Pakar: Jika Pilot Tidak Lihai, Abu Vulkanis Bisa Sangat Berbahaya

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 01 Desember 2017
Pakar: Jika Pilot Tidak Lihai, Abu Vulkanis Bisa Sangat Berbahaya

Ilustrasi. (MP/Rizky Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Abu vulkanis yang berasal dari letusan gunung berapi bahaya karena bisa menyatu dan mengubah bentuk komponen pesawat, hal itu diungkapkan oleh dosen Fakultas Teknik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Julendra Bambang Ariatedja.

Julendra yang merupakan pakar enginering struktur pesawat ITS itu menjelaskan, abu vulkanis adalah material larva yang kecil dan masih tidak stabil.

Bila dipanaskan sebentar akan membentuk sesuatu benda, selain itu mudah sekali menyatu menjadi benda, dan jika dingin akan menjadi es.

"Abu vulkanis jika masuk ke mesin pesawat akan sangat bahaya," katanya seperti dilansir Antara.

Dia memberikan contoh, jika mesin pesawat kemasukan udara atau kotoran biasa, maka akan masuk ke temperatur yang tinggi, namun saat keluar biasa saja, ada rusak sedikit, sedangkan plastik jika masuk akan leleh, burung akan hancur.

"Tapi kalau abu vulkanis bisa menyatu, mengubah bentuk komponen pesawat," tuturnya.

Dalam temperatur panas, kata dia, abu vulkanis akan menjadi material dan tidak akan lepas. Menempel terus di mesin pesawat.

Selain itu, saat abu vulkanis masuk, kecepatan mesin akan naik turun dan tidak konstan. Fungsi efisiensinya tidak bisa dikontrol. Jika masuk ke kabin tidak akan keluar karena menempel. Kalau masuk ke kabin lebih bahaya, karena penumpang pesawat harus pakai oksigen.

"Bahaya atau tidak itu terletak pada bisa memprediksi atau tidak. Kalau masuk ke mesin, nantinya tidak terprediksi, apakah dia bisa meledak, apakah drop, kemungkinan bisa drop. Tidak akan hilang kalau mesinnya tidak mati. Sangat bahaya," ucap dia.

Salah satu trik menyiasati abu vulkanis yang masuk adalah membiarkan mesin itu mati beberapa saat sehingga dingin. Saat dingin dimulai kembali mesinnya dan abu vulkanis akan keluar menjadi abu biasa. Trik tersebut haruslah dikuasai pilot.

Keadaan seperti itu jika di Amerika Serikat, lanjut dia, ada semacam vulkanis center yang akan memberi tahu daerah mana yang harus dilewati. Daerah mana yang ada abu vulkanis.

"Pilot, pramugari, orang di lapangan yang harus disiapkan, harus ada prosedur jika melewati abu vulkanis," ujar Julendra. (*)

#Gunung Berapi #Pilot
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Otoritas Israel telah meminta maskapai penerbangan asing tidak menugaskan pilot dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk terbang ke negara tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Indonesia
Suhu Tinggi Konsentrasi Di Atas Ambang Batas Normal Munculkan Blue Fire Papandayan
Suhu dan konsentrasi gas yang sangat tinggi tersebut dinilai juga mampu membakar material belerang yang menempel di sekitar dinding kawah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Suhu Tinggi Konsentrasi Di Atas Ambang Batas Normal Munculkan Blue Fire Papandayan
Indonesia
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Gunung Semeru kembali erupsi sejak Selasa, 15 September dini hari.
Frengky Aruan - Selasa, 15 September 2026
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Indonesia
Gunung Ile Lewotolok Lembata NTT Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Terbaru Jam 6 Tadi
Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang patut diwaspadai.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Gunung Ile Lewotolok Lembata NTT Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Terbaru Jam 6 Tadi
Indonesia
Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi, Status Waspada, Warga Diminta Menjauh
Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Minggu (6/9).
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi, Status Waspada, Warga Diminta Menjauh
Indonesia
Penjelasan Ilmiah Erupsi Anak Krakatau Terdengar di Bandung, Tapi DKI Lebih Dekat Tidak
Fenomena dentuman erupsi Gunung Anak Krakatau yang terdengar jelas hingga Bandung Raya yang jaraknya mencapai 700 Kilometer (KM) memunculkan pertanyaan publik.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Penjelasan Ilmiah Erupsi Anak Krakatau Terdengar di Bandung, Tapi DKI Lebih Dekat Tidak
Indonesia
Kota Berastagi Diselimuti Hujan Abu Vulkanik Gunung Sinabung
Masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas dan tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya demi keselamatan bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kota Berastagi Diselimuti Hujan Abu Vulkanik Gunung Sinabung
Indonesia
Semeru & Lewotobi Laki-laki Erupsi, Gunung Lokon Sulsel Ikut Bergejolak Alami 111 Kali Gempa
Gunung Semeru dan Lewotobi Laki-laki erupsi Jumat pagi. Gunung Lokon di Tomohon, Sulut, mencatat 111 gempa vulkanik dangkal.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Semeru & Lewotobi Laki-laki Erupsi, Gunung Lokon Sulsel Ikut Bergejolak Alami 111 Kali Gempa
Indonesia
Sahroni Ungkap Kopilot Malaysia Airlines Diduga Bagian dari Sindikat Narkoba Profesional
Jumlah barang bukti dan modus penyelundupan tersebut menjadi indikasi kuat bahwa pelaku tidak bekerja sendiri.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Sahroni Ungkap Kopilot Malaysia Airlines Diduga Bagian dari Sindikat Narkoba Profesional
Bagikan