Pemilu Presiden Korea Selatan Digelar Selasa (3/6), Warga Antusias Datang ke TPS
Pemungutan suara pilpres Korsel dimulai Kamis (29/5).(foto: Instagram @thekoreatimes_official/YonhapThe Korea
MERAHPUTIH.COM — WARGA Korea Selatan akan menuju tempat pemungutan suara (TPS) pada Selasa (3/6) untuk memilih presiden baru setelah pemakzulan presiden sebelumnya, Yoon Suk-yeol, akibat skandal darurat militer.
Sebanyak 14.295 TPS akan dibuka secara nasional mulai pukul 06.00 dan akan ditutup pada pukul 20.00. Waktu buka TPS ini dua jam lebih lama daripada biasanya karena ini merupakan pemilu sela setelah pemakzulan mantan presiden Yoon Suk-yeol atas deklarasi darurat militer pada 3 Desember 2024.
Menurut Komisi Pemilihan Nasional (NEC), jumlah pemilih yang memenuhi syarat mencapai sekitar 44,39 juta, termasuk 15,42 juta orang yang telah mengikuti pemungutan suara awal pada Kamis dan Jumat lalu, serta 205.268 pemilih luar negeri. Tingkat partisipasi pemilu awal mencatat angka tertinggi kedua dalam sejarah negara tersebut yakni sebesar 37,4 persen. Masih belum pasti berapa banyak pemilih yang akan memberikan suara mereka pada hari pemilu esok.
Tingkat partisipasi keseluruhan dalam pemilu presiden 2017, yang juga merupakan pemilu mendadak, yakni 77,2 persen dan 77,1 persen pada pemilu 2022.
Baca juga:
Seperti dilansir The Korea Times, penghitungan suara akan dimulai segera setelah TPS ditutup, dengan kotak suara dikirim di bawah pengawalan polisi ke 254 pusat penghitungan yang telah ditentukan di seluruh negeri.
Hasil exit poll bersama dari tiga stasiun penyiaran besar, MBC, KBS, dan SBS, diperkirakan akan dirilis pukul 20.00, tepat setelah pemungutan suara berakhir. Survei ini melibatkan sekitar 100 ribu pemilih di 325 TPS secara nasional. Dalam pemilu-pemilu presiden sebelumnya, delapan dari sembilan hasil exit poll berhasil memprediksi pemenang dengan tepat.
Waktu pengumuman hasil akhir tergantung pada jumlah partisipasi pemilih dan selisih suara antarkandidat. Sebagai perbandingan, dalam Pemilu 2017, setelah pemakzulan Park Geun-hye, hanya butuh dua jam setelah penghitungan dimulai, sekitar pukul 22.00, untuk memproyeksikan Moon Jae-in sebagai pemenang. Ia menyampaikan pidato kemenangannya sekitar pukul 23.40.
Pada Pemilu 2022, ketika Yoon Suk-yeol menang tipis atas Lee Jae-myung, hanya dengan selisih 0,73 poin persentase, ia baru diproyeksikan sebagai pemenang sekitar pukul 02.00 keesokan harinya, delapan jam setelah penghitungan dimulai. Suk-yeol menyampaikan pidato kemenangan setelah pukul 04.00.
Untuk pemilu kali ini, banyak yang memperkirakan pemenang akan mulai terlihat jelas tak lama setelah tengah malam, Rabu dini hari.(dwi)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Aksi Kemanusiaan Nelayan Indramayu Sugianto di Korea Selatan Diganjar Penghargaan dari Presiden Lee Jae-myung
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
Film Pendek Natal Shin Woo Seok Resmi Rilis, Lagu 'The Christmas Song' yang Byeon Woo Seok Jadi Sorotan