PA 212 Ancam Sweeping Warga India, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 09 Maret 2020
PA 212 Ancam Sweeping Warga India, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

Massa Ormas Islam dan PA 212 menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedubes India di Jakarta, Jumat (6/3)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat politik Wempy Hadir mengkritik tindakan massa gabungan FPI, GNPF-U dan PA 212 yang berencana melakukan aksi besar karena tuntutan mereka untuk menemui pihak Kedubes India tak dipenuhi. Apalagi, mereka sampai membakar bendera India, hingga mengancam akan melakukan sweeping terhadap warga negara (WN) India

Wempy menilai, selama ini pemerintah terlalu lemah menghadapi ormas-ormas itu, sehingga mereka tumbuh subur dengan gerakan-gerakan yang mengancam keamanan bangsa ini.

Baca Juga

Gagal Temui Perwakilan Dubes India, PA 212 Ancam Demo Lagi dengan Jumlah Besar

"Jadi saya lihat negara terlalu lemah, presiden terlalu lemah menghadapi kelompok-kelompok ini, sehingga mereka bertumbuh subur dan melakukan gerakan dimana-mana," ungkap Wempy kepada wartawan di Jakarta, Senin (10/3).

WEm=
Wempy Hadir

Wempy mengatakan, harusnya pemerintah tak perlu takut menindak mereka yang sudah membuat gaduh negara.

"Kalau mau bangsa ini aman dan nyaman, ya pemimpinnya harus tegas melalui alat negara. Alat negara itu siapa? Ya polisi, tentara, BIN dan sebagainya. Tidak boleh bermain-main lagi," jelas Wempy.

Wempy menyebut, tindakan aksi massa berjilid-jilid itu bisa mengganggu hubungan Indonesia dengan negara India.

Baca Juga

ICMI Minta Pemerintah Indonesia Bersimpati ke Muslim India

"Padahal itu bukan tindakan atas nama negara, itu tindakan personal atas nama kelompok, yang keberadaan mereka juga dipertanyakan apa kontribusi mereka bangsa dan negara ini," ucap dia.

"Ini potensi menimbulkan konflik baru, bahaya sekali, membakar bendera orang membakar bendera India di depan Kedutaan India," ujar Wempy.

Massa ormas Islam menggelar unjuk rasa depan Kedubes India di Jakarta, Jumat (6/3)
PA 212 ancam akan demo lagi Kedubes India terkait perlakuan yang diterima umat Muslim di India (MP/Kanu)

Untuk mencegah terjadinya disharmoni antara Indonesia-India, Wempy mendesak pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap apa yang dilakukan oleh ormas-ormas tersebut.

"Mengapa negara ini selalu tunduk terhadap kelompok-kelompok ini? Saya kira pemerintah perlu turun tangan untuk mengantisipasi hal ini, karena ini bisa menimbulkan disharmoni antara India dan Indonesia," paparnya. (Knu)

Baca Juga

Dituduh Persekusi Umat Islam, Pemerintah India: Itu Politisasi dan Propaganda

#Presidium Alumni 212 #Front Pembela Islam (FPI) #India
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mendag Gelar Pertemuan dengan India, Penguatan Investasi hingga Peningkatan Akses Pasar
Pertemuan dilaksanakan di sela rangkaian BRICS Trade Ministers' Meeting (TMM) pada 6–7 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Minggu, 09 Agustus 2026
Mendag Gelar Pertemuan dengan India, Penguatan Investasi hingga Peningkatan Akses Pasar
Indonesia
PM Modi Senang Terus Bersama Presiden Prabowo Selama Tiga Hari Kunjungan
Modi menyampaikan penghargaan atas keramahan pemerintah dan masyarakat Indonesia yang menyambut kunjungannya dengan penuh persahabatan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
PM Modi Senang Terus Bersama Presiden Prabowo Selama Tiga Hari Kunjungan
Indonesia
Restorasi Besar Candi Prambanan Rampung 2029, PM Modi : Wisatawan India akan Tertarik Berkunjung
Modi juga bakal kembali ke Indonesia untuk meresmikan restorasi tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Restorasi Besar Candi Prambanan Rampung 2029, PM Modi : Wisatawan India akan Tertarik Berkunjung
Indonesia
Presiden Prabowo Kasih Lampu Hijau India Bangun Kampus Riset Teknologi Terbesar di Indonesia
Dukungan itu sejalan dengan komitmen kedua pemimpin memperkuat kerja sama pendidikan, riset, teknologi, kebudayaan, dan hubungan antarmasyarakat kedua negara.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Presiden Prabowo Kasih Lampu Hijau India Bangun Kampus Riset Teknologi Terbesar di Indonesia
Indonesia
Presiden Prabowo Dorong Sabang–Andaman Jadi Koridor Strategis Baru Indonesia–India
Pengembangan konektivitas tersebut menjadi salah satu poin kerja sama antarmasyarakat (people-to-people) yang dibahas bersama Modi. 

Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Presiden Prabowo Dorong Sabang–Andaman Jadi Koridor Strategis Baru Indonesia–India
Berita Foto
Kunjungan Kenegaraan PM India Narendra Modi ke Parlemen RI Perkuat Hubungan Indonesia–India
Presiden Prabowo Subianto berfoto bersama dengan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 07 Juli 2026
Kunjungan Kenegaraan PM India Narendra Modi ke Parlemen RI Perkuat Hubungan Indonesia–India
Indonesia
PM Modi Paparkan Visi Gangga-Mahakam di Senayan, Era Baru Hubungan Dengan Indonesia
Modi merujuk pada jarak antara Sabang di Aceh dengan Proyek Great Nicobar, yang sedang dikembangkan India untuk mendukung industri maritim dan konektivitasnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
PM Modi Paparkan Visi Gangga-Mahakam di Senayan, Era Baru Hubungan Dengan Indonesia
Indonesia
Indonesia dan India bakal Kerja Sama Kembangkan Teknologi Nuklir
Kerja sama yang disepakati mencakup bidang politik, penanggulangan terorisme hingga pengembangan teknologi nuklir.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Indonesia dan India bakal Kerja Sama Kembangkan Teknologi Nuklir
Indonesia
Presiden Prabowo Anugerahi PM India Narendra Modi Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Adipurna
Kunjungan kenegaraan Modi menjadi simbol komitmen kedua negara untuk terus memperkuat persahabatan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Presiden Prabowo Anugerahi PM India Narendra Modi Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Adipurna
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu PM Modi, Indonesia-India Sepakat Kerja Sama Pendidikan dan Pertahanan hingga Pugar Candi Prambanan
Salah satu dari kesepakatan antara Indonesia dan India yakni melakukan pemugaran atau restorasi dari Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Presiden Prabowo Bertemu PM Modi, Indonesia-India Sepakat Kerja Sama Pendidikan dan Pertahanan hingga Pugar Candi Prambanan
Bagikan