Kesehatan

Pahami Penyebab Gagal Ginjal

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 12 Februari 2020
Pahami Penyebab Gagal Ginjal

Penyakit gagal ginjal butuh perhatian khusus. (Foto: Pixabay/PublicDomainPictures)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEMASA hidup, kita cukup ditakuti dengan berbagai penyakit kronis yang berpotensi merenggut nyawa. Salah satunya adalah gagal ginjal. Orang berlomba-lomba hidup sehat dan konsumsi air dengan cukup agar terhindar dari penyakit tersebut. Padahal banyak faktor yang tidak terduga ternyata menyebabkan penyakit gagal ginjal.

Melansir dari kidneyfund.org, penderita akan menghadapi kondisi di mana ginjal mengalami kerusakan hingga tidak bisa berfungsi secara optimal. Akibatnya ginjal tidak lagi mampu menyaring darah sebelum akhirnya dikirim ke jantung. Padahal jantung tidak boleh menerima pasokan darah yang belum dipisahkan dari limbah dan racun yang berasal dari makanan. Ginjal juga memiliki tugas untuk menjaga kadar cairan di dalam tubuh.


Baca Juga:

Pria, Manfaatkan Yoga Untuk Vitalitas

1. Diabetes

ginjal
Sistem penyaring ginjal bisa rusak karena diabetes. (Foto: Pixabay/TesaPhotography)

Diabetes berpotensi mengganggu fungsi ginjal karena dirusak oleh kadar glukosa yang terlalu tinggi. Akibatnya ginjal bisa berhenti bekerja total dan tubuh kehilangan penyaring darah. Gagal ginjal yang disebabkan oleh diabetes biasa disebut dengan penyakit ginjal diabetik. Sayangnya penyakit ini jarang menunjukan gejala yang signifikan. Dianjurkan memeriksa kondisi ginjal bersamaan dengan kontrol diabetes.


2. Lupus

ginjal
Penyakit lupus akan menyerang sistem imun tubuh. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Lupus disebabkan oleh sistem imun yang menyerang organ tubuh sendiri. Gejalanya menyerupai penyakit autoimun. Lupus bisa menyebabkan kerusakan pada glomeruli atau unit penyaringan ginjal. Organ tersebut fungsinya adalah membersihkan atau memisahkan darah dari kotoran. Kerusakan unit bisa membuat ginjal berhenti bekerja secara total.

Baca Juga:

5 Tanda Kamu Kekurangan Zat Besi

3. Mengalami Obesitas

ginjal
Ginjal tidak boleh bekerja terlalu keras. (Foto: Pixabay/jarmoluk)

Salah satu pemicu gagal ginjal adalah obesitas. Penyebabnya tak lain karena ginjal yang terlalu lama menahan beban terlalu banyak. Ginjal tidak boleh bekerja secara di luar porsi normal untuk membuang zat kotor dari massa tubuh yang terlalu tinggi. Selain itu tingkat keasaman urin juga semakin menurun dan hanya akan menambah beban kerja ginjal.


4. Rokok dan Minuman Keras

ginjal
Zat yang terlalu keras bisa mengikis lapisan pelindung ginjal. (Foto: Pixabay/stevepb)

Konsumsi alkohol dan merokok dalam jangka panjang dapat mempengaruhi keseimbangan kerja ginjal. Jika dibiarkan terus menerus ginjal akan mengalami kebocoran akibat zat-zat alkohol yang terlalu keras. (mar)


Baca Juga:

Cukup dengan Berpikir Positif, Tubuhmu Akan Tetap Sehat

#Ginjal #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Bagikan