Sedangkan pernyataan Jokowi raut wajah yang mengkerut artinya, orang yang berfikir mendalam dan serius menyejahterakan rakyat. Istilah Jokowi berkerut itu jangan dianggap sudah tua.

"Tapi berkerut di situ maknanya adalah bahwa berpikir keras, bekerja keras untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat dia harus total waktu pikiran dan tenaga," pungkasnya.

Baca Juga:

Prabowo Yakin Jokowi Pilih Sosok Terbaik untuk Calon Panglima TNI

Diketahui, Presiden Jokowi menyebut calon pemimpin harus turun ke bawah, dahinya banyak kerutan hingga rambutnya putih.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi di hadapan relawannya saat Gerakan Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (26/11).

"Banyak kerutan di wajahnya karena mikirin rakyat. Ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua, ada, ada itu," ucap Jokowi.

Jokowi pun mengulangi pernyataannya bahwa pemimpin yang memikirkan rakyatnya berambut putih.

"Saya ulang, jadi pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari penampilannya, dari kerutan di wajahnya. Kalau wajahnya cling, bersih, tidak ada kerutan di wajahnya, hati-hati. Lihat juga, lihat rambutnya. Kalau rambutnya putih semua, ya ini mikirin rakyat ini," ujarnya. (Asp)

Baca Juga:

Jokowi Beri Bonus Rp 309 Miliar untuk Atlet Peraih Medali di ASEAN Para Games

#Presiden Jokowi #Pilpres
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, masuk radar Capres 2029. Hal itu terungkap lewat survei Indonesian Public Institute (IPI) pada Rabu (11/2).
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Indonesia
NasDem Wajarkan Usulan Prabowo 2 Periode, Warpresnya Urusan Setiap Partai
NasDem akan membahas strategi internal, tetapi prioritas utama adalah memastikan keberhasilan program dan agenda pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
 NasDem Wajarkan Usulan Prabowo 2 Periode, Warpresnya Urusan Setiap Partai
Indonesia
Zulhas Mau Dijadikan Cawapres Prabowo, PSI Doakan Tetap Sehat Sampai 2029
PSI mengingatkan Presiden Prabowo memiliki otoritas penuh dalam menentukan pasangan yang akan mendampinginya kelak di Pilpres 2029
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Februari 2026
Zulhas Mau Dijadikan Cawapres Prabowo, PSI Doakan Tetap Sehat Sampai 2029
Indonesia
PAN Usung Zulhas Cawapres 2029 Prabowo, Sekjen PSI Ingatkan Penentunya Bos Kita
Sekjen PSI Raja Juli Antoni menilai wacana yang digagas PAN sebagai bagian dari dinamika politik yang wajar.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Februari 2026
PAN Usung Zulhas Cawapres 2029 Prabowo, Sekjen PSI Ingatkan Penentunya Bos Kita
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Beredar kabar yang menyebut PDIP usung sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, maju di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasnya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Indonesia
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu Gibran maju di Pilpres 2029. Ia tetap mendukung Prabowo-Gibran dua periode.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Indonesia
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
PAN mengusulkan agar ambang batas pilpres dan parlemen dihapus dalam revisi UU Pemilu.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Bagikan