Kesehatan

Olahraga Tetap Lancar Di Lingkungan Berpolusi Udara

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 25 Oktober 2019
Olahraga Tetap Lancar Di Lingkungan Berpolusi Udara

Olahraga tetap jalan walau tinggal di lingkungan berpolusi udara (Foto: Unsplash/Jacob Postuma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JANGAN malas olahraga karena polusi udara. Meskipun lingkungan tempat kamu berolahraga sudah tercemar dengan polusi udara, olahraga tetap bisa berjalan lancar.

Banyak manfaat kesehatan yang bisa kamu dapatkan dari berolahraga. Namun jika berolahraga di lingkungan yang berpolusi udara tubuh kamu bisa mendapatkan efek negatif. Apalagi jika kamu punya riwayat kesehatan yang tidak baik seperti pernah menderita asma, diabetes, atau sakit paru-paru.

Baca juga:

Bingung Mau Rutin Olahraga Apa? Opsinya Hanyalah Lari

Namun, kamu tidak perlu khawatir. Kamu tetap bisa rutin berolahraga di lingkungan yang sudah tercemar polusi udara dengan cara menurut laman Alodokter ini.

1. Tentukan waktu yang tepat

Olahraga di pagi hari bebas polusi (Foto: Unsplash/Alexander Mils)

Berolahragalah pada dini hari atau malam hari. Soalnya di waktu-waktu ini kadar polusi udara tidak setinggi siang atau sore hari. Dengan berolahraga di waktu yang tepat, paparan polusi udara pun berkurang.

2. Pilih rute olahraga dengan bijak

Carilah tempat olahraga yang berpolusi udara minim seperti di taman (Foto: Unsplash/Madison Nickel)

Ada beberapa rute olahraga yang memiliki paparan polusi udara yang minim. Contohnya di taman, tempat umum yang tidak banyak dilalui kendaraan bermotor, atau area yang banyak ditanami pohon. Sebaliknya jangan berolahraga di rute yang banyak kendaraan wara-wiri.

Baca juga:

Penderita Migrain Masih Boleh Berolahraga

3. Olahraga di dalam ruangan

Olahraga di dalam ruangan aman dari polusi udara (Foto: Unsplash/Danielle Cerullo)

Olahraga tidak harus dilakukan di luar ruangan. Kamu tetap bisa memaksimalkan mengolah tubuh di dalam ruangan. Telebih jika kualitas udara sedang benar-benar buruk. Olahraga di dalam ruangan yang bisa kamu lakukan seperti squat jump, lari di tempat, naik-turun tangga, lompat tali, treadmill, atau melakukan olahraga di pusat kebugaran.

4. Cari tahu kualitas udara

Cari tahu kualitas udara melalu berbagai media (Foto: Unsplash/Elio Santos)

Jika memungkinkan, coba cari tahu kualitas udara di lingkunganmu. Dengan begitu, kamu bisa menentukan apakah kualitas udara di lingkunganmu bersahabat untuk berolahraga atau tidak. Carilah informasi kualitas udara dari radio, televisi, dan situs Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Selain itu, kamu juga bisa mengandalkan aplikasi pendeteksi polusi udara untuk memeriksa kualitas udara.

Yuk jangan malas berolahraga sahabat Merah Putih! (ikh)

Baca juga:

Bingung Mau Rutin Olahraga Apa? Opsinya Hanyalah Lari

#Kesehatan #Olahraga
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Olahraga
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
KSOC mengunjungi NOC Indonesia pada Jumat (9/1). Pertemuan ini memperkuat kerja sama dan pengembangan olahraga di kedua negara.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet, pemerintah memberikan sejumlah bonus yang berkisar Rp 157 juta hingga Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Bayu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah berjuang sepanjang SEA Games Thailand 2025.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Bagikan